alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Saturday, June 25, 2022

Ketua DPR RI Puan Maharani Resmikan Green Technology dan Inovasi EMESPE

KETUA DPR RI Puan Maharani meresmikan Green Technology dan Inovasi EMESPE (Megawati Sejahterakan Petani) di Dusun/Desa Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Kamis (16/6). EMESPE Adalah tempat agrokultur edukasi yang menyediakan fasilitas pelatihan pertanian secara holistik dan komprehensif.

“Saya sangat apresiasi kawasan green technology EMESPE yang kolaborasi dengan Taman Kehati TPA Karangdiyeng,” ungkap Puan Maharani ketika meresmikan EMESPE. Pihaknya mengatakan, tempat agrokultur edukasi yang bersebelahan dengan TPA Karangdiyeng ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Dijelaskannya, EMESPE memiliki tempat pengolahan sampah organik dan anorganik. Juga, mengembangkan pertanian komoditas unggulan dan bernilai ekonomis tinggi. “Tempat ini bisa bermanfaat untuk menyejahterakan, menyelamatkan lingkungan dan tempat tinggal rakyat,” jelas Puan dihadapan petani, pemulung, anggota dewan kabupaten-kota Mojokerto, Provinsi Jatim, dan Forkopimda Mojokerto, anggota DPR-RI fraksi PDIP, anggota MPR-RI dari PDIP, dan sejumlah kepala daerah dari PDIP.

Puan menyatakan, sejumlah pemulung yang bekerja di TPA Karangdiyeng sebelumnya adalah petani. Namun, adanya perubahan fungsi lahan menjadi lokasi galian menyebabkan lahan pertanian berubah menjadi jurang-jurang bekas galian yang diambil tanah, pasir, dan batunya. “Ini perlu komitmen kuat pemda dan forkopimda untuk lestarikan lingkungan, buat masa depan kita semua,” kata dia.

Baca Juga :  Kader PDIP Jatim Taat Capres Pilihan Ketum DPP PDI Perjuangan

Saat meresmikan EMESPE, Puan menyerahkan bantuan anggaran Rp 50 juta untuk pembangunan sarpras bagi pemulung. Seperti, untuk pembangunan musala, MCK, tempat istirahat, dan sepatu boot. Juga, menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsistan) berupa traktor tangan 10 unit, pompa air 10 unit, dan traktor roda empat 1 unit. “Bismillah saya resmikan kawasan Green Technology dan Inovasi PDIP Megawati Sejahterakan Petani (EMESPE),” ucap Puan.

Pihaknya menandaskan, bantuan anggaran Rp 50 juta diberikannya untuk memenuhi kebutuhan para pemulung. Itu merupakan bentuk gotong royong dirinya kepada EMESPE. Sedang, alsistan diberikan kepada petani agar bisa meningkatkan produktivitasnya. Saat peresmian, pihaknya juga turut menanam bibit pohon kelapa Genjah Pandan Wangi yang dapat berbuah pada umur 2,5 tahun.

Baca Juga :  APBD 2022 Defisit Rp 95 Miliar
PERESMIAN EMESPE: Ketua DPR-RI Puan Maharani (baju merah kotak-kotak) didampingi Wabup Muhammad Albarraa (batik coklat), Pengasuh EMESPE Mindo Sianipar, Ketua EMESPE Achmad Anwar, Anggota DPR RI Sadarestuwati (jilbab hitam), dan Said Abdullah (jas coklat) saat peresmian EMESPE (Megawati Sejahterakan Petani) lembaga edukasi pertanian holistik di Dusun/Desa Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Kamis (16/6).

Sementara itu, pengasuh EMESPE, Mindo Sianipar mengaku berterima kasih atas perhatian yang disampaikan Ketua DPR-RI Puan Maharani. Pihaknya berupaya mewujudkan instruksi Puan untuk mengembangkan EMESPE agar bisa menyejahterakan dan menyelamatkan lingkungan dan rumah rakyat. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian Ketua DPR-RI, Mbak Puan. Yang mana bisa datang, melihat langsung EMESPE, dan mendengar aspirasi masyarakat,” kata dia.

Ketua EMESPE, Achmad Anwar dalam sambutannya juga berterima kasih atas kedatangan Ketua DPR-RI Puan Maharani. Pihaknya juga berterima kasih atas bantuan anggaran pembangunan sarpras dan alsistan yang diberikan kepada kalangan pemulung, petani, dan EMESPE.

Dirinya juga melaporkan sejarah terbentuknya EMESPE yang dirintis sejak tahun 2021. Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto ini menuturkan, selain lahan 6.000 meter persegi untuk EMESPE, pihaknya juga menghibahkan tanah seluas 10 hektar untuk dipinjam sebagai area pengembangan pertanian EMESPE ke depannya. “Kami juga menghibahkan penggunaan lahan 10 hektar untuk mengembangkan pertanian komoditas kepala unggulan,” tutur dia. (fen)

KETUA DPR RI Puan Maharani meresmikan Green Technology dan Inovasi EMESPE (Megawati Sejahterakan Petani) di Dusun/Desa Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Kamis (16/6). EMESPE Adalah tempat agrokultur edukasi yang menyediakan fasilitas pelatihan pertanian secara holistik dan komprehensif.

