alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 18, 2022

Hari Ini Terakhir Program Pemutihan Pajak Kendaraan

MOJOKERTO – Program pemutihan atau pembebasan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama (BBN) yang tinggal dua hari membuat antrean panjang di kantor bersama Samsat Mojokerto, Jumat (14/12).

Puluhan warga sebagai pemohon rela berdesak-desakan mendaftarkan kendaraan. Salah satunya Mas’ud Yunus, pemohon asal Kecamatan Jatirejo.

Untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang sudah satu tahun ini mati, dia rela antre panjang. Bahkan, sekitar dua jam, dia baru selesai melakukan pembayaran. ’’Tadi (kemarin, Red) sekalian balik nama. Hitung-hitung juga gratis,’’ tuturnya.

Antrean panjang ini berlangsung sejak pagi hingga siang. Menurut Mas’ud, antrean sudah terjadi dari sejak tahap penggesekan nomor rangka dan mesin kendaraan.

Di lokasi itu, dia hampir lebih dari 30 menit. Sebab, selain dirinya, puluhan pemohon juga banyak yang mengurus jelang pemutihan berakhir hari ini. Tak hanya itu, antrean panjang kembali terjadi saat pembayaran di dalam ruang utama pelayanan.

Baca Juga :  Seruduk Truk, Kernet Sugeng Rahayu Tewas

Selain banyak pemohon, di lain sisi, petugas juga harus mencetak satu-persatu STNK baru milik para pengendara. ’’Tapi, Alhamdulillah, akhirnya selesai juga,’’ ungkapnya.

Siwanto, pemohon lain menambahkan, jelang berakhirnya layanan pemutihan denda pajak kendaran dan biaya balik nama gratis yang berlaku hingga 15 Desember 2018 (hari ini), dia pun tak ketinggalan ikut mengantre.

’’Tapi tidak apa-apa karena saya memang bisanya hari ini (kemarin, Red),’’ ungkapnya.  Memang, sejak pagi antrean sudah mengular. Itu setelah para wajib pajak memburu pemutihan yang hanya kurang dua hari. ’’Iya ini tadi (kemarin, Red) sekaligus balik nama mumpung gratis,’’ tandasnya.

Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Bobby M. Zulfikar menjelaskan, antrean panjang sebanarnya tidak hanya terjadi pada dua hari ini, saja melainkan sudah sepekan lebih jelang berakhirnya layanan pemutihan denda pajak kendaran dan BBN kendaraan gratis oleh Provinsi Jatim.

Baca Juga :  Diskominfo Tingkatkan Daya Saing Digital

Kondisi itu berbanding lurus dengan peningkatan pemohon penunggak pajak ranmor masih tinggi yang memanfaatkan momen ini. ’’Setiap harinya ada 20-50 persen peningkatan. Terutama, dua hari jelang berakhirnya pemutihan,’’ katanya.

Dia menjelaskan, trennya pun tak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya saat ada program dari Pemprov Jatim. Selain mutasi masuk dan keluar juga banyak masyarakat yang memanfaatkan untuk balik nama. ’’Tapi, yang nunggak pajak satu atau dua tahun juga banyak,’’ pungkasnya. 

 

 

 

MOJOKERTO – Program pemutihan atau pembebasan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama (BBN) yang tinggal dua hari membuat antrean panjang di kantor bersama Samsat Mojokerto, Jumat (14/12).

Puluhan warga sebagai pemohon rela berdesak-desakan mendaftarkan kendaraan. Salah satunya Mas’ud Yunus, pemohon asal Kecamatan Jatirejo.

Untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang sudah satu tahun ini mati, dia rela antre panjang. Bahkan, sekitar dua jam, dia baru selesai melakukan pembayaran. ’’Tadi (kemarin, Red) sekalian balik nama. Hitung-hitung juga gratis,’’ tuturnya.

Antrean panjang ini berlangsung sejak pagi hingga siang. Menurut Mas’ud, antrean sudah terjadi dari sejak tahap penggesekan nomor rangka dan mesin kendaraan.

- Advertisement -

Di lokasi itu, dia hampir lebih dari 30 menit. Sebab, selain dirinya, puluhan pemohon juga banyak yang mengurus jelang pemutihan berakhir hari ini. Tak hanya itu, antrean panjang kembali terjadi saat pembayaran di dalam ruang utama pelayanan.

Baca Juga :  Menteri Sosial RI Risma Cek Bansos di Mojokerto

Selain banyak pemohon, di lain sisi, petugas juga harus mencetak satu-persatu STNK baru milik para pengendara. ’’Tapi, Alhamdulillah, akhirnya selesai juga,’’ ungkapnya.

Siwanto, pemohon lain menambahkan, jelang berakhirnya layanan pemutihan denda pajak kendaran dan biaya balik nama gratis yang berlaku hingga 15 Desember 2018 (hari ini), dia pun tak ketinggalan ikut mengantre.

’’Tapi tidak apa-apa karena saya memang bisanya hari ini (kemarin, Red),’’ ungkapnya.  Memang, sejak pagi antrean sudah mengular. Itu setelah para wajib pajak memburu pemutihan yang hanya kurang dua hari. ’’Iya ini tadi (kemarin, Red) sekaligus balik nama mumpung gratis,’’ tandasnya.

Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Bobby M. Zulfikar menjelaskan, antrean panjang sebanarnya tidak hanya terjadi pada dua hari ini, saja melainkan sudah sepekan lebih jelang berakhirnya layanan pemutihan denda pajak kendaran dan BBN kendaraan gratis oleh Provinsi Jatim.

Baca Juga :  Tanpa Pasien, Isoter Tak Dibubarkan

Kondisi itu berbanding lurus dengan peningkatan pemohon penunggak pajak ranmor masih tinggi yang memanfaatkan momen ini. ’’Setiap harinya ada 20-50 persen peningkatan. Terutama, dua hari jelang berakhirnya pemutihan,’’ katanya.

Dia menjelaskan, trennya pun tak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya saat ada program dari Pemprov Jatim. Selain mutasi masuk dan keluar juga banyak masyarakat yang memanfaatkan untuk balik nama. ’’Tapi, yang nunggak pajak satu atau dua tahun juga banyak,’’ pungkasnya. 

 

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/