alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 18, 2022

Bendera Raksasa Dikibarkan saat Puncak Kemerdekaan

TRAWAS, Jawa Pos Radar Mojokerto –  Bendera merah putih berukuran raksasa sepanjang 1.000 meter atau 1 Km bakal kembali dikibarkan di Puncak Gunung Penanggungan saat peringatan HUT Ke-75 Kemerdekaan RI, Senin (17/8) lusa. Namun, karena saat masih dalam masa pandemic, sistem buka tutup akan berlaku untuk menghindari kerumunan massa.

Ketua Umum Team Stress Adventure Indonesia Anam Budi Prasetyo mengatakan, pengibaran sang saka merah putih yang cukup panjang itu akan digelar tepat pada hari kemerdekaan, Senin (17/8) pukul 07.00. ”Karena saat ini masih pandemi, kami akan tetap gunakan protokol kesehatan. Seperti jaga jarak dan memakai masker,” katanya, kemarin. Sementara untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan massa, pihaknya akan menerapkan sistem buka tutup jalur pendakian untuk menghindari membeludaknya pendaki.

Baca Juga :  Mengukir Prestasi di Tengah Pandemi

Sebab, gunung dengan sebutan Pawitra ini biasa menjadi jujukan pendaki dan pencinta alam yang datang dari berbagai daerah, khususnya Jawa Timur (Jatim).  Belum lagi, saat puncak peringatan kemerdekaan nanti, Gunung Penanggungan biasa dipadati oleh ribuan pendaki. ”Ada pembatasan pengunjung juga,” imbuhnya.

Menurut Anam, gunung dengan ketinggian 1.653 mdpl itu kapasitasnya mencapai 2.200 pendaki. Akan tetapi, pihaknya akan menutup jalur pendakian agar tidak terjadi kerumunan massa. ”Kalau terjadi penumpukan, terutama di tempat registrasi yang paling rawan terjadi kerumunan. Karena para pendaki susah diatur untuk memperhatikan protokol kesehatan. Sehingga tetap kami akan berlakukan buka tutup,” jelasnya. Rencananya, lanjut Anam, sebelum dilakukan pengibaran bendera, kirab bendera akan tetap digelar. Yakni, diarak mulai dari Puncak Bayangan hingga Puncak Pawitra.

Baca Juga :  Ning Ita Serahkan Lencana dan Piagam Penghargaan

Dalam  prosesi upacara nantinya pihaknya pun akan meminta kepada para pendaki tetap mematuhi protokol kesehatan. ”Untuk seremonial kita kirab bendera dari Puncak Bayangan hingga ke puncak, sebelum nanti kita kibarkan mengelilingi puncak,” paparnya. Diketahui  upacara bendera untuk memperingati HUT kemerdekaan tahun ini merupakan yang keenam kalinya digelar Team Stress Adventure Indonesia, bersama komunitas pecinta alaim lainnya. ”Tujuannya, tidak lain untuk menanamkan jiwa nasionalisme kepada para pendaki,” tandas Anam. (hin)

TRAWAS, Jawa Pos Radar Mojokerto –  Bendera merah putih berukuran raksasa sepanjang 1.000 meter atau 1 Km bakal kembali dikibarkan di Puncak Gunung Penanggungan saat peringatan HUT Ke-75 Kemerdekaan RI, Senin (17/8) lusa. Namun, karena saat masih dalam masa pandemic, sistem buka tutup akan berlaku untuk menghindari kerumunan massa.

Ketua Umum Team Stress Adventure Indonesia Anam Budi Prasetyo mengatakan, pengibaran sang saka merah putih yang cukup panjang itu akan digelar tepat pada hari kemerdekaan, Senin (17/8) pukul 07.00. ”Karena saat ini masih pandemi, kami akan tetap gunakan protokol kesehatan. Seperti jaga jarak dan memakai masker,” katanya, kemarin. Sementara untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan massa, pihaknya akan menerapkan sistem buka tutup jalur pendakian untuk menghindari membeludaknya pendaki.

Baca Juga :  Bentar Swalayan Gulung Tikar

Sebab, gunung dengan sebutan Pawitra ini biasa menjadi jujukan pendaki dan pencinta alam yang datang dari berbagai daerah, khususnya Jawa Timur (Jatim).  Belum lagi, saat puncak peringatan kemerdekaan nanti, Gunung Penanggungan biasa dipadati oleh ribuan pendaki. ”Ada pembatasan pengunjung juga,” imbuhnya.

Menurut Anam, gunung dengan ketinggian 1.653 mdpl itu kapasitasnya mencapai 2.200 pendaki. Akan tetapi, pihaknya akan menutup jalur pendakian agar tidak terjadi kerumunan massa. ”Kalau terjadi penumpukan, terutama di tempat registrasi yang paling rawan terjadi kerumunan. Karena para pendaki susah diatur untuk memperhatikan protokol kesehatan. Sehingga tetap kami akan berlakukan buka tutup,” jelasnya. Rencananya, lanjut Anam, sebelum dilakukan pengibaran bendera, kirab bendera akan tetap digelar. Yakni, diarak mulai dari Puncak Bayangan hingga Puncak Pawitra.

Baca Juga :  Mengukir Prestasi di Tengah Pandemi

Dalam  prosesi upacara nantinya pihaknya pun akan meminta kepada para pendaki tetap mematuhi protokol kesehatan. ”Untuk seremonial kita kirab bendera dari Puncak Bayangan hingga ke puncak, sebelum nanti kita kibarkan mengelilingi puncak,” paparnya. Diketahui  upacara bendera untuk memperingati HUT kemerdekaan tahun ini merupakan yang keenam kalinya digelar Team Stress Adventure Indonesia, bersama komunitas pecinta alaim lainnya. ”Tujuannya, tidak lain untuk menanamkan jiwa nasionalisme kepada para pendaki,” tandas Anam. (hin)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/