alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Friday, May 20, 2022

Tiga Pengedar Ditangkap, Polisi Dapati 3 Gram Sabu

MOJOKERTO – Peredaran narkoba di wilayah Kota Mojokerto terus diungkap. Kini giliran satnarkoba berhasil menangkap tiga pengedar dalam satu jaringan. Dari tangan tersangka didapati 3,2 gram sabu-sabu, timbangan elektronik, dan plastik klip.

Tiga tersangka itu adalah Haris Perdana Putra, 30, Kelurahan Wates; Efendi, 43, warga Lingkungan Balongrawe, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, dan Yudha Prasetyo, 26, Desa Simokembangsri, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.

’’Ketiganya sudah kami tahan. Namun, masih dalam proses pengembangan penyidik,’’ ungkap Kasubbaghumas Polresta Mojokerto, Ipda Katmanto, kemarin.

Menurutnya, kali pertama Haris ditangkap di Jalan Raya Benteng Pancasila (Benpas), Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari sekitar pukul 09.30 WIB. Setelah dia melakukan transaksi jual beli. Dari penggeledahan itu petugas mendapati barang bukti sabu-sabu.

Baca Juga :  Pengendara Wajib Terapkan Starting Grid ala Sirkuit

’’Dia juga mengakui sabu-sabu seberat 0,21 gram dalam kemasan plastik klip itu miliknya,’’ tandasnya. Petugas juga menyita handphone sebagai alat transaksi. Dari penangkapan ini, petugas kemudian mengembangkan ke komplotan lainnya.

Sekitar pukul 11.30 WIB giliran Yudha ditangkap di Jalan Semeru atau depan SMPN 9 Kota Mojokerto. Warga asal Sidoarjo itu ditangkap setelah berhasil dipancing keluar petugas.

’’Barang bukti satu plastik klip sabu-sabu 0,38 gram turut disita,’’ tandasnya. Petugas terus melakukan pengembangan darimana barang tersebut dipasok. Selang dua jam kemudian, petugas akhirnya menangkap Efendi di rumahnya.

Sejumlah barang bukti ikut diamankan. Di antaranya sabu-sabu dengan masing-masing seberat 1,03 gram,  1,04 gram, dan 0,54 gram. Selain itu, satu unit handphone, timbangan digital, buku rekening BCA atas nama tersangka dan ATM.

Baca Juga :  Cheng Beng di Bejijong

’’Kami juga mendapati uang tunai Rp 400 ribu hasil penjualan,’’ ujarnya. Katmanto menambahkan, ketiganya diketahui dalam satu jaringan. Selama ini mereka saling bekerja sama. ”Sejauh ini penyidik masih terus mengambangkan kasus ini,” pungkas Katmanto.

 

MOJOKERTO – Peredaran narkoba di wilayah Kota Mojokerto terus diungkap. Kini giliran satnarkoba berhasil menangkap tiga pengedar dalam satu jaringan. Dari tangan tersangka didapati 3,2 gram sabu-sabu, timbangan elektronik, dan plastik klip.

Tiga tersangka itu adalah Haris Perdana Putra, 30, Kelurahan Wates; Efendi, 43, warga Lingkungan Balongrawe, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, dan Yudha Prasetyo, 26, Desa Simokembangsri, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.

’’Ketiganya sudah kami tahan. Namun, masih dalam proses pengembangan penyidik,’’ ungkap Kasubbaghumas Polresta Mojokerto, Ipda Katmanto, kemarin.

Menurutnya, kali pertama Haris ditangkap di Jalan Raya Benteng Pancasila (Benpas), Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari sekitar pukul 09.30 WIB. Setelah dia melakukan transaksi jual beli. Dari penggeledahan itu petugas mendapati barang bukti sabu-sabu.

Baca Juga :  Sumber Air Berkurang, Tanam Pohon di Kaki Gunung Welirang
- Advertisement -

’’Dia juga mengakui sabu-sabu seberat 0,21 gram dalam kemasan plastik klip itu miliknya,’’ tandasnya. Petugas juga menyita handphone sebagai alat transaksi. Dari penangkapan ini, petugas kemudian mengembangkan ke komplotan lainnya.

Sekitar pukul 11.30 WIB giliran Yudha ditangkap di Jalan Semeru atau depan SMPN 9 Kota Mojokerto. Warga asal Sidoarjo itu ditangkap setelah berhasil dipancing keluar petugas.

’’Barang bukti satu plastik klip sabu-sabu 0,38 gram turut disita,’’ tandasnya. Petugas terus melakukan pengembangan darimana barang tersebut dipasok. Selang dua jam kemudian, petugas akhirnya menangkap Efendi di rumahnya.

Sejumlah barang bukti ikut diamankan. Di antaranya sabu-sabu dengan masing-masing seberat 1,03 gram,  1,04 gram, dan 0,54 gram. Selain itu, satu unit handphone, timbangan digital, buku rekening BCA atas nama tersangka dan ATM.

Baca Juga :  Pohon Jati Tumbang Timpa Warung

’’Kami juga mendapati uang tunai Rp 400 ribu hasil penjualan,’’ ujarnya. Katmanto menambahkan, ketiganya diketahui dalam satu jaringan. Selama ini mereka saling bekerja sama. ”Sejauh ini penyidik masih terus mengambangkan kasus ini,” pungkas Katmanto.

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/