alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Friday, May 20, 2022

Kepuasan Peserta Wujud Kualitas Pelayanan Rumah Sakit Pelengkap

Case Manager Rumah Sakit Pelengkap Medika Center Nur Varida mengatakan mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Ia menjelaskan, sebagai rumah sakit rujukan di Kabupaten Jombang, Rumah Sakit Pelengkap Medical Center (PMC) terus berkomitmen mewujudkan pelayanan yang terbaik, nyaman dan bermutu kepada masyarakat. Ia pun memastikan tidak ada perbedaan peserta,baik dari mulai pelayanan, obat, tindakan atau rawat inap. Selama melalui prosedur yang berlaku semua peserta haknya sama dan sesuai prosedur.

“Selain itu kami juga tidak ada iur biaya kepada pasien dan selalu memberikan edukasi kalau tidak punya kartu BPJS untuk segera mendaftarkan BPJS. Program ini adalah suatu program jaminan kesehatan dari pemerintah yang sangat bagus dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia dan juga untuk pekerja di bidang kesehatan seperti halnya rumah sakit,” ucapnya.

Untuk memberikan pelayanan peserta nyaman, Varida menjelaskan bahwa pihaknya juga menyediakan ruang tunggu yang luas dan pengambilan antrean yang sudah terintegrasi. Selain itu juga disediakan pengambilan antrean berbasis gadget, sehingga mempermudah peserta dalam pengambilan antrean pelayanan.Kami akan selalu memberikan pelayanan yang maksimal kepada pasien. Contoh lain seperti  prosedur dan antrean.

Baca Juga :  Bocah SD di Mojokerto Diculik

“Dulu kita sering mendapatkan keluhan dari masyarakat ketika pakai antrean manual dan perlu banyak fotocopy. Akhirnya kita buat program yang sudah terintegrasi dengan semua poli, sehingga dapat mempercepat antrean. Peserta hanya memberikan identitas saja (surat rujukan atau KTP) saja. Selain itu juga antrean pelayanan RS, sudah terintegrasi dengan antrean online lewat aplikasi Mobile JKN milik BPJS Kesehatan,” ungkap Varida.

Mengenai strategi untuk mangatur cash flow, Varida menjelaskan klaim rumah sakit baik rawat jalan tingkat lanjutan (RJTL) maupun rawat inap (RI) selalu ditagihkan ke BPJS Kesehatan sesuai dengan ketentuan yang ada. Ia mengatakan pihak RS selalu berkoordinasi bila terjadi permasalahan pelayanan maupun klaim dengan BPJS Kesehatan, sehingga permasalahan dapat diselesaikan dengan cepat.

Baca Juga :  Tersisa 719 Nama Cakades

“Apalagi sekarang sudah petugas PIPP RS yang sudah banyak sekali membantu kami, terutama pelayanan kepada peserta BPJS. Kami selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima yang terbaik bagi peserta dengan selalu meningkatkan fasilitas-fasilitas yang belum ada (SDM, Poli, Dokter Spesialis),” jelasnya.

Varida menyadari masih banyak yang harus ditingkatkan dalam melayani peserta. Ia pun berharap adanya hubungan yang timbal balik dan harmonis antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan selama ini yang juga bertujuan untuk selalu meningkatkan pelayanan untuk kepuasan peserta.

“Kami sangat berterima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah mempercayakan rumah sakit untuk melayani pasien BPJS Kesehatan. Semangat hari ini dimulai dengan istirahat yang cukup dan ibadah pagi hari untuk berdoa memulai hari,” tutupnya. (ar/gy)   

Case Manager Rumah Sakit Pelengkap Medika Center Nur Varida mengatakan mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Ia menjelaskan, sebagai rumah sakit rujukan di Kabupaten Jombang, Rumah Sakit Pelengkap Medical Center (PMC) terus berkomitmen mewujudkan pelayanan yang terbaik, nyaman dan bermutu kepada masyarakat. Ia pun memastikan tidak ada perbedaan peserta,baik dari mulai pelayanan, obat, tindakan atau rawat inap. Selama melalui prosedur yang berlaku semua peserta haknya sama dan sesuai prosedur.

“Selain itu kami juga tidak ada iur biaya kepada pasien dan selalu memberikan edukasi kalau tidak punya kartu BPJS untuk segera mendaftarkan BPJS. Program ini adalah suatu program jaminan kesehatan dari pemerintah yang sangat bagus dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia dan juga untuk pekerja di bidang kesehatan seperti halnya rumah sakit,” ucapnya.

Untuk memberikan pelayanan peserta nyaman, Varida menjelaskan bahwa pihaknya juga menyediakan ruang tunggu yang luas dan pengambilan antrean yang sudah terintegrasi. Selain itu juga disediakan pengambilan antrean berbasis gadget, sehingga mempermudah peserta dalam pengambilan antrean pelayanan.Kami akan selalu memberikan pelayanan yang maksimal kepada pasien. Contoh lain seperti  prosedur dan antrean.

Baca Juga :  Berbekal Kartu JKN-KIS Aktif, Stroke Ringan Teratasi

“Dulu kita sering mendapatkan keluhan dari masyarakat ketika pakai antrean manual dan perlu banyak fotocopy. Akhirnya kita buat program yang sudah terintegrasi dengan semua poli, sehingga dapat mempercepat antrean. Peserta hanya memberikan identitas saja (surat rujukan atau KTP) saja. Selain itu juga antrean pelayanan RS, sudah terintegrasi dengan antrean online lewat aplikasi Mobile JKN milik BPJS Kesehatan,” ungkap Varida.

Mengenai strategi untuk mangatur cash flow, Varida menjelaskan klaim rumah sakit baik rawat jalan tingkat lanjutan (RJTL) maupun rawat inap (RI) selalu ditagihkan ke BPJS Kesehatan sesuai dengan ketentuan yang ada. Ia mengatakan pihak RS selalu berkoordinasi bila terjadi permasalahan pelayanan maupun klaim dengan BPJS Kesehatan, sehingga permasalahan dapat diselesaikan dengan cepat.

Baca Juga :  Langsung Nyalakan Sinyal Perombakan Penjabat Pemkot

“Apalagi sekarang sudah petugas PIPP RS yang sudah banyak sekali membantu kami, terutama pelayanan kepada peserta BPJS. Kami selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima yang terbaik bagi peserta dengan selalu meningkatkan fasilitas-fasilitas yang belum ada (SDM, Poli, Dokter Spesialis),” jelasnya.

- Advertisement -

Varida menyadari masih banyak yang harus ditingkatkan dalam melayani peserta. Ia pun berharap adanya hubungan yang timbal balik dan harmonis antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan selama ini yang juga bertujuan untuk selalu meningkatkan pelayanan untuk kepuasan peserta.

“Kami sangat berterima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah mempercayakan rumah sakit untuk melayani pasien BPJS Kesehatan. Semangat hari ini dimulai dengan istirahat yang cukup dan ibadah pagi hari untuk berdoa memulai hari,” tutupnya. (ar/gy)   

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/