alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Bupati Ikfina Ikut Kreasikan Kolase

HARI ini puluhan peserta terbaik dari 18 Kecamatan beradu kreativitas lomba kolase. Grand Final Lomba Kolase bertajuk Gebyar IGTKI Kabupaten Mojokerto tahun 2021bertemakan Ibuku Inspirasiku ini bakal disaksikan langsung Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati.

Ketua panitia Khudori mengatakan grand final di Pendapa Graha Majatama Pemkab Mojokerto ini diikuti sebanyak 36 finalis. Mereka merupakan perwakilan terbaik lomba kolase dari 18 kecamatan. Sedianya, rangkaian acara ini dibuka langsung oleh Bupati Mojokerto. ’’Bupati ikut merangkai kolase dan membaur bersama para peserta. Sebab, selain menjadi apresiasi tersendiri bagi para peserta, ini juga sebagai motivasi atau penyemangat anak-anak dalam menghasilkan karya terbaik mereka,’’ ujarnya.

Selain Bupati, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mojokerto Shofiya Hanak Albarraa dipastikan bakal ikut berpartisipasi dalam event besutan Jawa Pos Radar Mojokerto ini.

Karya dari 36 finalis bakal diseleksi hingga didapatkan tiga karya terbaik. Tiga juri dari lintas elemen bakal memberikan penilaian. ’’Yang ditekankan selama grand final ini, peserta didik bakal bersaing ketat. Meski hadirnya didampingi orang tua, namun selama lomba mereka tidak boleh diarahkan oleh guru maupun wali murid. Kreasi kolase benar-benar didasarkan dari kreatifitas mereka,’’ ulasnya.

Baca Juga :  Marak Penipuan Properti dan Kavling

Untuk teknis pengerjaan kolase, Khudori menyebutkan sama seperti pelaksanaan lomba di tingkat kecamatan. Peserta dibebaskan menggunakan beragam bahan untuk menyempurnakan media gambar yang ada di Koran Jawa Pos Radar Mojokerto. Bahan kolase dapat menggunakan kertas, biji jagung, biji kacang-kacangan, beras, padi, hingga kulit kwaci. ’’Selain melatih kemampuan motorik, ini juga menanamkan sifat mandiri pada mereka,’’ tuturnya.

Ditambahkannya, event ini juga turut menyuguhkan lomba peragaan busana bertajuk lomba Mom and Kids. Kegiatan ini sekaligus memperingati momen Hari Ibu dan menciptakan kekompakan hubungan antara ibu dan anak. Hal tersebut dibuktikan dengan busana yang dikenakan mereka ketika acara grand final. ’’Lomba Mom and Kids ini digelar dengan peragaan busana dari masing-masing peserta kolase yang diajukan oleh masing-masing kecamatan. Tema busana bebas, yang terpenting antara ibu dan anak bisa menciptakan suasana kompak,’’ bebernya.

Baca Juga :  Puluhan Sekolah Buka Tatap Muka

Dikatakannya, para finalis yang maju ke babak grand final bakal mendapatkan piagam maupun trofi. Baik dari lomba kolase maupun lomba Mom and Kids sedianya bakal ditentukan tiga juara. ’’Para juara mendapatkan uang pembinaan. Untuk juara pertama sebesar Rp 500 ribu, Rp 300 ribu untuk juara kedua dan Rp 200 ribu untuk juara ketiga. Mereka juga dapat trofi dan piagam bagi mereka yang sudah maju ke grand final,’’ pungkasnya. (oce/fen)

HARI ini puluhan peserta terbaik dari 18 Kecamatan beradu kreativitas lomba kolase. Grand Final Lomba Kolase bertajuk Gebyar IGTKI Kabupaten Mojokerto tahun 2021bertemakan Ibuku Inspirasiku ini bakal disaksikan langsung Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati.

Ketua panitia Khudori mengatakan grand final di Pendapa Graha Majatama Pemkab Mojokerto ini diikuti sebanyak 36 finalis. Mereka merupakan perwakilan terbaik lomba kolase dari 18 kecamatan. Sedianya, rangkaian acara ini dibuka langsung oleh Bupati Mojokerto. ’’Bupati ikut merangkai kolase dan membaur bersama para peserta. Sebab, selain menjadi apresiasi tersendiri bagi para peserta, ini juga sebagai motivasi atau penyemangat anak-anak dalam menghasilkan karya terbaik mereka,’’ ujarnya.

Selain Bupati, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mojokerto Shofiya Hanak Albarraa dipastikan bakal ikut berpartisipasi dalam event besutan Jawa Pos Radar Mojokerto ini.

Karya dari 36 finalis bakal diseleksi hingga didapatkan tiga karya terbaik. Tiga juri dari lintas elemen bakal memberikan penilaian. ’’Yang ditekankan selama grand final ini, peserta didik bakal bersaing ketat. Meski hadirnya didampingi orang tua, namun selama lomba mereka tidak boleh diarahkan oleh guru maupun wali murid. Kreasi kolase benar-benar didasarkan dari kreatifitas mereka,’’ ulasnya.

Baca Juga :  Kejari Tahan Kasir PNPM

Untuk teknis pengerjaan kolase, Khudori menyebutkan sama seperti pelaksanaan lomba di tingkat kecamatan. Peserta dibebaskan menggunakan beragam bahan untuk menyempurnakan media gambar yang ada di Koran Jawa Pos Radar Mojokerto. Bahan kolase dapat menggunakan kertas, biji jagung, biji kacang-kacangan, beras, padi, hingga kulit kwaci. ’’Selain melatih kemampuan motorik, ini juga menanamkan sifat mandiri pada mereka,’’ tuturnya.

Ditambahkannya, event ini juga turut menyuguhkan lomba peragaan busana bertajuk lomba Mom and Kids. Kegiatan ini sekaligus memperingati momen Hari Ibu dan menciptakan kekompakan hubungan antara ibu dan anak. Hal tersebut dibuktikan dengan busana yang dikenakan mereka ketika acara grand final. ’’Lomba Mom and Kids ini digelar dengan peragaan busana dari masing-masing peserta kolase yang diajukan oleh masing-masing kecamatan. Tema busana bebas, yang terpenting antara ibu dan anak bisa menciptakan suasana kompak,’’ bebernya.

Baca Juga :  Pendaftar Abaikan Sistem Zonasi, Sekolah Favorit Masih Jadi Rebutan
- Advertisement -

Dikatakannya, para finalis yang maju ke babak grand final bakal mendapatkan piagam maupun trofi. Baik dari lomba kolase maupun lomba Mom and Kids sedianya bakal ditentukan tiga juara. ’’Para juara mendapatkan uang pembinaan. Untuk juara pertama sebesar Rp 500 ribu, Rp 300 ribu untuk juara kedua dan Rp 200 ribu untuk juara ketiga. Mereka juga dapat trofi dan piagam bagi mereka yang sudah maju ke grand final,’’ pungkasnya. (oce/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/