alexametrics
31.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 24, 2022

Dilantik Jadi Bupati, Pungkasiadi Disambut 15 Purna Praja

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Persiapan pelantikan Pungkasiadi sebagai Bupati Mojokerto definitif pagi ini terus dimatangkan Pemkab Mojokerto. Selain menggelar geladi kotor, pemkab juga menyiapkan seremoni penyambutan Pungkasiadi sebelum prosesi pelantikan berlangsung di ruang Wilwatikta Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Sebanyak 15 prajurit purnapraja IPDN bakal menyambut Pungkasiadi sebagai tamu kehormatan. Penghormatan itu untuk memberikan penghargaan kepada Pung yang akan dinobatkan menjadi pimpinan kabupaten selama 13 bulan sampai masa periodisasi jabatan habis Februari 2021 nanti.

Tidak hanya itu, pemkab juga memboyong seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan satuan kerja (satker) mulai dari tingkat kecamatan, badan, hingga dinas, ke gedung Pemprov Jatim itu. 150 undangan diberikan Pemprov untuk memenuhi slot tamu yang ingin menyaksikan prosesi pengukuhan Pung dan Yayuk Ismawati, istri. ’’Prosesinya penghormatan berlangsung sebelum dilantik atau sesaat setelah datang di Gedung Grahadi,’’ terang Rakhmad Suhariyono, kabag Pemerintahan Setdakab Mojokerto.

Baca Juga :  451 Rumah dan 113 Hektare Sawah Terendam

Berbeda dengan pengukuhan bupati-wakil bupati terpilih, pelantikan Pung nanti tidak akan dibarengi dengan sidang paripurna penyampaian visi misi. Hal ini lantaran pengukuhan bersifat penggantian jabatan bupati. Dari semula dijabat Mustofa Kamal Pasa (MKP) beralih ke tangan Pungkasiadi. ’’Paripurna sudah cukup saat pemberhentian dan pengusulan peggantian posisi bupati,’’ tambahnya. Sejak dilantik, praktis Pung hanya memiliki waktu selama 13 bulan dalam memimpin pemkab.

Sama seperti ketika menjabat wabup dan plt bupati, Pung juga akan sendirian tanpa wakil kala menjabat bupati. Rakhmad menyatakan, sesuai UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan UU 1/2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU 1/2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Wali Kota, pengisian jabatan wakil bisa dilakukan jika sisa masa jabatan masih terisa 18 bulan. Terhitung sejak kosongnya jabatan wakil ditinggal Pung. Jika kekosongan tersebut terhitung sejak Pung dilantik menjadi bupati definitif, maka sisa jabatan wakil hanya tersisa 13 bulan.

Baca Juga :  Kejaksaan Tahan Mantan Direktur PDAM Maja Tirta

Artinya, lanjut dia, kekosongan jabatan wakil tidak bisa diisi sampai masa jabatan habis. ’’Karena sifatnya mengisi kekosongan, pelantikan nanti sendiri dan tidak bersamaan dengan daerah lain,’’ pungkasnya.

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Persiapan pelantikan Pungkasiadi sebagai Bupati Mojokerto definitif pagi ini terus dimatangkan Pemkab Mojokerto. Selain menggelar geladi kotor, pemkab juga menyiapkan seremoni penyambutan Pungkasiadi sebelum prosesi pelantikan berlangsung di ruang Wilwatikta Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Sebanyak 15 prajurit purnapraja IPDN bakal menyambut Pungkasiadi sebagai tamu kehormatan. Penghormatan itu untuk memberikan penghargaan kepada Pung yang akan dinobatkan menjadi pimpinan kabupaten selama 13 bulan sampai masa periodisasi jabatan habis Februari 2021 nanti.

Tidak hanya itu, pemkab juga memboyong seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan satuan kerja (satker) mulai dari tingkat kecamatan, badan, hingga dinas, ke gedung Pemprov Jatim itu. 150 undangan diberikan Pemprov untuk memenuhi slot tamu yang ingin menyaksikan prosesi pengukuhan Pung dan Yayuk Ismawati, istri. ’’Prosesinya penghormatan berlangsung sebelum dilantik atau sesaat setelah datang di Gedung Grahadi,’’ terang Rakhmad Suhariyono, kabag Pemerintahan Setdakab Mojokerto.

Baca Juga :  Kejaksaan Tahan Mantan Direktur PDAM Maja Tirta

Berbeda dengan pengukuhan bupati-wakil bupati terpilih, pelantikan Pung nanti tidak akan dibarengi dengan sidang paripurna penyampaian visi misi. Hal ini lantaran pengukuhan bersifat penggantian jabatan bupati. Dari semula dijabat Mustofa Kamal Pasa (MKP) beralih ke tangan Pungkasiadi. ’’Paripurna sudah cukup saat pemberhentian dan pengusulan peggantian posisi bupati,’’ tambahnya. Sejak dilantik, praktis Pung hanya memiliki waktu selama 13 bulan dalam memimpin pemkab.

Sama seperti ketika menjabat wabup dan plt bupati, Pung juga akan sendirian tanpa wakil kala menjabat bupati. Rakhmad menyatakan, sesuai UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan UU 1/2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU 1/2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Wali Kota, pengisian jabatan wakil bisa dilakukan jika sisa masa jabatan masih terisa 18 bulan. Terhitung sejak kosongnya jabatan wakil ditinggal Pung. Jika kekosongan tersebut terhitung sejak Pung dilantik menjadi bupati definitif, maka sisa jabatan wakil hanya tersisa 13 bulan.

Baca Juga :  Pung Terus Getol Gaet Massa

Artinya, lanjut dia, kekosongan jabatan wakil tidak bisa diisi sampai masa jabatan habis. ’’Karena sifatnya mengisi kekosongan, pelantikan nanti sendiri dan tidak bersamaan dengan daerah lain,’’ pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/