Kamis, 20 Jan 2022
Radar Mojokerto
Home / Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Dishub Kota Perluas Jangkauan CCTV

Tambah Kamera Pengawas di Jalur Padat

14 Januari 2022, 12: 00: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Dishub Kota Perluas Jangkauan CCTV

TERMONITOR: Petugas Dishub Kota Mojokerto memantau situasi arus lalu lintas melalaui CC Room ATCS, kemarin. (Yulianto Adi Nugroho/jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – CCTV di ruas jalan Kota Mojokerto bakal ditambah tahun ini. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota berencana memasang empat kamera pengawasan di simpang empat Jalan Letkol Sumardjo-Taman Siswa. Pemasangan ini untuk memaksimalkan pemantauan arus lalu lintas sekaligus mencegah tindak pidana kriminal.

Saat ini terdapat 43 buah CCTV yang tersebar di sembilan titik persimpangan jalan. Seluruh kamera pengintai tersebut dikendalikan melalui CC RoomArea Traffic Control System (ATCS) Dishub Kota Mojokerto. Melalui ruangan tersebut, petugas dapat memantau secara langsung situasi arus lalu lintas selama 24 jam non-stop.

’’Dari pemantauan ini kita juga bisa mengontrol grafik volume kendaran yang melintas,’’ terang Kabid Lalin Dishub Kota Mojokerto Jujuk Nurdiansyah, kemarin. Selain pemantauan, pihaknya juga bisa melakukan rekayasa lalu lintas jika terjadi kemacetan. Semisal penambahan atau pengurangan durasi lampu merah dan hijau traffic light.

Baca juga: Maret, Gelar Lomba Menempel Gambar dan Fashion Show

Pihaknya terus memperluas jangkauan pengawasan melalui penambahan CCTV. Seperti tahun lalu, empat buah CCVT baru dipasang di simpang empat Jalan Brawijaya-Tribuana Tunggadewi. Hal itu untuk mengawasi situasi lalu lintas sekaligus mengantisipasi potensi tindak kejahatan di kawasan tersebut. Semisal pencurian sepeda motor. Keberadaan kamera yang memiliki cakupan luas ini dapat membantu pihak kepolisian dalam melacak jejak pelaku.

Penambahan CCTV juga bakal dilakukan tahun ini. Pihaknya berencana memasang empat CCTV baru di simpang simpang empat Jalan Letkol Sumardjo-Taman Siswa. Kamera pengawas ini nantinya mengawasi kendaraan dari keempat arah di jalur padat tersebut. Termasuk Jalan WR Supratman. ’’CCTV baru itu nanti untuk meningkatkan pengawasan dan pemantauan kita di titik yang selama ini belum tercover,’’ ujarnya.

Penambahan CCTV baru ini diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp 100 juta sampai Rp 180 juta. Rincian kasarnya, biaya itu meliputi pengadaan empat kamera pengawas satu kamera kejis PTZ yang dapat digerakkan. (adi/abi)

(mj/ADI/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia