alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Ngopi Bareng Cak Sandi, Ingin Wujudkan Kota Wisata

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno dan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menggelar ngopi bareng alias ngobrol penuh inspirasi secara virtual pada Jumat (16/7) malam ini. Kegiatan yang dikemas ngopi bareng Cak Sandi dan Ning Ita, sapaan akrab wali kota tersebut bakal mengulas tentang arah kebijakan Kota Mojokerto yang menuju kota pariwisata yang disiarkan secara live streaming di kanal YouTube Gema Media dan zoom meeting.

Sejak menakhodai Kemenparekraf di Kabinet Indonesia Maju sejak akhir 2020 lalu, Cak Sandi berupaya keras menjadikan sektor pariwisata dalam membantu kebangkitan ekonomi masyarakat. Khususnya di masa pandemi Covid-19 ini. Pengusaha yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini juga pernah menyampaikan, salah satu destinasi yang memiliki potensi besar adalah wisata berbasis budaya.

Hal itu selaras dengan salah satu program prioritas yang diusung Ning Ita. Setidaknya, selama 2,5 tahun masa kepemimpinannya, wali kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini telah menggebrak dengan pembangunan fisik dan infrastruktur bercorak Majapahit. Tak hanya itu, pembangunan dan pengembangan wisata budaya juga turut disentuh untuk mewujudkan Mojokerto menjadi kota pariwisata. ’’Untuk itu kita perlu ngobrol bareng Cak Sandi yang merupakan sosok pengusaha muda sekaligus Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  ini agar destimasi wisata Kota Mojokerto bisa tetap bangkit di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir ini,’’ ulas Ning Ita.

Baca Juga :  Yakin Tuhan Bersama Orang yang Benar

Sejauh ini, event-event kegiatan budaya juga dihidupkan oleh Ning Ita. Mulai dari Mojotirto Festival, Kirab Budaya Mojobangkit, Parade Lintas Budaya, Mojobatik Festival, Drama Kolosal Mojopahit, dan kegiatan budaya lainnya. Dan, agenda tahunan tersebut tak hanya mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Mojokerto, tetapi juga memiliki multiplier effect pada sektor lainnya. Di antaranya berdampak signifikan dengan naiknya omzet usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan pelaku usaha kuliner di Kota Mojokerto hingga tiga kali lipat dari hari biasanya.

Di tahun 2021 ini, Ning Ita juga kembali melanjutkan pengembangan pariwisata. Setidaknya, terdapat empat titik wisata yang akan mendapat sentuhan pembangunan fisik tahun ini. Antara lain menuntaskan revitalisasi Pemandian Sekarsari dengan menonjolkan arsitektur Majapahit dengan point of view berupa replika Kapal Majapahit. Area wisata kolam renang legendaris itu juga ditunjang dengan menara Tribuana Tunggadewi yang berkilau keemasan dan gemerlap lampu yang menari saat malam hari.

Baca Juga :  Ning Ita Layani dan Makan Ketupat Bareng Lansia

Selanjutnya, destinasi yang tahun ini digarap adalah Galeri Soekarno Kecil yang berada di SDN Purwotengah, Skywalk Mojopahit sebagai wisata kuliner, serta pembangunan Taman Budaya yang menjadi bagian integral dari Wisata Bahari Majapahit yang masuk dalam proyek strategis nasional. ’’Wisata Bahari Majapahit akan dibangun di kawasan Sungai Ngotok di area Jembatan Rejoto, Kecamatan Prajurit Kulon,’’ ulasnya.

Selain Taman Budaya, di dalam kompleks Wisata Bahari Majapahit tersebut juga akan menyuguhkan taman kaltaparu, monumen Gajah Mada, kapal bahari, camping ground, wisata perahu lengkap dengan dermaganya dan selter-selter Majapahitan.

Di sisi lain, Ning Ita juga menjalin bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas untuk menyulap bantaran Sungai Ngotok dengan menanam pohon tabebuya, pohon Mojo, serta agrowisata buah-buahan.

