Rabu, 27 Oct 2021
Radar Mojokerto
Home / Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Ribuan Guru Mojokerto Gagal Lolos Seleksi PPPK

Tak Penuhi Passing Grade, Peserta Dicoret

13 Oktober 2021, 12: 05: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Ribuan Guru Mojokerto Gagal Lolos Seleksi PPPK

TAK LOLOS: Ribuan guru di Mojokerto dinyatakan tak lolos seleksi PPPK (Sofan Kurniawan/jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Ribuan guru yang mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap pertama, dipastikan gagal. Tercatat, hanya 523 orang saja yang memenuhi syarat.

Di Kabupaten Mojokerto, jumlah peserta PPPK mencapai 2.077 orang. Mereka telah mengikuti seleksi tahap pertama, 13 September. Dari jumlah itu, hanya 523 peserta yang dinyatakan lolos. Sebaliknya,1.554 guru calon PPPK gagal. ”Dari 766 formasi untuk guru SD-SMP yang dibutuhkan, baru 523 orang yang memenuhi syarat,” tegas pelaksana lapangan seleksi kompetensi PPPK Dispendik Kabupaten Mojokerto Gatot Susanto, kemarin.

Gatot menambahkan, ribuan peserta yang tak lolos,  masih memiliki kesempatan untuk memperebutkan 243 formasi yang belum terisi pada seleksi berikutnya. Diperkirakan bakal digelar akhir Oktober nanti. Untuk sekarang, proses pendaftaran masih dalam masa sanggah. ”Masa sanggahnya nanti sampai tanggal 24, baru setelahnya pelaksanaan. Tapi, tanggal berapa kita belum tahu. Soalnya pusat yang menentukan,” papar dia.

Baca juga: Berwawasan Internasional dan Berjiwa Entrepreneur

Sementara itu, di Kota Mojokerto, seleksi PPPK guru di jenjang SMA-SMK juga mendegradasi ribuan peserta. Dari total 1.808 peserta, hanya ada ratusan guru yang berhasil lolos di tahap pertama. Itu lantaran banyaknya guru yang tak mampu memenuhi passing grade. ”Untuk yang Kota, jenjang SMA-SMK dari 68 formasi hanya 14 yang lolos. Sedangkan yang Kabupaten dari 360 hanya 117 yang lolos,” ucap Pelaksana lapangan seleksi kompetensi PPPK Mojokerto Muhammad Suwanto.

Meski dipastikan gagal, namun ribuan guru masih memiliki harapan. Mereka bisa mendaftar lagi di seleksi kedua. Namun, peluangnya semakin sedikit karena hanya untuk mengisi formasi yang tersisa. ”Pelaksanaan kemungkinan kalau tidak mundur bisa tanggal 26 Oktober nanti. Tapi untuk teknis dan lokasi pelaksanaannya kita belum tahu apa sama seperti yang tahap pertama atau berbeda,” singkatnya. (oce/ron)

(mj/OCE/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia