alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 18, 2022

Manfaat Nyata JKN-KIS, Umi Jalani Rawat Inap

Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah banyak membantu masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan. Hal ini terlihat dari semakin meningkatnya angka kunjungan ke fasilitas kesehatan dengan menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS.

Umi Salamah, 48, istri pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah banyak memanfaatkan kartu JKN-KIS. Ia menyampaikan dalam 2 tahun ini.  sudah 3 kali menjalankan rawat inap  dengan berbagai gejala ketika ditemu Tim Jamkesnes di Rumah Sakit Pelengkap Medical Center Jombang.

“Ini yang ketiga saya dirawat di Rumah Sakit. Namanya juga wanita, yang tiap bulan mengalami datang bulan, tapi kali ini lain disertai dengan pendarahan terus.   Daya tubuh saya lemas, melemah dan detak jantung tidak teratur.  Alhamdulillah  saya punya Askes (Kartu Indonesia Sehat),  berobat sewaktu-waktu gak mikir biaya,” ungkap Umi.

Baca Juga :  Aparat Desa jadi Motor Penggerak Sukseskan Program JKN-KIS

Rasa puas atas pelayanan kesehatan yang diterimanya Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) mulai dari administrasi sampai dengan rawat inap sangat cepat. Respon tenaga medis pun dengan cekatan melayani pada  peserta. Ruangan kamar juga bersih sehingga  membuat rasa nyaman. Tak ada biaya yang ditagihkan selama perawatan dan tidak membedakan pasien. Kebaikan program JKN-KIS benar-benar nyata menurutnya.

“Sesampai di IGD rumah sakit  Pelengkap Medical Center Jombang, HB (hemoglobin) saya dibawah normal. Dari hasil pemeriksaan   didapatkan kekurangan darah dan memerlukan perawatan intensif. Selama dirawat intensif, saya di layani dengan baik   oleh perawat dan dokter. Alhamdulillah selama 5 hari di rawat inap HB saya sudah mulai normal. Sekarang sudah lumayan, nafsu makan juga sudah kembali,” ceritanya.

Baca Juga :  Berbekal Kartu JKN-KIS Aktif, Stroke Ringan Teratasi

Umi merasa terbantu dengan sinergitas kedua belah pihak antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan. Ia berharap program JKN-KIS terus berjalan dan memberi manfaat nyata. Menurutnya program seperti ini yang bisa meringankan beban orang banyak terlebih yang paling membutuhkan.

“Saya dan keluarga berterima kasih kepada rumah sakit dan BPJS Kesehatan. Kerja sama yang bagus  ini,  akan banyak membantu orang khususnya mengenai jaminan kesehatan. Dulu orang takut soal biaya, tapi sekarang sudah ada solusinya. Saya harap masyarakat tahu akan pentingnya menjadi peserta BPJS Kesehatan terlebih demi kebaikan,” tutupnya. (ar/gy)

Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah banyak membantu masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan. Hal ini terlihat dari semakin meningkatnya angka kunjungan ke fasilitas kesehatan dengan menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS.

Umi Salamah, 48, istri pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah banyak memanfaatkan kartu JKN-KIS. Ia menyampaikan dalam 2 tahun ini.  sudah 3 kali menjalankan rawat inap  dengan berbagai gejala ketika ditemu Tim Jamkesnes di Rumah Sakit Pelengkap Medical Center Jombang.

“Ini yang ketiga saya dirawat di Rumah Sakit. Namanya juga wanita, yang tiap bulan mengalami datang bulan, tapi kali ini lain disertai dengan pendarahan terus.   Daya tubuh saya lemas, melemah dan detak jantung tidak teratur.  Alhamdulillah  saya punya Askes (Kartu Indonesia Sehat),  berobat sewaktu-waktu gak mikir biaya,” ungkap Umi.

Baca Juga :  Kartu JKN-KIS Tanggung Biaya Persalinan

Rasa puas atas pelayanan kesehatan yang diterimanya Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL) mulai dari administrasi sampai dengan rawat inap sangat cepat. Respon tenaga medis pun dengan cekatan melayani pada  peserta. Ruangan kamar juga bersih sehingga  membuat rasa nyaman. Tak ada biaya yang ditagihkan selama perawatan dan tidak membedakan pasien. Kebaikan program JKN-KIS benar-benar nyata menurutnya.

“Sesampai di IGD rumah sakit  Pelengkap Medical Center Jombang, HB (hemoglobin) saya dibawah normal. Dari hasil pemeriksaan   didapatkan kekurangan darah dan memerlukan perawatan intensif. Selama dirawat intensif, saya di layani dengan baik   oleh perawat dan dokter. Alhamdulillah selama 5 hari di rawat inap HB saya sudah mulai normal. Sekarang sudah lumayan, nafsu makan juga sudah kembali,” ceritanya.

Baca Juga :  Rusa Perhutani Kabur, Warga Padusan Geger

Umi merasa terbantu dengan sinergitas kedua belah pihak antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan. Ia berharap program JKN-KIS terus berjalan dan memberi manfaat nyata. Menurutnya program seperti ini yang bisa meringankan beban orang banyak terlebih yang paling membutuhkan.

- Advertisement -

“Saya dan keluarga berterima kasih kepada rumah sakit dan BPJS Kesehatan. Kerja sama yang bagus  ini,  akan banyak membantu orang khususnya mengenai jaminan kesehatan. Dulu orang takut soal biaya, tapi sekarang sudah ada solusinya. Saya harap masyarakat tahu akan pentingnya menjadi peserta BPJS Kesehatan terlebih demi kebaikan,” tutupnya. (ar/gy)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/