alexametrics
31.1 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Pembukaan Bimtek Perpajakan untuk PPK dan Bendahara Pengeluaran SKPD

Bupati Tekankan ASN Ikuti Perkembangan Zaman

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Aparatur Sipil Negara (ASN) mempunyai kewajiban melayani masyarakat. Mereka dituntut mengikuti perkembangan zaman. Baik penggunaan aplikasi maupun dalam melaksanakan tugasnya.

Demikian itu ditegaskan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemungutan dan Pelaporan Perpajakan di aula Bank Jatim, Rabu (16/3) pagi. Bimtek tersebut diperuntukkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan bendahara pengeluaran SKPD.

’’Sekarang ini zamannya sudah era Society 5.0 semuanya dari aplikasi ini adalah untuk memudahkan, mempercepat dan efisiensi serta untuk pengawasan. Maka dari itu semua sudah serba-digital. Jadi mau tidak mau kita menyesuaikan diri,’’ tegas Bupati Ikfina.

Baca Juga :  Bupati Ikfina Minta Petani dan Peternak Cerdas Kelola Peluang

Bimtek tersebut untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia bagi PPK SKPD dan bendahara pengeluaran dalam mengelola laporan perpajakan. Hal itu sesuai Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 231/PMK.03/2019. Yakni, tentang tata cara pendaftaran dan pencabutan pengukuhan pengusaha kena pajak, serta pemotongan dan atau pemungutan, penyetoran, dan pelaporan pajak bagi instansi pemerintah. Sehingga, setiap PPK SKPD dan bendahara pengeluaran SKPD wajib melaporkan pajak.

Lebih lanjut, Ikfina menekankan ASN bisa mengikuti aturan dan cepat beradaptasi dengan perubahan perkembangan dalam sistem pemerintah. ’’Dalam bekerja kita tidak lepas dari aturan-aturan yang sudah dibuat untuk kita patuhi. Kinerja kita bisa diakui ketika kita bisa mengikuti aturan yang sudah ditetapkan. Maka dari itu saya minta tolong apapun kondisinya monggo kita bersama-sama untuk adaptable,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Warga Berharap Temuan Situs Sambeng Jadi Museum Desa

Ikfina juga berharap para ASN dapat melayani masyarakat Kabupaten Mojokerto dengan semaksimal mungkin dan transparan. ’’Saya minta tolong semua masyarakat dapat pelayanan dengan baik. Tidak ada kasus. Tidak ada masalah. Tidak keributan dengan masalah keuangan. Dan kita bersama-sama menyesuaikan diri berbagai macam kondisi dan semangat untuk belajar,’’ ucapnya. (prm/abi)

Bupati Tekankan ASN Ikuti Perkembangan Zaman

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Aparatur Sipil Negara (ASN) mempunyai kewajiban melayani masyarakat. Mereka dituntut mengikuti perkembangan zaman. Baik penggunaan aplikasi maupun dalam melaksanakan tugasnya.

Demikian itu ditegaskan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemungutan dan Pelaporan Perpajakan di aula Bank Jatim, Rabu (16/3) pagi. Bimtek tersebut diperuntukkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan bendahara pengeluaran SKPD.

’’Sekarang ini zamannya sudah era Society 5.0 semuanya dari aplikasi ini adalah untuk memudahkan, mempercepat dan efisiensi serta untuk pengawasan. Maka dari itu semua sudah serba-digital. Jadi mau tidak mau kita menyesuaikan diri,’’ tegas Bupati Ikfina.

Baca Juga :  Kecolongan, BPCB Anggap Pemidahan Peti Mati Tak Beretika

Bimtek tersebut untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia bagi PPK SKPD dan bendahara pengeluaran dalam mengelola laporan perpajakan. Hal itu sesuai Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 231/PMK.03/2019. Yakni, tentang tata cara pendaftaran dan pencabutan pengukuhan pengusaha kena pajak, serta pemotongan dan atau pemungutan, penyetoran, dan pelaporan pajak bagi instansi pemerintah. Sehingga, setiap PPK SKPD dan bendahara pengeluaran SKPD wajib melaporkan pajak.

Lebih lanjut, Ikfina menekankan ASN bisa mengikuti aturan dan cepat beradaptasi dengan perubahan perkembangan dalam sistem pemerintah. ’’Dalam bekerja kita tidak lepas dari aturan-aturan yang sudah dibuat untuk kita patuhi. Kinerja kita bisa diakui ketika kita bisa mengikuti aturan yang sudah ditetapkan. Maka dari itu saya minta tolong apapun kondisinya monggo kita bersama-sama untuk adaptable,’’ ujarnya.

Baca Juga :  ASN Asal Gunung Gedangan, dan ABK Asal Surodinawan Positif Covid-19
- Advertisement -

Ikfina juga berharap para ASN dapat melayani masyarakat Kabupaten Mojokerto dengan semaksimal mungkin dan transparan. ’’Saya minta tolong semua masyarakat dapat pelayanan dengan baik. Tidak ada kasus. Tidak ada masalah. Tidak keributan dengan masalah keuangan. Dan kita bersama-sama menyesuaikan diri berbagai macam kondisi dan semangat untuk belajar,’’ ucapnya. (prm/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/