alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 24, 2022

Bayi Dibuang di Mihrab Masjid, Terlentang Beralaskan Sajadah

MOJOKERTO – Calon jamaah salat Duhur di Masjid Baiturrahman, Dusun Ketangi, Desa Ngembeh, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, dikejutkan dengan pembuangan seorang bayi tak berdosa.

Sebab, bayi berjenis kelamin laki-laki yang warna kulitnya masih tampak kemerahan itu dibuang persis di mihrab atau ruang imam salat masjid setempat. ”Bayi itu diletakkan di tempat imamam masjid beralasakan sajadah,” ujar Karnadi, muadzin masjid setempat kepada Jawa Pos Radar Mojokerto, di lokasi, Minggu (14/1).

Temuan bayi terlahir dalam keadaan fitrah (suci) ini kali pertama diketahui Karnadi sendiri sekitar pukul 11.55. Saat itu, dia datang ke masjid hendak mengumandangkan azan salat Duhur. Namun, mata dan hatinya terhentak begitu melihat sesosok bayi terlentang persis berada di ruang mihrab. ”Posisi bayinya tidur terlentang,” imbuhnya.

Baca Juga :  Genjot Vaksinasi Covid-19 Hingga Pelosok Desa

Melihat bayi belum diketahui siapa sesungguhnya orang tuanya itu, dia akhirnya menunda mengumandang azan dan memilih menolong sang bayi. ”Kondisi bayi mengenakan baju dan selembar kain selimut,” paparnya.

Temuan ini dalam waktu sekejap langsung membuat umek warga sekitar. Tidak hanya pengurus takmir masjid dan calon jamaah salat, warga setempat pun berdatangan untuk melihat langsung kondisi sang bayi.

Khawatir terjadi apa-apa, mereka memilih melaporkan temuan itu ke Polsek Dlanggu, dan membawa bayi ke Puskesmas Dlanggu untuk mendapat perawatan. ”Saya langsung membawa ke Puskesmas Dlanggu agar mendapat perawatan,” paparnya.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, tim medis memutuskan untuk merujuk sang bayi ke RSUD Prof dr Seoakandar Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Oleh tim medis, sang bayi kemudian dirawat dan dimasukkan dalam inkubator untuk menghangatkan tubuhnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Minat dan Bakat Siswa, Gelar Aksi Kreasi Ramadan 2022

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mencari siapa pelaku yang tega membuang bayi tersebut di Masjid Baiturrahman. 

MOJOKERTO – Calon jamaah salat Duhur di Masjid Baiturrahman, Dusun Ketangi, Desa Ngembeh, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, dikejutkan dengan pembuangan seorang bayi tak berdosa.

Sebab, bayi berjenis kelamin laki-laki yang warna kulitnya masih tampak kemerahan itu dibuang persis di mihrab atau ruang imam salat masjid setempat. ”Bayi itu diletakkan di tempat imamam masjid beralasakan sajadah,” ujar Karnadi, muadzin masjid setempat kepada Jawa Pos Radar Mojokerto, di lokasi, Minggu (14/1).

Temuan bayi terlahir dalam keadaan fitrah (suci) ini kali pertama diketahui Karnadi sendiri sekitar pukul 11.55. Saat itu, dia datang ke masjid hendak mengumandangkan azan salat Duhur. Namun, mata dan hatinya terhentak begitu melihat sesosok bayi terlentang persis berada di ruang mihrab. ”Posisi bayinya tidur terlentang,” imbuhnya.

Baca Juga :  Peduli Korban Gempa, Alfamart Salurkan Bantuan Rp 100 Juta

Melihat bayi belum diketahui siapa sesungguhnya orang tuanya itu, dia akhirnya menunda mengumandang azan dan memilih menolong sang bayi. ”Kondisi bayi mengenakan baju dan selembar kain selimut,” paparnya.

Temuan ini dalam waktu sekejap langsung membuat umek warga sekitar. Tidak hanya pengurus takmir masjid dan calon jamaah salat, warga setempat pun berdatangan untuk melihat langsung kondisi sang bayi.

Khawatir terjadi apa-apa, mereka memilih melaporkan temuan itu ke Polsek Dlanggu, dan membawa bayi ke Puskesmas Dlanggu untuk mendapat perawatan. ”Saya langsung membawa ke Puskesmas Dlanggu agar mendapat perawatan,” paparnya.

- Advertisement -

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, tim medis memutuskan untuk merujuk sang bayi ke RSUD Prof dr Seoakandar Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Oleh tim medis, sang bayi kemudian dirawat dan dimasukkan dalam inkubator untuk menghangatkan tubuhnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Minat dan Bakat Siswa, Gelar Aksi Kreasi Ramadan 2022

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mencari siapa pelaku yang tega membuang bayi tersebut di Masjid Baiturrahman. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Terancam Hukuman Maksimal

PPDB SMA/SMK Dimulai


/