Sabtu, 23 Oct 2021
Radar Mojokerto
Home / Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Stan Expo Kota Mojokerto Banyak Dikunjungi Kepala Daerah

Usung Konsep Smart City Berbudaya

14 Oktober 2021, 11: 00: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Stan Expo Kota Mojokerto Banyak Dikunjungi Kepala Daerah

MENARIK PERHATIAN: Wali Kota Ika Puspitasari memberikan cenderamata kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang mengunjungi stan expo Kota Mojokerto pada event ISCFE 2021 APEKSI di Ballroom Rich Hotel Jogjakarta, kemarin. (Pemkot for jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

JOGJAKARTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Konsep Smart City Berbudaya yang diusung Pemerintah Kota Mojokerto pada event Indo Smart City Forum dan Expo (ISCFE) 2021 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSi) di Ballroom Rich Hotel Jogjakarta menarik perhatian sejumlah kepala daerah.

Tercatat, ada enam wali kota yang mampir melihat stan pameran UMKM milik Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto, Rabu siang (13/10). Di antaranya Wali Kota Cilegon, Wali Kota Kediri, Wali Kota Bogor, Wali Kota Sibolga, Wali Kota Prabumulih, dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Ditanya terkait konsep stan pameran Kota Mojokerto yang mengusung Spirit of Mojopahit, Ning Ita mengatakan, sejak menjabat tiga tahun lalu, ia selalu membawa roh Majapahit didalam setiap sektor, termasuk dalam event Apeksi tahun ini.

Baca juga: Dibekali Ilmu Entrepreneur

’’Meskipun event Apeksi tahun ini mengusung konsep smart city, tetapi ciri khas Majapahit harus tetap kita tampilkan. Karena ini adalah warisan seni budaya yang sangat luar biasa. Harapan kita dengan memadukan konsep smart city dan Budaya Majapahit ini, kita bisa menjadi juara lomba stan terbaik tahun ini,’’ pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Apeksi Bima Arya Sugiarto memberi apresiasi lebih kepada konsep stan pameran yang diusung Pemkot Mojokerto tahun ini. Karena bentuknya unik dan sangat khas dengan panji-panji kebesaran Kerajaan Majapahit.

’’Saat ini saya sedang mengamati bagaimana kita sekarang bisa menggali peninggalan masa lalu sehingga ini potensinya  luar biasa untuk berkembang menjadi tidak hanya destinasi wisata tetapi juga pusat pembelajaran sejarah masa lalu. Lantaran Majapahit adalah kerajaan besar  ini adalah dan kita harus belajar banyak,’’ ungkapnya.

Wali Kota Bogor ini mengatakan, ke depan akan ada rencana Apeksi di Kota Mojokerto. ’’Nanti Apeksi sama-sama akan ke sana menggali budaya masa lalu dan mendukung apa yang sedang dikerjakan Ibu Wali Kota Mojokerto,’’ tukasnya.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto Ani Wijaya mengatakan, Konsep Smart City Berbudaya ini di implementasikan dalam wujud stan pameran Kota Mojokerto.

’’Ornamen kerajaan Majapahit sengaja kita tonjolkan dalam stan kita mewakili unsur budayanya. Sedangkan unsur smart city, kita terapkan dalam bentuk transaksi cashless menggunakan QRISS, Diplay Katalog Produk UMKM Gesture dan belanja seluruh produk UMKM secara online melalui Web Griya UMKM,’’ terangnya. (nop/adv)

(mj/BAS/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia