alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Hari Terakhir, Lima Parpol Gajah Belum Mendaftar di KPU

MOJOKERTO – Hingga hari terakhir penutupan pendaftaran parpol peserta pemilu 2019, Senin (16/10), KPU Kabupaten Mojokerto telah mengeluarkan 8 surat tanda terima (TT). Surat tersebut diterbitkan setelah pemeriksaan berkas dinyatakan memenuhi syarat.

Semua parpol yang mendaftarkan diri sekurangnya harus membawa 1.000 daftar nama anggota yang dibuktikan dengan salinan KTP dan KTA parpol masing-masing. ”Sampai sore ini baru delapan parpol pendaftar memenuhi syarat,” ujar Ketua KPU Kabupaten Mojokerto Ayuhanafiq.

Delapan parpol itu adalah Partai Nasdem, Partai Berkarya, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Gerakan Indonesia Raya (PGIR), Partai Keadilan Sosial (PKS), Persatuan Indonesia, Partai Gerakan Perubahan Indonesia (PGPI), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Oleh KPU, persyaratan delapan parpol ini dianggap telah memenuhi syarat sebagai peserta pemilihan umum (pemilu) 2019. Seperti telah melengkapi daftar nama anggota, KTP dan KTA. ”Sejatinya memang ada 18 parpol memenuhi syarat menjadi peserta pemilu. Namun, baru delapan itu yang syarat-syaratnya terpenuhi,” imbuh Yuhan.

Baca Juga :  Pemkot Verifikasi Ulang Calon Penghuni

Sementara hingga pukul 17.00, sepuluh parpol lainnya dinyatakan belum dapat memenuhi persyaratan. Disebut-sebut mereka masih terkendala dengan kekurangan dalam proses kelengkapan pemberkasan, daftar nama anggota, keberadaan KTP dan KTA.

Di antaranya, Partai Idaman, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Amanah Nasional (PAN), Partai Indonesia Kerja dan PKPI. ”Sampai sekarang kami masih menunggu pendaftaran mereka. Dan hari ini terakhir. Kami tunggu sampai Senin (16/10) pukul 24.00. Melebihi batas waktu itu kami tutup,” tegas Yuhan.

Sebelumnya, Minggu (15/10) parpol resmi mendaftarkan diri adalah PPP dan PKS. Namun, untuk PPP, KPU harus mengembalikan berkas karena alasan belum memenuhi kelengkapan. ”PPP harus menyerahkan 1.315 data sesuai yang tertera di sistem informasi pendaftaran partai politik (SIPOL), sementara PKS sejumlah 1.777 anggota,” terang Vikhie Risdianto, komisioner Divisi Hukum KPU Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga :  Bhre Kahuripan Mirip Candi Penataran, dari Hayam Wuruk untuk Tribuana

Setelah berkas kedua partai tersebut diperiksa tim verikasi, PKS dinyatakan lengkap sementara PPP belum bisa diterima karena dianggap belum sesuai kelengkapannya. Data milik PPP selanjutnya dikembalikan untuk diperbaiki. “Untuk yang belum lengkap kita berikan check list hasil pemeriksaan kita” ungkapnya.

Mengenai pengembalian data PPP, Sekretaris PPP Kabupaten Mojokerto, Ainur Rosyid menyatakan siap memperbaiki. ”Memang kita diperintahkan pimpinan pusat memasukkan berkas pada hari ini (15/10). Jika dianggap ada kekurangan tentu kami perbaiki. Kami sangat yakin akan lolos verifikasi,” tandas Rosyid. 

MOJOKERTO – Hingga hari terakhir penutupan pendaftaran parpol peserta pemilu 2019, Senin (16/10), KPU Kabupaten Mojokerto telah mengeluarkan 8 surat tanda terima (TT). Surat tersebut diterbitkan setelah pemeriksaan berkas dinyatakan memenuhi syarat.

Semua parpol yang mendaftarkan diri sekurangnya harus membawa 1.000 daftar nama anggota yang dibuktikan dengan salinan KTP dan KTA parpol masing-masing. ”Sampai sore ini baru delapan parpol pendaftar memenuhi syarat,” ujar Ketua KPU Kabupaten Mojokerto Ayuhanafiq.

Delapan parpol itu adalah Partai Nasdem, Partai Berkarya, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Gerakan Indonesia Raya (PGIR), Partai Keadilan Sosial (PKS), Persatuan Indonesia, Partai Gerakan Perubahan Indonesia (PGPI), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Oleh KPU, persyaratan delapan parpol ini dianggap telah memenuhi syarat sebagai peserta pemilihan umum (pemilu) 2019. Seperti telah melengkapi daftar nama anggota, KTP dan KTA. ”Sejatinya memang ada 18 parpol memenuhi syarat menjadi peserta pemilu. Namun, baru delapan itu yang syarat-syaratnya terpenuhi,” imbuh Yuhan.

Baca Juga :  Plengsengan Ambrol, Jalan Raya Menggantung

Sementara hingga pukul 17.00, sepuluh parpol lainnya dinyatakan belum dapat memenuhi persyaratan. Disebut-sebut mereka masih terkendala dengan kekurangan dalam proses kelengkapan pemberkasan, daftar nama anggota, keberadaan KTP dan KTA.

Di antaranya, Partai Idaman, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Amanah Nasional (PAN), Partai Indonesia Kerja dan PKPI. ”Sampai sekarang kami masih menunggu pendaftaran mereka. Dan hari ini terakhir. Kami tunggu sampai Senin (16/10) pukul 24.00. Melebihi batas waktu itu kami tutup,” tegas Yuhan.

- Advertisement -

Sebelumnya, Minggu (15/10) parpol resmi mendaftarkan diri adalah PPP dan PKS. Namun, untuk PPP, KPU harus mengembalikan berkas karena alasan belum memenuhi kelengkapan. ”PPP harus menyerahkan 1.315 data sesuai yang tertera di sistem informasi pendaftaran partai politik (SIPOL), sementara PKS sejumlah 1.777 anggota,” terang Vikhie Risdianto, komisioner Divisi Hukum KPU Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga :  Kemenag Sikapi Peredaran Tabloid Indonesia Barokah di Mojokerto

Setelah berkas kedua partai tersebut diperiksa tim verikasi, PKS dinyatakan lengkap sementara PPP belum bisa diterima karena dianggap belum sesuai kelengkapannya. Data milik PPP selanjutnya dikembalikan untuk diperbaiki. “Untuk yang belum lengkap kita berikan check list hasil pemeriksaan kita” ungkapnya.

Mengenai pengembalian data PPP, Sekretaris PPP Kabupaten Mojokerto, Ainur Rosyid menyatakan siap memperbaiki. ”Memang kita diperintahkan pimpinan pusat memasukkan berkas pada hari ini (15/10). Jika dianggap ada kekurangan tentu kami perbaiki. Kami sangat yakin akan lolos verifikasi,” tandas Rosyid. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/