alexametrics
26.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 18, 2022

Perolehan Suara Tak Terkejar, Wabup Gus Barraa Nakhodai PC GP Ansor

KABUPATEN – Konferensi Cabang (Konfercab) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Mojokerto ke-XVII akhirnya mengantarkan Wabup Mojokerto Muhammad Albarraa (Gus Barraa) sebagai ketua terpilih periode 2021-2025.

Putra pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah, Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, KH Asep Saifuddin Chalim, ini mampu mengungguli perolehan suara tiga kandidat lainnya.

Memang, selama proses pemilihan disepakati menggunakan mekanisme pemungutan suara ini hanya menyisakan empat calon. Selain Gus Barraa ada nama incumbent Ali M. Nasikh (Gus Ali), Muhammad Mahbubullah (Gus Mahbub), dan Samsul Ma’arif.  Setelah sebelumnya, kandidat lainnya M. Syukron Fahmi (Gus Fahmi) memutuskan mengundurkan diri.

Putra pengasuh Ponpes Salafiyah Al Mishbar, Dusun Karangnongko, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, KH M. Chusaini Ilyas tersebut memilih mundur dengan alasan demi kebaikan dan keutuhan organisasi.

”Saya kira ini bukan kemenangan seseorang saja, ini adalah kemenangan bersama. Tidak ada yang kalah. Kita semua (kader GP Ansor) menang,” ujar Gus Barraa ditemui seusai pemilihan, Senin (13/12) dini hari pukul 01.00 di Wisma PC NU Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga :  Pemkab Tingkatkan Pelayanan Publik, Gelar Sosialisasi INOTEK dan IGA

Bertindak sebagai ketua pimpinan sidang pemilihan dari PW GP Ansor Jatim adalah Moch. Jafar Shodiq. Dia yang didampingi sekretaris sidang M. Khoirul Rozikin turut memimpin sidang pleno laporan pertanggung jawaban (LPj) dan pembahasan tata tertib (tatib). ”Ke depan kita akan bekerja bersama-sama untuk memajukan PC GP Ansor lebih baik lagi,” tandas Gus Barraa.

Hasil penghitungan suara, Gus Barraa mengantongi suara tertinggi dengan 96 suara. Di urutan kedua, Gus Mahbub membayangi dengan 60 suara atau selisih 36 suara dari Gus Barraa. Sedangkan Samsul meraih 9 suara, dan Gus Ali hanya 1 suara. Total sebanyak 166 suara tersebut ini adalah hak suara 14 PAC plus ranting pemegang hak pilih se-kabupaten.

”Dengan ini sahabat Albarraa dinyatakan sebagai ketua PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto periode 2021-2025,” tegas Jafar sekaligus menutup Konfercab bertema Konsisten Mengawal Kiai dan NKRI tersebut.

Rangkaian acara Konfercab diawali prosesi pembukaan pada Minggu (12/12) pukul 08.00. Hadir dalam pembukaan agenda empat tahunan itu adalah Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) GP Ansor Aunullah Habib, Ketua Tanfidziyah PC NU Kabupaten Mojokerto KH Abdul Adhim Alwy, Sekdakab Mojokerto Teguh Gunarko, perwakilan Polres Mojokerto, Polres Mojokerto Kota, perwakilan Kodim 0815 Mojokerto, serta badan otonom (badom) dan lembaga di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU).

Baca Juga :  Polisi Wacanakan agar Kabupaten Mojokerto Berlakukan Jam Malam

 ”Semoga dengan ketua yang baru (Gus Barraa) ini akan membawa GP Ansor menuju gerakan dan kiprah nyata yang lebih besar lagi bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto,” kata Bupati Mojokerto Ikfina Famawati.

Ketua Tanfidziyah PC NU Kabupaten Mojokerto KH Abdul Adhim Alwy menambahkan, tidak kalah pentingnya tantangan bagi kader GP Ansor ke depan yakni masih menjamurnya ideologi ekstrem atau radikalisme di Indonesia.

”HTI sudah dibubarkan, tapi ideologinya bergerak terus. Nah, ini tantangan bagi GP Ansor ke depan. Karenanya bersama pemerintah, TNI dan Polri, Ansor harus lebih sigap dan tegas dalam menangkal itu,” tandasnya. 

 

KABUPATEN – Konferensi Cabang (Konfercab) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Mojokerto ke-XVII akhirnya mengantarkan Wabup Mojokerto Muhammad Albarraa (Gus Barraa) sebagai ketua terpilih periode 2021-2025.

Putra pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah, Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, KH Asep Saifuddin Chalim, ini mampu mengungguli perolehan suara tiga kandidat lainnya.

Memang, selama proses pemilihan disepakati menggunakan mekanisme pemungutan suara ini hanya menyisakan empat calon. Selain Gus Barraa ada nama incumbent Ali M. Nasikh (Gus Ali), Muhammad Mahbubullah (Gus Mahbub), dan Samsul Ma’arif.  Setelah sebelumnya, kandidat lainnya M. Syukron Fahmi (Gus Fahmi) memutuskan mengundurkan diri.

Putra pengasuh Ponpes Salafiyah Al Mishbar, Dusun Karangnongko, Desa Mojoranu, Kecamatan Sooko, KH M. Chusaini Ilyas tersebut memilih mundur dengan alasan demi kebaikan dan keutuhan organisasi.

”Saya kira ini bukan kemenangan seseorang saja, ini adalah kemenangan bersama. Tidak ada yang kalah. Kita semua (kader GP Ansor) menang,” ujar Gus Barraa ditemui seusai pemilihan, Senin (13/12) dini hari pukul 01.00 di Wisma PC NU Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga :  Akhir Tahun, Galang Donasi Bencana hingga Lomba

Bertindak sebagai ketua pimpinan sidang pemilihan dari PW GP Ansor Jatim adalah Moch. Jafar Shodiq. Dia yang didampingi sekretaris sidang M. Khoirul Rozikin turut memimpin sidang pleno laporan pertanggung jawaban (LPj) dan pembahasan tata tertib (tatib). ”Ke depan kita akan bekerja bersama-sama untuk memajukan PC GP Ansor lebih baik lagi,” tandas Gus Barraa.

- Advertisement -

Hasil penghitungan suara, Gus Barraa mengantongi suara tertinggi dengan 96 suara. Di urutan kedua, Gus Mahbub membayangi dengan 60 suara atau selisih 36 suara dari Gus Barraa. Sedangkan Samsul meraih 9 suara, dan Gus Ali hanya 1 suara. Total sebanyak 166 suara tersebut ini adalah hak suara 14 PAC plus ranting pemegang hak pilih se-kabupaten.

”Dengan ini sahabat Albarraa dinyatakan sebagai ketua PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto periode 2021-2025,” tegas Jafar sekaligus menutup Konfercab bertema Konsisten Mengawal Kiai dan NKRI tersebut.

Rangkaian acara Konfercab diawali prosesi pembukaan pada Minggu (12/12) pukul 08.00. Hadir dalam pembukaan agenda empat tahunan itu adalah Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) GP Ansor Aunullah Habib, Ketua Tanfidziyah PC NU Kabupaten Mojokerto KH Abdul Adhim Alwy, Sekdakab Mojokerto Teguh Gunarko, perwakilan Polres Mojokerto, Polres Mojokerto Kota, perwakilan Kodim 0815 Mojokerto, serta badan otonom (badom) dan lembaga di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU).

Baca Juga :  Papan Nama Toko Bakal Ditertibkan

 ”Semoga dengan ketua yang baru (Gus Barraa) ini akan membawa GP Ansor menuju gerakan dan kiprah nyata yang lebih besar lagi bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto,” kata Bupati Mojokerto Ikfina Famawati.

Ketua Tanfidziyah PC NU Kabupaten Mojokerto KH Abdul Adhim Alwy menambahkan, tidak kalah pentingnya tantangan bagi kader GP Ansor ke depan yakni masih menjamurnya ideologi ekstrem atau radikalisme di Indonesia.

”HTI sudah dibubarkan, tapi ideologinya bergerak terus. Nah, ini tantangan bagi GP Ansor ke depan. Karenanya bersama pemerintah, TNI dan Polri, Ansor harus lebih sigap dan tegas dalam menangkal itu,” tandasnya. 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/