alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Sunday, May 29, 2022

Rumdin Wabup Telan Rp 10,3 Miliar

Sempat Tersendat karena Pandemi

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pembangunan rumah dinas (rumdin) Wakil Bupati Mojokerto di Desa Kenanten, Kecamatan Puri, sudah tuntas. Dalam waktu dekat, Rumah Negara Golongan I yang menghabiskan anggaran Rp 10,3 miliar itu pun bakal ditempati. ’’Sebelumnya sudah diserahterimakan oleh dinas PUPR. Saat ini masih melengkapi perabotan di dalamnya,’’ ungkap Sekdakab Mojokerto Teguh Gunarko, kemarin.

Sehingga, kata Teguh, dalam waktu dekat jika pengisian perabotan rumah negara golongan I itu rampung, peresmian segera digelar. Termasuk penempatan rumah dinas juga bisa dilakukan oleh Waki Bupati Muhammad Albarraa. ’’Jadi, tinggal menunggu waktu saja. Sekarang sudah persiapan,’’ tuturnya.

Sesuai Detail Engineering Design (DED), proyek rumdin ini membutuhkan anggaran sekitar Rp 20 miliar dan dilakukan beberapa tahap. Hanya saja, karena pandemi Covid-19, alokasi anggaran dipakai untuk kepentingan penanggulangan.

Baca Juga :  Ning Ita Santuni Anak Yatim Korban Covid-19

Dalam pembangunan tahap dua, Pemda baru bisa merealisasi di 2021 senilai Rp 3.722.522.898. Angka itu turun jauh dari nilai pagu Rp 4.630.000.000. Tahap dua ini berjalan setelah dua tahun sejak bangunan utama berdiri pada 2019. Dengan menyerap APBD Rp 6,6 miliar dari pagu Rp 7,8 miliar. Sementara, pembangunan tahap III yang fokus pada fasilitas olahraga, tahun ini belum bisa dianggarkan akibat keterbatasan anggaran.

Kendati begitu, dengan rampungnya pembangunan tahap dua, rumah dinas wabup ini sudah bisa digunakan. Selain sudah ada bangunan utama, di tahap dua lalu, komplek rumdin juga sudah dilengkapi fasilitas umum. Meliputi, pendapa, musala, saluran dan pavingisasi. Termasuk, pagar keliling gapura sebagai pengaman berikut pos jaga. ’’Iya setiap hari sudah ada yang jaga, dua personel dari satpol PP,’’ ungkap salah seorang penjaga di pos penjagaan rumdin. (ori/ron)

Baca Juga :  Siapkan Kebutuhan Obat-obatan hingga Konsultasi Dokter

Sempat Tersendat karena Pandemi

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Pembangunan rumah dinas (rumdin) Wakil Bupati Mojokerto di Desa Kenanten, Kecamatan Puri, sudah tuntas. Dalam waktu dekat, Rumah Negara Golongan I yang menghabiskan anggaran Rp 10,3 miliar itu pun bakal ditempati. ’’Sebelumnya sudah diserahterimakan oleh dinas PUPR. Saat ini masih melengkapi perabotan di dalamnya,’’ ungkap Sekdakab Mojokerto Teguh Gunarko, kemarin.

Sehingga, kata Teguh, dalam waktu dekat jika pengisian perabotan rumah negara golongan I itu rampung, peresmian segera digelar. Termasuk penempatan rumah dinas juga bisa dilakukan oleh Waki Bupati Muhammad Albarraa. ’’Jadi, tinggal menunggu waktu saja. Sekarang sudah persiapan,’’ tuturnya.

Sesuai Detail Engineering Design (DED), proyek rumdin ini membutuhkan anggaran sekitar Rp 20 miliar dan dilakukan beberapa tahap. Hanya saja, karena pandemi Covid-19, alokasi anggaran dipakai untuk kepentingan penanggulangan.

Baca Juga :  Siswa Masih Buta tentang Pendidikan Sejarah

Dalam pembangunan tahap dua, Pemda baru bisa merealisasi di 2021 senilai Rp 3.722.522.898. Angka itu turun jauh dari nilai pagu Rp 4.630.000.000. Tahap dua ini berjalan setelah dua tahun sejak bangunan utama berdiri pada 2019. Dengan menyerap APBD Rp 6,6 miliar dari pagu Rp 7,8 miliar. Sementara, pembangunan tahap III yang fokus pada fasilitas olahraga, tahun ini belum bisa dianggarkan akibat keterbatasan anggaran.

Kendati begitu, dengan rampungnya pembangunan tahap dua, rumah dinas wabup ini sudah bisa digunakan. Selain sudah ada bangunan utama, di tahap dua lalu, komplek rumdin juga sudah dilengkapi fasilitas umum. Meliputi, pendapa, musala, saluran dan pavingisasi. Termasuk, pagar keliling gapura sebagai pengaman berikut pos jaga. ’’Iya setiap hari sudah ada yang jaga, dua personel dari satpol PP,’’ ungkap salah seorang penjaga di pos penjagaan rumdin. (ori/ron)

Baca Juga :  Ning Ita Gencarkan Pelatihan dan Pendampingan untuk UMKM

Artikel Terkait

Most Read

Enam Peserta Terbaik Diumumkan

Jalani Multiperan dengan Tetap Keibuan

Tak Kunjung Ada Solusi

Artikel Terbaru


/