alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 18, 2022

PT An Namiroh Travelindo Berangkatkan Jamaah Umrah Perdana

MOJOSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto – PT An Namiroh Travelindo Menanggal Mojosari memberangkatkan jamaah umrah yang perdana setelah sebelumnya ditutup karena pandemi Covid 19 pada Kamis (13/1). PT An Namiroh Travelindo Menanggal Mojosari memberangkatkan jamaah umrah yang perdana setelah sebelumnya ditutup karena pandemi Covid 19 pada Kamis (13/1). Keberangkatan perdana ini diikuti oleh 155 jamaah dari berbagai daerah.

Pemberangkatan perdana ini terasa seperti pemberangkatan ibadah haji, sejak siang jamaah sudah menempati halaman masjid Ponpes Al Hidayah Kutorejo sebelum mendapat arahan dari Kementerian Agama. Para jamaah ini sebelumnya akan menjalankan karantina di Asrama Haji Jakarta sebelum terbang menuju Madinah pada Sabtu (15/1).

Direktur Utama An Namiroh Travelindo Bagoes Awaludin Irfansyah LC mengatakan, pemberangkatan perdana jamaah umrah sebanyak 155 orang pada Sabtu (15/1) telah mengikuti prosedur One Gate Policy. Dengan begitu, kepatuhan terhadap protokol kesehatan baik di Indonesia dan Arab Saudi dapat dipantau dengan baik. “Kita bersama harus mendukung one gate policy atau kebijakan Satu Pintu Umrah yang ditetapkan Kemenag,” katanya.

Kebijakan ini juga mengatur tentang pemeriksaan kesehatan, tes PCR/SWAB, pengecekan status vaksinasi, keimigrasian, hingga pengurusan dokumen lainnya. “Intinya melindungi jamaah, memberikan proteksi dengan maksimal, serta memastikan jamaah dalam kondisi siap dengan dokumen yang valid dan terjaga,” katanya.

Baca Juga :  RSUD Soekandar Kewalahan Tangani Pasien Covid-19, Minta Bantuan Dokter

Pihaknya menjadi travel yang pertama di Mojokerto Raya  yang memberangkatkan jamaah, untuk meningkatkan pelayanan tim perdana ini juga di lengkapi personal yang mumpuni dan profesional. Untuk pemberangkatan selanjutnya akan digelar pada tanggal 19, 22, 25, 30 Januari dan bulan selanjutnya. “Ini sebagai bentuk komitmen dari dalam meningkatkan pelayanan jamaah demi mewujudkan kepuasan jamaah,’’ katanya.

Komisaris Utama PT An Namiroh Travelindo Nyai Hj Jauharoh Said menyampaikan, sebagai travel terbaik unggul resmi dan berizin berdasar PPIU KEMENAG 949/2019 pihaknya terus memberikan layanan terbaik dan dibukanya kembali ini akan mengurangi antrian jamaah umrah yang mencapai 15.000 jamaah. “Semoga yang perdana ini bisa sukses dan lancar dan selanjutnya secara rutin akan memberangkatkan lagi jamaah dan mengurangi antrian yang mencapai 15.000 jamaah,” ujarnya.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementrian Agama  Kabupaten Mojokerto Zainut Tamam berpesan, para jamaah agar senantiasa menerapkan kedisiplinan dalam hal protokol kesehatan yang berlaku. “Saat ini kita melepas umrah perdana, karenanya saya berpesan jamaah umrah untuk tetap menerapkan peraturan yang berlaku, tunjukan bahwa jamaah umrah patuh pada aturan dan prokes yang telah di tetap, ingat bahwa pandemi belum berakhirnya,” ujarnya saat memberikan arahan kepada jamaah (13/1).

Baca Juga :  Berkostum Srikandi, Polisi Bagikan Sembako

Zainut Tamam berharap pelaksanaan umrah perdana Indonesia yang diikuti 155 jamaah berjalan lancar. Kesuksesan pelaksanaan umrah kali ini menjadi penentu untuk penyelenggaraan ibadah umrah selanjutnya. “Karena umrah perdana di tahun ini, bisa menjadi penentu untuk umrah ke depan, bahkan untuk penyelenggaraan haji di tahun ini,” tandasnya.

Diakui Tamam, pemberangkatan jamaah umrah perdana merupakan penantian panjang karena harus tertunda akibat pandemi Covid-19. Ia mengingatkan masih banyak jamaah umrah yang menunggu untuk diberangkatkan. Di sisi lain, Kemenag juga mengingatkan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk mematuhi One Gate Policy (Kebijakan Satu Pintu). Ini merupakan sistem pemberangkatan jamaah secara terpusat yang telah ditetapkan Kemenag. “Aturan ini mengatur seluruh jamaah umrah berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta dan menjalani karantina di Jakarta,” kata Tamam. (bas/fen)

MOJOSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto – PT An Namiroh Travelindo Menanggal Mojosari memberangkatkan jamaah umrah yang perdana setelah sebelumnya ditutup karena pandemi Covid 19 pada Kamis (13/1). PT An Namiroh Travelindo Menanggal Mojosari memberangkatkan jamaah umrah yang perdana setelah sebelumnya ditutup karena pandemi Covid 19 pada Kamis (13/1). Keberangkatan perdana ini diikuti oleh 155 jamaah dari berbagai daerah.

