alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Kontrak Mundur, Optimistis Rampung Tepat Waktu

DPUPR Kota Terkait Pengerjaan Proyek Jalan Empunala

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Memasuki pertengahan Maret, proyek peningkatan Jalan Empunala Kota Mojokerto belum berkontrak. Padahal, megaproyek senilai Rp 101 miliar itu sebelumnya diestimasi membutuhkan waktu pekerjaan sepuluh bulan. Namun, pemkot tetap optimistis bisa rampung tepat waktu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kota Mojokerto Mashudi menjelaskan, lelang proyek konstruksi peningkatan Jalan Empunala telah ditetapkan pemenang sejak Februari. Namun, kontrak yang rencananya bisa digulirkan awal Maret, belum bisa terealisasi.

Mashudi menyebut, proses ikat kontrak ditarget segera dilaksanakan pekan ini. Pihaknya menyebut, telah menyodorkan dokumen kontrak dengan PT PP Presisi selaku pemenang tender proyek Jalan Empunala. ”Saat ini sudah proses menuju kontrak,” tandasnya, kemarin (14/3).

Hanya saja, rancangan perjanjian kerja sama proyek infrastruktur tersebut masih dipelajari rekanan asal DKI Jakarta. Di samping itu, draft kontrak proyek Jalan Empunala juga tengah proses review di Inspektorat serta diajukan ke aparat penegak hukum (APH). ”Karena kita juga minta penampingan ke kejaksaan untuk legalitas dokumen kontraknya,” tandas dia.

Baca Juga :  Rekrutmen CPNS 2019, Didominasi Tenaga Teknis

Diperkirakan, proses ikat kontrak akan dilakukan di pekan ketiga bulan ini. Dalam kontrak proyek yang bersumber dari dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) itu juga bakal disepakati terkait percepatan pekerjaan.
Mengingat, sisa waktu tahun anggaran 2022 kurang dari sepuluh bulan. Meski mundur dari perkiraan awal, mantan Kasatpol PP Kota Mojokerto itu mengaku masih optimistis proyek fisik yang menyentuh pelebaran jalan, saluran air, dan trotoar itu bisa tuntas sebelum pergantian tahun ini. ”Nanti ada penghitungan lagi. Mana-mana pekerjaan yang bisa dipercepat akan dilakukan percepatan lagi,” ulasnya.

Dijelaskannya, percepatan jadwal pekerjaan proyek bakal dilakukan dengan metode dan teknis pelaksanaan. Baik dari sisi penambahan kuantitas tenaga kerja maupun jumlah peralatan yang akan diterjunkan. ”Estimasi awal sepuluh bulan itu kan estimasi aman, tapi dengan metode dan teknik tertentu itu bisa lebih cepat. Nanti akan dituangkan di situ (kontrak proyek),” imbuhnya.

Baca Juga :  DPRD Tak Paham UU Cipta Kerja

Sebagaimana diketahui, tahun ini Pemkot Mojokerto bakal merombak sepanjang Jalan Empunala. Saluran air sepanjang kurang lebih 2 kilometer di sisi selatan jalan akan ditutup permanen dengan precast. Sedangkan di atasnya akan diaspal untuk memperlebar jalan yang terhubung langsung dengan jalur By Pass.

Tak hanya itu, sentuhan pekerjaan juga dilakukan untuk pembangunan trotoar di sisi selatan jalan dan utara jalan untuk tahap finishing. ”Insyaallah tidak sampai lewat tahun sudah tuntas. Karena dalam hitungan teknis, waktu pekerjaan masih cukup,” pungkasnya. (ram/ron)

DPUPR Kota Terkait Pengerjaan Proyek Jalan Empunala

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Memasuki pertengahan Maret, proyek peningkatan Jalan Empunala Kota Mojokerto belum berkontrak. Padahal, megaproyek senilai Rp 101 miliar itu sebelumnya diestimasi membutuhkan waktu pekerjaan sepuluh bulan. Namun, pemkot tetap optimistis bisa rampung tepat waktu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kota Mojokerto Mashudi menjelaskan, lelang proyek konstruksi peningkatan Jalan Empunala telah ditetapkan pemenang sejak Februari. Namun, kontrak yang rencananya bisa digulirkan awal Maret, belum bisa terealisasi.

Mashudi menyebut, proses ikat kontrak ditarget segera dilaksanakan pekan ini. Pihaknya menyebut, telah menyodorkan dokumen kontrak dengan PT PP Presisi selaku pemenang tender proyek Jalan Empunala. ”Saat ini sudah proses menuju kontrak,” tandasnya, kemarin (14/3).

Hanya saja, rancangan perjanjian kerja sama proyek infrastruktur tersebut masih dipelajari rekanan asal DKI Jakarta. Di samping itu, draft kontrak proyek Jalan Empunala juga tengah proses review di Inspektorat serta diajukan ke aparat penegak hukum (APH). ”Karena kita juga minta penampingan ke kejaksaan untuk legalitas dokumen kontraknya,” tandas dia.

Baca Juga :  Seribu Ortu Belum Beri Izinkan Anaknya Pembelajaran Tatap Muka

Diperkirakan, proses ikat kontrak akan dilakukan di pekan ketiga bulan ini. Dalam kontrak proyek yang bersumber dari dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) itu juga bakal disepakati terkait percepatan pekerjaan.
Mengingat, sisa waktu tahun anggaran 2022 kurang dari sepuluh bulan. Meski mundur dari perkiraan awal, mantan Kasatpol PP Kota Mojokerto itu mengaku masih optimistis proyek fisik yang menyentuh pelebaran jalan, saluran air, dan trotoar itu bisa tuntas sebelum pergantian tahun ini. ”Nanti ada penghitungan lagi. Mana-mana pekerjaan yang bisa dipercepat akan dilakukan percepatan lagi,” ulasnya.

- Advertisement -

Dijelaskannya, percepatan jadwal pekerjaan proyek bakal dilakukan dengan metode dan teknis pelaksanaan. Baik dari sisi penambahan kuantitas tenaga kerja maupun jumlah peralatan yang akan diterjunkan. ”Estimasi awal sepuluh bulan itu kan estimasi aman, tapi dengan metode dan teknik tertentu itu bisa lebih cepat. Nanti akan dituangkan di situ (kontrak proyek),” imbuhnya.

Baca Juga :  Beberapa Lembaga Lakukan Penilaian

Sebagaimana diketahui, tahun ini Pemkot Mojokerto bakal merombak sepanjang Jalan Empunala. Saluran air sepanjang kurang lebih 2 kilometer di sisi selatan jalan akan ditutup permanen dengan precast. Sedangkan di atasnya akan diaspal untuk memperlebar jalan yang terhubung langsung dengan jalur By Pass.

Tak hanya itu, sentuhan pekerjaan juga dilakukan untuk pembangunan trotoar di sisi selatan jalan dan utara jalan untuk tahap finishing. ”Insyaallah tidak sampai lewat tahun sudah tuntas. Karena dalam hitungan teknis, waktu pekerjaan masih cukup,” pungkasnya. (ram/ron)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/