alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Thursday, May 19, 2022

Rusa Perhutani Kabur, Warga Padusan Geger

PACET, Jawa Pos Radar Mojokerto – Warga Dusun/Desa Padusan, Kecamatan Pacet, dihebohkan berkeliarannya seekor rusa jantan di kawasan pemukiman, Kamis (13/1) petang. Rusa timor itu dievakuasi petugas gabungan setelah tiga jam terperangkap di saluran gorong-gorong.

Mustofa, warga setempat menceritakan, hewan dilindungi itu awalnya masuk ke pemukiman warga Padusan sekitar pukul 16.00, Kamis (13/1) lalu. Hewan berkaki empat itu sempat masuk ke halaman sejumlah vila dan membuat warga setempat was-was. ’’Sempat masuk ke halaman vila saya, lompat dari pagar. Dengar-dengar malah sempat nyemplung ke kolam renangnya vila lain,’’ ujar pemilik Vila Cemara 7 itu.

Dilanjutkan dia, untungnya rusa jantan itu tak sampai masuk ke rumah maupun vila warga. Hewan herbivora itu cenderung menjauhi manusia. Sehingga teror hewan liar itu tidak menimbulkan kerusakan hingga korban jiwa. ’’Dari pukul 16.00 itu dikejar warga, tapi terus lari sampai masuk gorong-gorong di bawah warung punya Bu Juwariah itu. Karena lama ndak keluar dan warga kesulitan menangkap, akhirnya lapor petugas,’’ imbuhnya.

Baca Juga :  Pengendalian Banjir Digerojok Rp 39 Miliar

Komandan Regu Damkar Mojosari Panggih mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya rusa milik Perhutani KPH Pasuruan yang terperangkap di gorong-gorong yang tak jauh dari Balai Desa Padusan itu sekitar empat jam berikutnya. Bersama sejumlah anggota, pihaknya lantas menuju lokasi diduga tersangkutnya tanduk rusa di sela-sela saluran air tersebut. Dibantu sejumlah relawan, petugas lantas berupaya membebaskan rusa nahas itu.

’’Tadinya mau dibius, soalnya sudah kita kasih jaring dan dorong supaya keluar tapi rusanya tetap gak mau keluar. Lalu ada relawan yang masuk ke dalam, buat ikat kaki rusa. Lalu kami robohkan dan ditarik,’’ terangnya.

Panggih menerangkan, hewan dilindungi tersebut rampung dievakuasi sekitar pukul 22.30 Kamis (13/1). Petugas gabungan butuh waktu cukup lama lantaran hewan mamalia itu terus berontak selama evakuasi. Proses evakuasi timbulkan sejumlah luka di badan rusa berwarna dasar kuning kecoklatan itu. Lantaran kondisinya tampak stres akibat upaya pengamanan tersebut.

Baca Juga :  184 Peserta CPNS Gugur

’’Kelihatannya kondisi rusa sedang stres, ada luka juga di badannya. Mungkin karena medan gorong-gorong yang sempit dan banyak batu. Lokasi itu juga yang jadi kendala kami sampai butuh waktu cukup lama untuk evakuasi,’’ tandas pria yang terluka dibagian tangan saat evakuasi rusa jantan itu. (vad/fen)

PACET, Jawa Pos Radar Mojokerto – Warga Dusun/Desa Padusan, Kecamatan Pacet, dihebohkan berkeliarannya seekor rusa jantan di kawasan pemukiman, Kamis (13/1) petang. Rusa timor itu dievakuasi petugas gabungan setelah tiga jam terperangkap di saluran gorong-gorong.

Mustofa, warga setempat menceritakan, hewan dilindungi itu awalnya masuk ke pemukiman warga Padusan sekitar pukul 16.00, Kamis (13/1) lalu. Hewan berkaki empat itu sempat masuk ke halaman sejumlah vila dan membuat warga setempat was-was. ’’Sempat masuk ke halaman vila saya, lompat dari pagar. Dengar-dengar malah sempat nyemplung ke kolam renangnya vila lain,’’ ujar pemilik Vila Cemara 7 itu.

Dilanjutkan dia, untungnya rusa jantan itu tak sampai masuk ke rumah maupun vila warga. Hewan herbivora itu cenderung menjauhi manusia. Sehingga teror hewan liar itu tidak menimbulkan kerusakan hingga korban jiwa. ’’Dari pukul 16.00 itu dikejar warga, tapi terus lari sampai masuk gorong-gorong di bawah warung punya Bu Juwariah itu. Karena lama ndak keluar dan warga kesulitan menangkap, akhirnya lapor petugas,’’ imbuhnya.

Baca Juga :  Nasib Honorer K-2 Tak Jelas, Daftar CPNS pun Tak Mampu

Komandan Regu Damkar Mojosari Panggih mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya rusa milik Perhutani KPH Pasuruan yang terperangkap di gorong-gorong yang tak jauh dari Balai Desa Padusan itu sekitar empat jam berikutnya. Bersama sejumlah anggota, pihaknya lantas menuju lokasi diduga tersangkutnya tanduk rusa di sela-sela saluran air tersebut. Dibantu sejumlah relawan, petugas lantas berupaya membebaskan rusa nahas itu.

’’Tadinya mau dibius, soalnya sudah kita kasih jaring dan dorong supaya keluar tapi rusanya tetap gak mau keluar. Lalu ada relawan yang masuk ke dalam, buat ikat kaki rusa. Lalu kami robohkan dan ditarik,’’ terangnya.

Panggih menerangkan, hewan dilindungi tersebut rampung dievakuasi sekitar pukul 22.30 Kamis (13/1). Petugas gabungan butuh waktu cukup lama lantaran hewan mamalia itu terus berontak selama evakuasi. Proses evakuasi timbulkan sejumlah luka di badan rusa berwarna dasar kuning kecoklatan itu. Lantaran kondisinya tampak stres akibat upaya pengamanan tersebut.

Baca Juga :  184 Peserta CPNS Gugur
- Advertisement -

’’Kelihatannya kondisi rusa sedang stres, ada luka juga di badannya. Mungkin karena medan gorong-gorong yang sempit dan banyak batu. Lokasi itu juga yang jadi kendala kami sampai butuh waktu cukup lama untuk evakuasi,’’ tandas pria yang terluka dibagian tangan saat evakuasi rusa jantan itu. (vad/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/