alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 18, 2022

Maksimalkan Penyekatan Perbatasan Wilayah

APARAT gabungan TNI-Polri hingga kini masih melakukan penyekatan di sejumlah titik di wilayah Jawa Timur. Termasuk di Mojokerto Raya. Penyekatan ini bertujuan untuk mengendalikan dan membatasi mobilitas masyarakat selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 yang berlaku sejak 10 hingga 16 Agustus 2021.

Di wilayah Mojokerto Raya, penyekatan dalam rangka PPKM Level 4 ini dilakukan di beberapa titik. Salah satunya di perbatasan wilayah Mojokerto – Jombang. Tepatnya di Pusat Perkulakan Sepatu Trowulan (PPST).

Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, S.Sos., M.H., mengatakan, penyekatan dalam rangka PPKM ini sebagai tindak lanjut dari penerapan PPKM Level 4 dari tanggal 3–9 Agustus 2021 dengan penyesuaian pengaturan aktivitas dan mobilitas masyarakat sesuai dengan kondisi masing-masing daerah. Sebelumnya, pemerintah menerapkan PPKM Darurat pada 3 hingga 25 Juli 2021, yang kemudian diberlakukan PPKM Level 1-4 pada 26 Juli hingga 2 Agustus 2021. ”Hal ini dilakukan untuk mengendalikan dan membatasi mobilitas masyarakat guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Baca Juga :  Dongkrak Cakupan Vaksin Booster

Dandim juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan partisipasi aktif semua elemen masyarakat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. ”Kita semua jangan bosan untuk terus ikhtiar agar pandemi ini segera berakhir, melalui patuh dan menerapkan Prokes, melaksanakan 5M dan 3T,”  ujarnya.

Sementara itu, Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Kodim 0815 Mojokerto Lettu Inf Akhmad Rifa’i, menambahkan, selain di PPST Trowulan, di wilayah Mojokerto Raya, Pos PPKM ini diberlakukan di Exit Tol Penompo, Perbatasan Mojokerto–Pasuruan dan Perbatasan Mojokerto–Lamongan. Sesuai pantauan di lapangan, pada Minggu (15/8) malam hingga Senin (16/8) pagi, tampak sejumlah personel TNI–Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Mojokerto melakukan penyekatan di perbatasan wilayah Kabupaten Mojokerto – Kabupaten Jombang yang merupakan jalur utama Surabaya – Madiun. Petugas gabungan pun tak segan mengarahkan para pengendara Roda 2 dan Roda 4 dari luar wilayah untuk putar balikkan ke arah semula, kecuali sifatnya urgen, petugas akan mengijinkan pengendara untuk melintas. ”Dengan menekan mobilitas warga, pengendalian Covid-19 juga bakal dilakukan secara maksimal,” tuturnya.

Baca Juga :  Stok Buku Nikah Menumpuk

 

APARAT gabungan TNI-Polri hingga kini masih melakukan penyekatan di sejumlah titik di wilayah Jawa Timur. Termasuk di Mojokerto Raya. Penyekatan ini bertujuan untuk mengendalikan dan membatasi mobilitas masyarakat selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 yang berlaku sejak 10 hingga 16 Agustus 2021.

Di wilayah Mojokerto Raya, penyekatan dalam rangka PPKM Level 4 ini dilakukan di beberapa titik. Salah satunya di perbatasan wilayah Mojokerto – Jombang. Tepatnya di Pusat Perkulakan Sepatu Trowulan (PPST).

Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, S.Sos., M.H., mengatakan, penyekatan dalam rangka PPKM ini sebagai tindak lanjut dari penerapan PPKM Level 4 dari tanggal 3–9 Agustus 2021 dengan penyesuaian pengaturan aktivitas dan mobilitas masyarakat sesuai dengan kondisi masing-masing daerah. Sebelumnya, pemerintah menerapkan PPKM Darurat pada 3 hingga 25 Juli 2021, yang kemudian diberlakukan PPKM Level 1-4 pada 26 Juli hingga 2 Agustus 2021. ”Hal ini dilakukan untuk mengendalikan dan membatasi mobilitas masyarakat guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Baca Juga :  Izin Penggunaan Darurat Vaksin Dapat Dikeluarkan, Ini Kata Prof Cissy

Dandim juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan partisipasi aktif semua elemen masyarakat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. ”Kita semua jangan bosan untuk terus ikhtiar agar pandemi ini segera berakhir, melalui patuh dan menerapkan Prokes, melaksanakan 5M dan 3T,”  ujarnya.

Sementara itu, Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Kodim 0815 Mojokerto Lettu Inf Akhmad Rifa’i, menambahkan, selain di PPST Trowulan, di wilayah Mojokerto Raya, Pos PPKM ini diberlakukan di Exit Tol Penompo, Perbatasan Mojokerto–Pasuruan dan Perbatasan Mojokerto–Lamongan. Sesuai pantauan di lapangan, pada Minggu (15/8) malam hingga Senin (16/8) pagi, tampak sejumlah personel TNI–Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Mojokerto melakukan penyekatan di perbatasan wilayah Kabupaten Mojokerto – Kabupaten Jombang yang merupakan jalur utama Surabaya – Madiun. Petugas gabungan pun tak segan mengarahkan para pengendara Roda 2 dan Roda 4 dari luar wilayah untuk putar balikkan ke arah semula, kecuali sifatnya urgen, petugas akan mengijinkan pengendara untuk melintas. ”Dengan menekan mobilitas warga, pengendalian Covid-19 juga bakal dilakukan secara maksimal,” tuturnya.

Baca Juga :  Ribuan Calon Penerima Jargas di Kota Mojokerto Gigit Jari

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/