alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Monday, May 23, 2022

Bantuan UMKM Ditutup Lalu Dibuka Lagi

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Meski telah dinyatakan ditutup sebelumnya, pendaftaran bantuan modal bagi usaha mikro di Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskopnaker) Kota Mojokerto rupanya dibuka lagi. Hanya, pembukaan pendaftaran tersebut berlangsung selama dua hari.

Perpanjangan pembukaan pendaftaran bantuan modal bagi usaha mikro itu terhitung mulai Senin (14/9) hingga Selasa (15/9). Oleh sebab itu, para pelaku usaha mikro yang belum berkesempatan mendaftarkan usahanya dalam mendapat bantuan, bisa mengajukan hingga hari ini.

Kebijakan buka tutup pendaftaran itu memang membingungkan masyarakat. Menyusul, sebelumnya banyak pelaku usaha yang belum terakses pendaftraran program bantuan tersebut. Di mana pendaftaran sempat ditutup sejak Kamis (10/9).

Persisnya dua hari sebelum batas akhir pengiriman berkas pendaftaran pelaku usaha mikro. Namun, pada Senin (14/9)  pendaftaran bantuan kembali dibuka lagi hingga hari ini. ’’Memang dibuka lagi. Ini karena Pemprov Jatim mengundurkan batas waktu pengiriman berkas,’’ ujar Kabid Bina Koperasi Diskopnaker Kota Mojokerto Aris Indah Ristanti.

Baca Juga :  Banyak Pelaku Usaha Belum Terakses

Ia mengatakan, arahan Diskop Provinsi Jatim, batas akhir pengusulan bantuan pada tanggal 18 September 2020. Namun, pengiriman berkas usulan diharapkan sebelum tanggal tersebut. ’’Akhirnya kami perpanjang pendaftaran dari tanggal 14-15 September mulai pukul 08.00-14.30 WIB,’’ kata dia.

Sebenarnya, diskopnaker telah mengirimkan usulan pelaku usaha mikro per 12 September lalu. Hingga batas waktu itu, sudah terkumpul sebanyak 8.201 berkas pelaku usaha. Diperkirakan, dengan adanya perpanjangan pendaftaran lagi, usulan dari Kota Mojokerto bakalan lebih banyak lagi.

Plt Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto Susantoso menambahkan, pihaknya tidak lagi membuka pendaftaran bantuan modal bagi usaha mikro. Total, pihaknya sudah mengajukan sebanyak 31.712 pelaku usaha mikro. ’’Sampai sekarang belum ada instruksi untuk membuka pendaftaran lagi,’’ ujar dia.

Baca Juga :  Gelar Gebyar Kreasi dan Inovasi, Menuju Adiwiyata Nasional

Sedianya hari terakhir pendaftaran pada (10/9). Sekarang ini, pihaknya masih merampungkan proses entri data. Meski begitu, pihaknya bakal mengonsultasikan jumlah pendaftar yang masuk ke pemerintah pusat. Diketahui, bantuan modal bertajuk Bantuan Presiden Produktif dikhususkan bagi para pelaku usaha mikro.

Program itu digulirkan sejak awal Agustus silam. Kuota bantuan bagi Mojokerto baik kabupaten dan kota hampir mencapai 70 ribu usaha mikro. Pelaku usaha mikro yang terdampak pandemi yang mendaftar berkesempatan dapat bantuan modal senilai Rp 2,4 juta per orang. 

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Meski telah dinyatakan ditutup sebelumnya, pendaftaran bantuan modal bagi usaha mikro di Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Diskopnaker) Kota Mojokerto rupanya dibuka lagi. Hanya, pembukaan pendaftaran tersebut berlangsung selama dua hari.

Perpanjangan pembukaan pendaftaran bantuan modal bagi usaha mikro itu terhitung mulai Senin (14/9) hingga Selasa (15/9). Oleh sebab itu, para pelaku usaha mikro yang belum berkesempatan mendaftarkan usahanya dalam mendapat bantuan, bisa mengajukan hingga hari ini.

Kebijakan buka tutup pendaftaran itu memang membingungkan masyarakat. Menyusul, sebelumnya banyak pelaku usaha yang belum terakses pendaftraran program bantuan tersebut. Di mana pendaftaran sempat ditutup sejak Kamis (10/9).

Persisnya dua hari sebelum batas akhir pengiriman berkas pendaftaran pelaku usaha mikro. Namun, pada Senin (14/9)  pendaftaran bantuan kembali dibuka lagi hingga hari ini. ’’Memang dibuka lagi. Ini karena Pemprov Jatim mengundurkan batas waktu pengiriman berkas,’’ ujar Kabid Bina Koperasi Diskopnaker Kota Mojokerto Aris Indah Ristanti.

Baca Juga :  Tampil Simpel dan Modis

Ia mengatakan, arahan Diskop Provinsi Jatim, batas akhir pengusulan bantuan pada tanggal 18 September 2020. Namun, pengiriman berkas usulan diharapkan sebelum tanggal tersebut. ’’Akhirnya kami perpanjang pendaftaran dari tanggal 14-15 September mulai pukul 08.00-14.30 WIB,’’ kata dia.

Sebenarnya, diskopnaker telah mengirimkan usulan pelaku usaha mikro per 12 September lalu. Hingga batas waktu itu, sudah terkumpul sebanyak 8.201 berkas pelaku usaha. Diperkirakan, dengan adanya perpanjangan pendaftaran lagi, usulan dari Kota Mojokerto bakalan lebih banyak lagi.

- Advertisement -

Plt Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Mojokerto Susantoso menambahkan, pihaknya tidak lagi membuka pendaftaran bantuan modal bagi usaha mikro. Total, pihaknya sudah mengajukan sebanyak 31.712 pelaku usaha mikro. ’’Sampai sekarang belum ada instruksi untuk membuka pendaftaran lagi,’’ ujar dia.

Baca Juga :  Disapu Angin, Rumah Warga Ambruk, Dapur dan Kamar Hancur

Sedianya hari terakhir pendaftaran pada (10/9). Sekarang ini, pihaknya masih merampungkan proses entri data. Meski begitu, pihaknya bakal mengonsultasikan jumlah pendaftar yang masuk ke pemerintah pusat. Diketahui, bantuan modal bertajuk Bantuan Presiden Produktif dikhususkan bagi para pelaku usaha mikro.

Program itu digulirkan sejak awal Agustus silam. Kuota bantuan bagi Mojokerto baik kabupaten dan kota hampir mencapai 70 ribu usaha mikro. Pelaku usaha mikro yang terdampak pandemi yang mendaftar berkesempatan dapat bantuan modal senilai Rp 2,4 juta per orang. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/