Pemberangkatan perdana ini terasa seperti pemberangkatan ibadah haji, sejak siang jamaah sudah menempati halaman masjid Ponpes Al Hidayah Kutorejo sebelum mendapat arahan dari Kementerian Agama. Para jamaah ini sebelumnya akan menjalankan karantina di Asrama Haji Jakarta sebelum terbang menuju Madinah pada Sabtu (15/1).

Direktur Utama An Namiroh Travelindo Bagoes Awaludin Irfansyah LC mengatakan, pemberangkatan perdana jamaah umrah sebanyak 155 orang pada Sabtu (15/1) telah mengikuti prosedur One Gate Policy. Dengan begitu, kepatuhan terhadap protokol kesehatan baik di Indonesia dan Arab Saudi dapat dipantau dengan baik. “Kita bersama harus mendukung one gate policy atau kebijakan Satu Pintu Umrah yang ditetapkan Kemenag,” katanya.

Kebijakan ini juga mengatur tentang pemeriksaan kesehatan, tes PCR/SWAB, pengecekan status vaksinasi, keimigrasian, hingga pengurusan dokumen lainnya. “Intinya melindungi jamaah, memberikan proteksi dengan maksimal, serta memastikan jamaah dalam kondisi siap dengan dokumen yang valid dan terjaga,” katanya.

Baca Juga :  Kota Mojokerto Jadi Pioner Vaksinasi Anak di Jatim

Pihaknya menjadi travel yang pertama di Mojokerto Raya  yang memberangkatkan jamaah, untuk meningkatkan pelayanan tim perdana ini juga di lengkapi personal yang mumpuni dan profesional. Untuk pemberangkatan selanjutnya akan digelar pada tanggal 19, 22, 25, 30 Januari dan bulan selanjutnya. “Ini sebagai bentuk komitmen dari dalam meningkatkan pelayanan jamaah demi mewujudkan kepuasan jamaah,’’ katanya.

Komisaris Utama PT An Namiroh Travelindo Nyai Hj Jauharoh Said menyampaikan, sebagai travel terbaik unggul resmi dan berizin berdasar PPIU KEMENAG 949/2019 pihaknya terus memberikan layanan terbaik dan dibukanya kembali ini akan mengurangi antrian jamaah umrah yang mencapai 15.000 jamaah. “Semoga yang perdana ini bisa sukses dan lancar dan selanjutnya secara rutin akan memberangkatkan lagi jamaah dan mengurangi antrian yang mencapai 15.000 jamaah,” ujarnya.

- Advertisement -

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementrian Agama  Kabupaten Mojokerto Zainut Tamam berpesan, para jamaah agar senantiasa menerapkan kedisiplinan dalam hal protokol kesehatan yang berlaku. “Saat ini kita melepas umrah perdana, karenanya saya berpesan jamaah umrah untuk tetap menerapkan peraturan yang berlaku, tunjukan bahwa jamaah umrah patuh pada aturan dan prokes yang telah di tetap, ingat bahwa pandemi belum berakhirnya,” ujarnya saat memberikan arahan kepada jamaah (13/1).

Baca Juga :  Raih Poin Tertinggi dengan Visi yang Apik

Zainut Tamam berharap pelaksanaan umrah perdana Indonesia yang diikuti 155 jamaah berjalan lancar. Kesuksesan pelaksanaan umrah kali ini menjadi penentu untuk penyelenggaraan ibadah umrah selanjutnya. “Karena umrah perdana di tahun ini, bisa menjadi penentu untuk umrah ke depan, bahkan untuk penyelenggaraan haji di tahun ini,” tandasnya.

Diakui Tamam, pemberangkatan jamaah umrah perdana merupakan penantian panjang karena harus tertunda akibat pandemi Covid-19. Ia mengingatkan masih banyak jamaah umrah yang menunggu untuk diberangkatkan. Di sisi lain, Kemenag juga mengingatkan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk mematuhi One Gate Policy (Kebijakan Satu Pintu). Ini merupakan sistem pemberangkatan jamaah secara terpusat yang telah ditetapkan Kemenag. “Aturan ini mengatur seluruh jamaah umrah berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta dan menjalani karantina di Jakarta,” kata Tamam. (bas/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Petahana Incar Politisi PKB

Bupati Perintahkan Dinkes Gerak Cepat

Bupati Kebut Isoter Bumil-Busui

Artikel Terbaru


/