alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Sunday, May 22, 2022

Anggaran Rehab Masjid Agung Kurang, Berharap Bantuan Pemprov Jatim

MOJOKERTO – Rehabilitasi berat Masjid Agung Al Fattah Kota Mojokerto menelan anggaran Rp 22 miliar lebih. Kendati demikian, perkembangannya masih menyentuh 50 persen.

Sekretaris Panitia Rehabilitasi Masjid Agung Al Fattah, Choirul Anwar mengatakan, awal tahun 2018 rehabilitasi telah menyentuh persen. Targetnya, pembangunan bisa rampung pada tahun 2019 mendatang.

“Sejak dimulai 2015 lalu, rehabilitasi telah menelan anggaran Rp 22 miliar lebih,” katanya ditemui di lokasi pembangunan, Selasa (16/1). Anwar menjelaskan, tahun ini, panitia mengajukan permohonan dana pembangunan kepada Pemprov Jatim.

Namun, sampai kini, belum ada keputusan pemberian anggaran tersebut. “Kami berharap ada bantuan hibah dari Pemprov Jatim. Selain itu, bantuan dana yang dihimpun dari masyarakat,” jelas Anwar.

Baca Juga :  Ini Tarif Restribusi Resmi Yang Harus Dibayar Pengendara

Ketua Takmir Masjid Agung Al Fattah KH Soleh Hasan menambahkan, anggaran pembangunan terbilang masih kurang. Selain berharap bantuan dari pemerintah, pihaknya juga menerima bantuan dari masyarakat, perusahaan, dan lainnya.

“Untuk tahun 2019, kami berharap bantuan dana hibah dari pemkot kembali bisa turun,” tandas pria juga menjabat Kabag Humas dan Protokol Setkot Mojokerto.

MOJOKERTO – Rehabilitasi berat Masjid Agung Al Fattah Kota Mojokerto menelan anggaran Rp 22 miliar lebih. Kendati demikian, perkembangannya masih menyentuh 50 persen.

Sekretaris Panitia Rehabilitasi Masjid Agung Al Fattah, Choirul Anwar mengatakan, awal tahun 2018 rehabilitasi telah menyentuh persen. Targetnya, pembangunan bisa rampung pada tahun 2019 mendatang.

“Sejak dimulai 2015 lalu, rehabilitasi telah menelan anggaran Rp 22 miliar lebih,” katanya ditemui di lokasi pembangunan, Selasa (16/1). Anwar menjelaskan, tahun ini, panitia mengajukan permohonan dana pembangunan kepada Pemprov Jatim.

Namun, sampai kini, belum ada keputusan pemberian anggaran tersebut. “Kami berharap ada bantuan hibah dari Pemprov Jatim. Selain itu, bantuan dana yang dihimpun dari masyarakat,” jelas Anwar.

Baca Juga :  Ajak Pasien Bermain Layang-Layang dan Jaranan

Ketua Takmir Masjid Agung Al Fattah KH Soleh Hasan menambahkan, anggaran pembangunan terbilang masih kurang. Selain berharap bantuan dari pemerintah, pihaknya juga menerima bantuan dari masyarakat, perusahaan, dan lainnya.

“Untuk tahun 2019, kami berharap bantuan dana hibah dari pemkot kembali bisa turun,” tandas pria juga menjabat Kabag Humas dan Protokol Setkot Mojokerto.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/