“Saya sangat apresiasi kawasan green technology EMESPE yang kolaborasi dengan Taman Kehati TPA Karangdiyeng,” ungkap Puan Maharani ketika meresmikan EMESPE. Pihaknya mengatakan, tempat agrokultur edukasi yang bersebelahan dengan TPA Karangdiyeng ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Dijelaskannya, EMESPE memiliki tempat pengolahan sampah organik dan anorganik. Juga, mengembangkan pertanian komoditas unggulan dan bernilai ekonomis tinggi. “Tempat ini bisa bermanfaat untuk menyejahterakan, menyelamatkan lingkungan dan tempat tinggal rakyat,” jelas Puan dihadapan petani, pemulung, anggota dewan kabupaten-kota Mojokerto, Provinsi Jatim, dan Forkopimda Mojokerto, anggota DPR-RI fraksi PDIP, anggota MPR-RI dari PDIP, dan sejumlah kepala daerah dari PDIP.

Puan menyatakan, sejumlah pemulung yang bekerja di TPA Karangdiyeng sebelumnya adalah petani. Namun, adanya perubahan fungsi lahan menjadi lokasi galian menyebabkan lahan pertanian berubah menjadi jurang-jurang bekas galian yang diambil tanah, pasir, dan batunya. “Ini perlu komitmen kuat pemda dan forkopimda untuk lestarikan lingkungan, buat masa depan kita semua,” kata dia.

Baca Juga :  Kader PDIP Jatim Taat Capres Pilihan Ketum DPP PDI Perjuangan

Saat meresmikan EMESPE, Puan menyerahkan bantuan anggaran Rp 50 juta untuk pembangunan sarpras bagi pemulung. Seperti, untuk pembangunan musala, MCK, tempat istirahat, dan sepatu boot. Juga, menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsistan) berupa traktor tangan 10 unit, pompa air 10 unit, dan traktor roda empat 1 unit. “Bismillah saya resmikan kawasan Green Technology dan Inovasi PDIP Megawati Sejahterakan Petani (EMESPE),” ucap Puan.

Pihaknya menandaskan, bantuan anggaran Rp 50 juta diberikannya untuk memenuhi kebutuhan para pemulung. Itu merupakan bentuk gotong royong dirinya kepada EMESPE. Sedang, alsistan diberikan kepada petani agar bisa meningkatkan produktivitasnya. Saat peresmian, pihaknya juga turut menanam bibit pohon kelapa Genjah Pandan Wangi yang dapat berbuah pada umur 2,5 tahun.

Baca Juga :  Fajar Alami Kelumpuhan Otak, Diduga Infeksi sejak dari Kandungan
PERESMIAN EMESPE: Ketua DPR-RI Puan Maharani (baju merah kotak-kotak) didampingi Wabup Muhammad Albarraa (batik coklat), Pengasuh EMESPE Mindo Sianipar, Ketua EMESPE Achmad Anwar, Anggota DPR RI Sadarestuwati (jilbab hitam), dan Said Abdullah (jas coklat) saat peresmian EMESPE (Megawati Sejahterakan Petani) lembaga edukasi pertanian holistik di Dusun/Desa Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Kamis (16/6).
- Advertisement -

Sementara itu, pengasuh EMESPE, Mindo Sianipar mengaku berterima kasih atas perhatian yang disampaikan Ketua DPR-RI Puan Maharani. Pihaknya berupaya mewujudkan instruksi Puan untuk mengembangkan EMESPE agar bisa menyejahterakan dan menyelamatkan lingkungan dan rumah rakyat. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian Ketua DPR-RI, Mbak Puan. Yang mana bisa datang, melihat langsung EMESPE, dan mendengar aspirasi masyarakat,” kata dia.

Ketua EMESPE, Achmad Anwar dalam sambutannya juga berterima kasih atas kedatangan Ketua DPR-RI Puan Maharani. Pihaknya juga berterima kasih atas bantuan anggaran pembangunan sarpras dan alsistan yang diberikan kepada kalangan pemulung, petani, dan EMESPE.

Dirinya juga melaporkan sejarah terbentuknya EMESPE yang dirintis sejak tahun 2021. Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto ini menuturkan, selain lahan 6.000 meter persegi untuk EMESPE, pihaknya juga menghibahkan tanah seluas 10 hektar untuk dipinjam sebagai area pengembangan pertanian EMESPE ke depannya. “Kami juga menghibahkan penggunaan lahan 10 hektar untuk mengembangkan pertanian komoditas kepala unggulan,” tutur dia. (fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/