alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Saturday, June 25, 2022

Ini Kronologi Kecelakaan Maut Bus Rombongan Wisata di Tol Sumo

JETIS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Bus Hino nopol S 7322 UW mengalami kecelakaan tunggal di ruas Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) jalur A KM 712+200, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Senin (16/5) sekitar pukul 06.20.

Bus medium PO Ardiansyah tersebut ditumpangi 25 orang. Mereka merupakan rombongan wisatawa asal Benowo, Kota Surabaya.

Kecelakaan bermula saat bus melaju kencang di jalur lurus dari arah Jombang menuju Surabaya. Setibanya di lokasi, tepatnya dekat u-turn, bus oleng ke arah kiri. Roda bus keluar jalur dan sempat menyerempet guardraill.

Bus terus melaju dan tampak bekas roda di rumput. Bus baru berhenti setelah menghantam tiang pesan-pesan (variable message sign/VSM) di tepi kiri jalan.

Baca Juga :  Pemerintah Dorong Pesantren Manfaatkan KUR untuk Berjiwa Usaha

Kerasnya benturan mengakibatkan bagian depan bus sisi kiri hancur. Setelah benturan bus teruguling ke arah kanan. Sedangkan tiang VSM ambruk.

Berdasarkan speedometer bus di lokasi, terakhir bus melaju dengan kecepatan 100 kilometer/jam. Bagian kemudi copot dan sisa-sisa bus berceceran di lokasi.

Kecelakaan itu mengakibatkan, sebanyak 7 orang meninggal di lokasi. Hingga saat ini, jumlah lorban korban meninggal sebanyak 15 orang dan sisanya luka-luka. Proses evakuasi dilakukan oleh petugas gabungan polri, operator ruas tol, PMI, dan relawan.

Seluruh korban dievakuasi ke sejumlah rumah sakit. Meliputi RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto; RSUD RA Basonei, Gedeg; RS Citra Medika, Sidoarjo, RS Petrokimia Gresik; dan RSI Sakinah, Mojokerto. (adi/fen)

Baca Juga :  Sebelum Kecelakaan, Bus Maut Laka Tol Sumo Sempat Ganti Sopir

JETIS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Bus Hino nopol S 7322 UW mengalami kecelakaan tunggal di ruas Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) jalur A KM 712+200, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Senin (16/5) sekitar pukul 06.20.

Bus medium PO Ardiansyah tersebut ditumpangi 25 orang. Mereka merupakan rombongan wisatawa asal Benowo, Kota Surabaya.

Kecelakaan bermula saat bus melaju kencang di jalur lurus dari arah Jombang menuju Surabaya. Setibanya di lokasi, tepatnya dekat u-turn, bus oleng ke arah kiri. Roda bus keluar jalur dan sempat menyerempet guardraill.

Bus terus melaju dan tampak bekas roda di rumput. Bus baru berhenti setelah menghantam tiang pesan-pesan (variable message sign/VSM) di tepi kiri jalan.

Baca Juga :  Didik Rangkap Tiga Jabatan

Kerasnya benturan mengakibatkan bagian depan bus sisi kiri hancur. Setelah benturan bus teruguling ke arah kanan. Sedangkan tiang VSM ambruk.

Berdasarkan speedometer bus di lokasi, terakhir bus melaju dengan kecepatan 100 kilometer/jam. Bagian kemudi copot dan sisa-sisa bus berceceran di lokasi.

- Advertisement -

Kecelakaan itu mengakibatkan, sebanyak 7 orang meninggal di lokasi. Hingga saat ini, jumlah lorban korban meninggal sebanyak 15 orang dan sisanya luka-luka. Proses evakuasi dilakukan oleh petugas gabungan polri, operator ruas tol, PMI, dan relawan.

Seluruh korban dievakuasi ke sejumlah rumah sakit. Meliputi RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto; RSUD RA Basonei, Gedeg; RS Citra Medika, Sidoarjo, RS Petrokimia Gresik; dan RSI Sakinah, Mojokerto. (adi/fen)

Baca Juga :  Keluarga Korban Laka Bus Tol Sumo Berdatangan ke RSUD Wahidin Kota Mojokerto

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/