Rabu, 27 Oct 2021
Radar Mojokerto
Home / Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Selamatkan Anak di Kamar, Petugas PMK Jebol Tembok

14 Oktober 2021, 14: 00: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Selamatkan Anak di Kamar, Petugas PMK Jebol Tembok

DRAMATIS: Kebakaran rumah warga di Payungrejo Kecamatan Kutorejo memantik perhatian warga kampung setempat. (Martda Vadetya/jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

KUTOREJO, Jawa Pos Radar Mojokerto - Proses pemadaman api sempat diwarnai aksi dramatis. Saat kejadian, Adzim, 15, anak pemilik rumah, terjebak di dalam kamar lantaran tengah terlelap usai menjaga warkop. 

Terjaga tengah dikepung api, Adzim lantas berteriak minta pertolongan. Petugas harus menjebol dinding bagian selatan rumah itu guna menyelamatkan nyawa Adzim. 

"Korban bangun karena terjebak api dan teriak minta tolong. Karena titik api tak jauh dari kamar korban, kami putuskan untuk menjebol dinding sampingnya itu," ungkap Komandan Regu Pos Pemadam Kebakaran (PMK) Mojosari BPBD Kabupaten Mojokerto Akhmad Yani, selepas kejadian. 

Baca juga: Bupati Ikfina Beri Bantuan Peternak Jangkrik

Beruntung, nyawa korban berhasil diselamatkan usai keluar dari jebakan api melalui dinding yang dijebol petugas. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian material yang dialami korban tengah dalam perhitungan petugas.

Akhmad Yani menuturkan, kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik yang menimbulkan titik api di bagian selatan rumah. "Dugaan sementara, kebakaran ini terjadi akibat korsleting listrik," tukasnya. 

Diketahui sebelumnya, kebakaran terjadi di sebuah rumah di Dusun Rejoso, Desa Payungrejo, Kecamatan Kutorejo, kemarin pagi. Diduga, kobaran api melalap hampir seluruh bagian rumah akibat korsleting listrik.

Kejadian yang menimpa Ason Rosadi ini diketahui terjadi sekitar pukul 07.15 kemarin. Warga sekitar melihat asap membumbung tinggi di sisi selatan rumah sekaligus warung kopi (warkop) itu.

Sembari menunggu petugas damkar tiba di lokasi, sejumlah warga berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Warga bergotong royong mengevakuasi sejumlah perabot dan barang berharga di dalam rumah dua lantai itu.

Selang 15 menit kemudian, petugas tiba di lokasi. Sebanyak dua unit damkar diterjunkan guna menjinakkan api. "Saat kami tiba di lokasi, perabot seperti kulkas dan TV itu sudah dikeluarkan sama warga," ujar. Dikatakannya, butuh waktu sekitar 45 menit untuk menjinakkan si jago merah.

Api berhasil padam usai menghanguskan hampir seluruh bagian rumah. Setidaknya, area seluas 12x35 meter persegi dilalap si jago merah. Sejumlah bahan bangunan yang mudah terbakar membuat bangunan utama rumah tinggal rangka. "Beruntung tidak sampai merembet ke rumah warga di sekitarnya," pungkasnya. (vad/fen) 

(mj/VAD/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia