alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Thursday, May 19, 2022

Tuntaskan Semua Sasaran Fisik

TRAWAS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Memasuki hari Ke-28, sasaran fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-112 TA 2021 Kodim 0815 Mojokerto di Desa Duyung, Kecamatan Trawas, tuntas 100 persen. Tuntasnya TMMD ini tidak lepas dari kerja sama dan sinergitas TNI – Pemerintah daerah.

’’Berkat kerja keras Satgas TMMD yang berhasil membangun komunikasi sosial dengan warga setempat, TMMD bisa tuntas tepat waktu,’’ ungkap Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, S.Sos., M.H., selaku Dansatgas TMMD Ke-112.

Banyak manfaat yang didapat dari TMMD ini. Salah satunya aspek kesejahteraan masyarakat. Dari aspek ini berupa akselerasi pembangunan infrastruktur perdesaan. Yakni, memberikan kemudahan akses transportasi dan perekonomian, meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, serta meningkatkan potensi sumber daya manusia (SDM) agar lebih produktif, mandiri dan maju. ’’Kemanfaatan lain yakni, aspek pertahanan Negara. Di antaranya sebagai sarana berintegrasi dengan warga masyarakat perdesaan guna memantapkan Kemanunggalan TNI-Rakyat dalam mendukung Sishanta,’’ tandas Dandim 0815.

Baca Juga :  Ratusan Warga Kota Mojokerto Belum Tercover Bansos

Disebutnya, sasaran fisik yang pertama kali tuntas adalah pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT). Disusul Jalan Lingkungan yang menghubungkan Desa Duyung dan Desa Kesiman, kemudian Saluran Irigasi Sumber Lumpang. Paket proyek yang jadi program Dinas PUPR Kabupaten ini diharapkan mampu memasok kebutuhan air bagi petani Desa Duyung. ’’Dulu sebelum adanya pembangunan irigasi debit air sangat sedikit. Tapi, mulai saat ini petani sudah tidak lagi khawatir untuk pengairan sawah karena pembagian air sudah bisa merata dari hulu sampai hilir. Kami petani mengucapkan terima kasih kepada Bapak-Bapak TNI yang sudah membantu kesulitan petani,’’ ungkap salah satu petani Warga Bantal, Desa Duyung, Rochim, 59.

Sasaran fisik lain termasuk perbaikan SDN Duyung. Rehab dua unit ruang kelas ini berhasil dituntaskan pada Senin (11/10). Hal ini berkat kerja keras Satgas TMMD dan dinas terkait serta dukungan masyarakat setempat. ’’Selesainya rehab SDN Duyung ini berkat kekompakan dan kerja sama Satgas TMMD bersama warga. Semoga setelah selesai direhab, para guru dan siswa dapat lebih nyaman dan aman dalam kegiatan belajar mengajar,’’ tambah Danton SSK Satgas TMMD Ke-112 Kodim 0815 Mojokerto Lettu Mar Opang Sopari.

Baca Juga :  Eksploitasi Anak Masih Marak, Diajak Mengemis hingga Larut Malam

Para guru sangat berterima kasih. ’’Kami atas nama pribadi, lembaga dan seluruh wali murid SDN Duyung mengucapkan terima kasih atas adanya program TMMD yang telah merenovasi ruang kelas 2 dan 6 SDN Duyung,’’ kata salah satu Guru Fatimah, 54, yang berdomisili di Desa Tamiajeng.

Begitu juga dengan sasaran tambahan (over prestasi) pengecoran Jalan Penghubung Desa Duyung dan Desa Tamiajeng serta Rehab Mushola Al-Madani yang sudah tuntas dikerjakan. (ori/abi)

 

 

TRAWAS, Jawa Pos Radar Mojokerto – Memasuki hari Ke-28, sasaran fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-112 TA 2021 Kodim 0815 Mojokerto di Desa Duyung, Kecamatan Trawas, tuntas 100 persen. Tuntasnya TMMD ini tidak lepas dari kerja sama dan sinergitas TNI – Pemerintah daerah.

’’Berkat kerja keras Satgas TMMD yang berhasil membangun komunikasi sosial dengan warga setempat, TMMD bisa tuntas tepat waktu,’’ ungkap Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, S.Sos., M.H., selaku Dansatgas TMMD Ke-112.

Banyak manfaat yang didapat dari TMMD ini. Salah satunya aspek kesejahteraan masyarakat. Dari aspek ini berupa akselerasi pembangunan infrastruktur perdesaan. Yakni, memberikan kemudahan akses transportasi dan perekonomian, meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat, serta meningkatkan potensi sumber daya manusia (SDM) agar lebih produktif, mandiri dan maju. ’’Kemanfaatan lain yakni, aspek pertahanan Negara. Di antaranya sebagai sarana berintegrasi dengan warga masyarakat perdesaan guna memantapkan Kemanunggalan TNI-Rakyat dalam mendukung Sishanta,’’ tandas Dandim 0815.

Baca Juga :  Dansatgas Pastikan Semua Sasaran Tuntas Tepat Waktu

Disebutnya, sasaran fisik yang pertama kali tuntas adalah pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT). Disusul Jalan Lingkungan yang menghubungkan Desa Duyung dan Desa Kesiman, kemudian Saluran Irigasi Sumber Lumpang. Paket proyek yang jadi program Dinas PUPR Kabupaten ini diharapkan mampu memasok kebutuhan air bagi petani Desa Duyung. ’’Dulu sebelum adanya pembangunan irigasi debit air sangat sedikit. Tapi, mulai saat ini petani sudah tidak lagi khawatir untuk pengairan sawah karena pembagian air sudah bisa merata dari hulu sampai hilir. Kami petani mengucapkan terima kasih kepada Bapak-Bapak TNI yang sudah membantu kesulitan petani,’’ ungkap salah satu petani Warga Bantal, Desa Duyung, Rochim, 59.

Sasaran fisik lain termasuk perbaikan SDN Duyung. Rehab dua unit ruang kelas ini berhasil dituntaskan pada Senin (11/10). Hal ini berkat kerja keras Satgas TMMD dan dinas terkait serta dukungan masyarakat setempat. ’’Selesainya rehab SDN Duyung ini berkat kekompakan dan kerja sama Satgas TMMD bersama warga. Semoga setelah selesai direhab, para guru dan siswa dapat lebih nyaman dan aman dalam kegiatan belajar mengajar,’’ tambah Danton SSK Satgas TMMD Ke-112 Kodim 0815 Mojokerto Lettu Mar Opang Sopari.

Baca Juga :  Sumber Api Masih Menyala di Kawasan Hutan

Para guru sangat berterima kasih. ’’Kami atas nama pribadi, lembaga dan seluruh wali murid SDN Duyung mengucapkan terima kasih atas adanya program TMMD yang telah merenovasi ruang kelas 2 dan 6 SDN Duyung,’’ kata salah satu Guru Fatimah, 54, yang berdomisili di Desa Tamiajeng.

- Advertisement -

Begitu juga dengan sasaran tambahan (over prestasi) pengecoran Jalan Penghubung Desa Duyung dan Desa Tamiajeng serta Rehab Mushola Al-Madani yang sudah tuntas dikerjakan. (ori/abi)

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/