alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Hijrah Membawa Berkah

ZARNIKA Ayu, merupakan salah satu model sekaligus selebgram asal Kota Mojokerto yang cukup sukses dalam meniti karir. Namun, capaian tersebut mampu diraih berkat kerja keras dan dukungan dari keluarga.

Gadis 22 tahun ini juga merasa jika rezekinya saat ini tak lepas dari berkah setelah berhijrah. Perempuan yang akrab disapa Ayu ini, mengungkapkan, awal mula ia terjun ke dunia model dilakukan sejak tahun 2013 lalu, tepatnya saat dirinya masih duduk di bangku kelas X SMA.

”Awal jadi model itu belum berhijab. Bahkan, sering gonta-ganti warna rambut,” terangnya. Penampilannya yang tidak tertutup tersebut sempat mendapatkan tentangan dari keluarga. Namun, demi hobinya di bidang modeling tersebut, Ayu tetap melakukan tanpa sepengetahuan orang tuanya.

Bahkan, tidak ada satu pun bingkai fotonya yang diunggah ke media sosial (medsos). ”Karena waktu awal itu saya masih sembunyi-sembunyi agar tidak ketahuan keluarga,” tandas perempuan yang tinggal di Jalan Empunala, Nomor 257, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Balongsari, Kota Mojokerto ini.

Baca Juga :  Menko Airlangga Isi Kuliah Umum di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Semasa sekolah itu, pundi-pundi ratusan ribu rupiah pun mampu dia kumpulkan. Namun, selang dua tahun berjalan, dirinya merasa bersalah karena tidak menuruti permintaan keluarga. Meski, selama sesi pemotretan, dara kelahiran Padang, Sumatera Barat, 20 Oktober 1997 ini tidak pernah mengumbar aurat dengan berpakaian seksi.

”Cuma tidak berhijab saja. Tapi karena keluarga saya berlatar belakang orang Padang, maka beranggapan jika model itu istilahnya seperti jual diri jika berpakaian terbuka,” paparnya. Akhirnya, pada 2015, Ayu memutuskan untuk berhijrah dan beralih profesi sebagai model hijabers.

Meski awalnya mengaku berat, namun langkah hijrah tersebut mendapat restu dari keluarga. Hingga akhirnya karirnya terus menanjak hingga dikenal sebagai selebgram hijabres. Bahkan, semenjak hijrah, Ayu merasa mendapatkan berkah yang semakin berlimbah.

Baca Juga :  Bagi Hasil Pengelolaan Wisata Belum Jelas

Tawaran untuk menjadi foto model maupun endorse terus berdatangan. Dia berkeyakinan jika rezeki tersebut tidak lepas karena dia memutuskan berhijab serta doa dan dukungan dari keluarga.  Oleh karena itu, dirinya mengaku jika sampai saat ini, hasil keringat yang didapatkannya lebih diutamakan untuk membantu ekonomi keluarga.

Tak hanya itu, Ayu juga tak jarang menyisihkan sebagian rezekinya kepada warga yang membutuhkan.  ”Alhamdulillah sejak aku fokus ke hijab, rezeki mengalir terus,” ungkap pemilik akun Instagram @zarnikaayu ini.

Kini, bungsu dari enam bersaudara ini telah merambah profesi untuk menjadi model make-up. Penghasilannya pun bisa meraup jutaan rupiah sekali job di berbagai kota. Di samping itu, selama masa pandemi Covid-19 ini, Ayu juga mulai belajar untuk merintis menjadi konten kreator sebagai make-up artis (MUA). ”Semoga saya bisa tetap konsisten untuk terus berhijab,” pungkasnya. 

 

ZARNIKA Ayu, merupakan salah satu model sekaligus selebgram asal Kota Mojokerto yang cukup sukses dalam meniti karir. Namun, capaian tersebut mampu diraih berkat kerja keras dan dukungan dari keluarga.

Gadis 22 tahun ini juga merasa jika rezekinya saat ini tak lepas dari berkah setelah berhijrah. Perempuan yang akrab disapa Ayu ini, mengungkapkan, awal mula ia terjun ke dunia model dilakukan sejak tahun 2013 lalu, tepatnya saat dirinya masih duduk di bangku kelas X SMA.

”Awal jadi model itu belum berhijab. Bahkan, sering gonta-ganti warna rambut,” terangnya. Penampilannya yang tidak tertutup tersebut sempat mendapatkan tentangan dari keluarga. Namun, demi hobinya di bidang modeling tersebut, Ayu tetap melakukan tanpa sepengetahuan orang tuanya.

Bahkan, tidak ada satu pun bingkai fotonya yang diunggah ke media sosial (medsos). ”Karena waktu awal itu saya masih sembunyi-sembunyi agar tidak ketahuan keluarga,” tandas perempuan yang tinggal di Jalan Empunala, Nomor 257, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Balongsari, Kota Mojokerto ini.

Baca Juga :  Lima Orang Yang Diisolasi Negatif Korona

Semasa sekolah itu, pundi-pundi ratusan ribu rupiah pun mampu dia kumpulkan. Namun, selang dua tahun berjalan, dirinya merasa bersalah karena tidak menuruti permintaan keluarga. Meski, selama sesi pemotretan, dara kelahiran Padang, Sumatera Barat, 20 Oktober 1997 ini tidak pernah mengumbar aurat dengan berpakaian seksi.

”Cuma tidak berhijab saja. Tapi karena keluarga saya berlatar belakang orang Padang, maka beranggapan jika model itu istilahnya seperti jual diri jika berpakaian terbuka,” paparnya. Akhirnya, pada 2015, Ayu memutuskan untuk berhijrah dan beralih profesi sebagai model hijabers.

- Advertisement -

Meski awalnya mengaku berat, namun langkah hijrah tersebut mendapat restu dari keluarga. Hingga akhirnya karirnya terus menanjak hingga dikenal sebagai selebgram hijabres. Bahkan, semenjak hijrah, Ayu merasa mendapatkan berkah yang semakin berlimbah.

Baca Juga :  Sambut Tahun Babi, Kelenteng Hok Sian Kiong Bersolek

Tawaran untuk menjadi foto model maupun endorse terus berdatangan. Dia berkeyakinan jika rezeki tersebut tidak lepas karena dia memutuskan berhijab serta doa dan dukungan dari keluarga.  Oleh karena itu, dirinya mengaku jika sampai saat ini, hasil keringat yang didapatkannya lebih diutamakan untuk membantu ekonomi keluarga.

Tak hanya itu, Ayu juga tak jarang menyisihkan sebagian rezekinya kepada warga yang membutuhkan.  ”Alhamdulillah sejak aku fokus ke hijab, rezeki mengalir terus,” ungkap pemilik akun Instagram @zarnikaayu ini.

Kini, bungsu dari enam bersaudara ini telah merambah profesi untuk menjadi model make-up. Penghasilannya pun bisa meraup jutaan rupiah sekali job di berbagai kota. Di samping itu, selama masa pandemi Covid-19 ini, Ayu juga mulai belajar untuk merintis menjadi konten kreator sebagai make-up artis (MUA). ”Semoga saya bisa tetap konsisten untuk terus berhijab,” pungkasnya. 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/