Semuanya akan dikupas tuntas dalam agenda Ngopi Bareng Cak Sandi dan Ning Ita dengan tema Menuju Mojokerto Kota Pariwisata yang berlangsung mulai pukul 19.30 WIB sampai dengan 20.30 WIB yang bisa disaksikan secara umum lewat virtual. (ram)

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno dan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menggelar ngopi bareng alias ngobrol penuh inspirasi secara virtual pada Jumat (16/7) malam ini. Kegiatan yang dikemas ngopi bareng Cak Sandi dan Ning Ita, sapaan akrab wali kota tersebut bakal mengulas tentang arah kebijakan Kota Mojokerto yang menuju kota pariwisata yang disiarkan secara live streaming di kanal YouTube Gema Media dan zoom meeting.

Sejak menakhodai Kemenparekraf di Kabinet Indonesia Maju sejak akhir 2020 lalu, Cak Sandi berupaya keras menjadikan sektor pariwisata dalam membantu kebangkitan ekonomi masyarakat. Khususnya di masa pandemi Covid-19 ini. Pengusaha yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini juga pernah menyampaikan, salah satu destinasi yang memiliki potensi besar adalah wisata berbasis budaya.

Hal itu selaras dengan salah satu program prioritas yang diusung Ning Ita. Setidaknya, selama 2,5 tahun masa kepemimpinannya, wali kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini telah menggebrak dengan pembangunan fisik dan infrastruktur bercorak Majapahit. Tak hanya itu, pembangunan dan pengembangan wisata budaya juga turut disentuh untuk mewujudkan Mojokerto menjadi kota pariwisata. ’’Untuk itu kita perlu ngobrol bareng Cak Sandi yang merupakan sosok pengusaha muda sekaligus Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  ini agar destimasi wisata Kota Mojokerto bisa tetap bangkit di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir ini,’’ ulas Ning Ita.

Baca Juga :  Satu Kasus Korupsi Belum Rampung, Pejabat Bulog Dijerat Pidana Lagi

Sejauh ini, event-event kegiatan budaya juga dihidupkan oleh Ning Ita. Mulai dari Mojotirto Festival, Kirab Budaya Mojobangkit, Parade Lintas Budaya, Mojobatik Festival, Drama Kolosal Mojopahit, dan kegiatan budaya lainnya. Dan, agenda tahunan tersebut tak hanya mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Mojokerto, tetapi juga memiliki multiplier effect pada sektor lainnya. Di antaranya berdampak signifikan dengan naiknya omzet usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan pelaku usaha kuliner di Kota Mojokerto hingga tiga kali lipat dari hari biasanya.

Di tahun 2021 ini, Ning Ita juga kembali melanjutkan pengembangan pariwisata. Setidaknya, terdapat empat titik wisata yang akan mendapat sentuhan pembangunan fisik tahun ini. Antara lain menuntaskan revitalisasi Pemandian Sekarsari dengan menonjolkan arsitektur Majapahit dengan point of view berupa replika Kapal Majapahit. Area wisata kolam renang legendaris itu juga ditunjang dengan menara Tribuana Tunggadewi yang berkilau keemasan dan gemerlap lampu yang menari saat malam hari.

Baca Juga :  Ning Ita Panen Jagung

Selanjutnya, destinasi yang tahun ini digarap adalah Galeri Soekarno Kecil yang berada di SDN Purwotengah, Skywalk Mojopahit sebagai wisata kuliner, serta pembangunan Taman Budaya yang menjadi bagian integral dari Wisata Bahari Majapahit yang masuk dalam proyek strategis nasional. ’’Wisata Bahari Majapahit akan dibangun di kawasan Sungai Ngotok di area Jembatan Rejoto, Kecamatan Prajurit Kulon,’’ ulasnya.

- Advertisement -

Selain Taman Budaya, di dalam kompleks Wisata Bahari Majapahit tersebut juga akan menyuguhkan taman kaltaparu, monumen Gajah Mada, kapal bahari, camping ground, wisata perahu lengkap dengan dermaganya dan selter-selter Majapahitan.

Di sisi lain, Ning Ita juga menjalin bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas untuk menyulap bantaran Sungai Ngotok dengan menanam pohon tabebuya, pohon Mojo, serta agrowisata buah-buahan.

Semuanya akan dikupas tuntas dalam agenda Ngopi Bareng Cak Sandi dan Ning Ita dengan tema Menuju Mojokerto Kota Pariwisata yang berlangsung mulai pukul 19.30 WIB sampai dengan 20.30 WIB yang bisa disaksikan secara umum lewat virtual. (ram)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/