Rabu, 27 Oct 2021
Radar Mojokerto
Home / Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Proyek Skywalk Kota Mojokerto Terlalu Dipaksakan

Dewan Pertanyakan Penentuan Lokasi

13 Oktober 2021, 19: 05: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Proyek Skywalk Kota Mojokerto Terlalu Dipaksakan

TERTUNDA: Jalan Mojopahit Utara Kota Mojokerto yang rencana akan dibangun proyek Skywalk Mojopahit. (Rizal Amrulloh/jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Gagalnya proyek Skywalk Mojopahit dinilai kalangan DPRD Kota Mojokerto karena terlalu dipaksakan. Lembaga legislatif juga mempertanyakan terkait kajian perencanaan sehingga muncul wacana pembangunan sentra kuliner di Jalan Mojopahit Utara itu.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Mojokerto Wahju Nur Hidajat menyatakan, sejauh ini pihaknya mengaku tidak mengetahui seberapa jauh studi kelayakan dalam proyek Skywalk Mojopahit. Sehingga, titik lokasi pendiriannya ditentukan persis di utara Alun-Alun Kota Mojokerto. ’’Secara pribadi saya tidak tahu studinnya dari siapa sehingga merekom untuk didirikan di situ (Jalan Majapahit Utara),’’ terangnya (11/10).

Sebagaimana diketahui, ruas jalan tersebut berada persis di antara markas Korem 082/CPYJ dan Kodim 0815 Mojokerto. Sebelumnya, pihaknya juga menegaskan sempat mempertanyakan dalam forum rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) beberapa waktu lalu.

Baca juga: Gudang Produksi Pigura di Pungging Dilalap Api

Menurut Wahju, saat itu eksekutif menyatakan optimistis bisa mengantongi rekomendasi dan merealisasikan tahun ini. Padahal, menurut hemat dia, aktivitas di dalam dua markas komando kemiliteran itu harus steril dari jangkauan masyarakat sipil.

Karena itu, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini sejak awal telah memprediksi proyek Skywalk akan sulit terealisasi. ’’Tapi kenapa kok ngoyoh (memaksa). Kalau memang tujuannya untuk wisata kuliner, apakah tidak ada tempat lain?’’ jentrehnya.

Di sisi lain, gagalnya realisasi proyek Skywalk juga menunjukkan lemahnya perencanaan. Karena hingga proses lelang tuntas, rekomendasi dari instansi terkait belum didapatkan. Sekretaris Fraksi PKB DPRD Kota Mojokerto ini juga heran jika proyek Skywalk Mojopahit tetap diupayakan untuk direalisasikan tahun depan.

Pihaknya lebih mendukung jika sentra kuliner tersebut didirikan di titik lokasi yang lebih representatif lainnya. Apalagi, dari sisi tujuan dibangunnya Skywalk adalah untuk mewadahi para pelaku usaha kuliner. ’’Kan bisa di tempat lain sehingga tidak perlu tahapan izin dengan biro pendamping. Seperti dari instansi-instansi pengamanan,’’ pungkas Wahju.

Sebelumya, Kepala Diskouperindag Kota Mojokerto Ani Wijaya memastikan proyek Skywalk Mojopahit urung terealisasi tahun ini. Meskipun, proses lelang telah tuntas dan ditetapkan pemenang dengan nilai kontrak Rp 9,1 miliar. Tetapi, proyek yang diajukan melalui tender bersyarat itu tidak berlanjut ke tahap tanda tangan kontrak.

Belum turunnya rekomendasi Kodam V Brawijaya dikabarkan menjadi pengganjal proyek yang rencananya dibangun di antara markas Korem 082/CPYJ dan Kodim 0815 Mojokerto di Jalan Mojopahit Utara tersebut.

Kendati demikian, Ani menyatakan masih mengupayakan agar proyek yang juga sempat tertunda pelaksanaannya pada 2020 akibat refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 itu untuk direalisasikan tahun depan. ’’Tetap nanti akan ada Skywalk. Cuma ini masih diupayakan,’’ terangnya. (ram/abi)

(mj/ram/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia