Rabu, 27 Oct 2021
Radar Mojokerto
Home / Mojokerto
icon featured
Mojokerto
Pra-TMMD Ke-112 Kodim 0815

Operasi Bakti TNI, Garap Bendungan Sumber Lumpang

13 Oktober 2021, 20: 00: 59 WIB | editor : Mochamad Chariris

Operasi Bakti TNI, Garap Bendungan Sumber Lumpang

Gabungan personel TNI, perangkat desa dan masyarakat sedang mengerjakan bendungan serta saluran irigasi Sumber Lumpang, Desa Duyung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. (Kodim Mojokerto for Radar Mojokerto)

Share this      

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sebagai salah satu wujud Operasi Bakti TNI. Merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI, Polri, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non-Kementerian, pemda serta komponen bangsa lainnya.

Kegiatan ini dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat untuk meningkatkan pembangunan di perdesaan. Dalam Tahun Anggaran 2021, di wilayah Kodim 0815/Mojokerto juga dilaksanakan kegiatan TMMD Reguler Ke-112 yang berlokasi di Desa Duyung, Kecamatan Trawas.

Untuk memaksimalkan target capaian sasaran fisik maupun non-fisik, sebelum pelaksanaan TMMD, juga dilaksanakan Pra-TMMD di lokasi tersebut. Pra-TMMD ini, dilaksanakan sejak awal September dan kini sudah memasuki hari keenam. Senin (6/9), puluhan personel gabungan TNI, perangkat desa dan masyarakat bergotong royong mengerjakan bendungan dan saluran irigasi Sumber Lumpang di lokasi TMMD, Desa Duyung, Kecamatan Trawas.

Baca juga: Pengunjung Karaoke di Kota Mojokerto Dites Swab

Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, S.Sos, M.H, mengatakan, saat ini sudah dilakukan Pra TMMD dengan kegiatan mengerjakan sasaran fisik yang menjadi sasaran TMMD. Dilaksanakannya Pra-TMMD ini dimaksudkan untuk memaksimalkan target capaian sasaran fisik.

Hal ini dilakukan mengingat waktu pelaksanaan TMMD sangat terbatas. Yakni, hanya 32 hari. ’’Sedikitnya ada 45 personel gabungan TNI, perangkat desa dan masyarakat dilibatkan dalam kegiatan Pra-TMMD,’’ tegasnya.

Dalam Pra-TMMD ini, salah satu sasaran fisik yang dikerjakan yaitu pembangunan satu unit bendungan yang berfungsi sebagai tandon penampung air volume 2,5 meter x 0,8 meter dan saluran irigasi Sumber Lumpang volume 0,8 meter x 180 meter dan 0,5 meter x 38 meter.

’’Dengan terbangunnya bendungan dan saluran irigasi yang merupakan Program Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Serta mampu mendongkrak produktivitas pertanian masyarakat setempat yang mayoritas bercocok tanam padi,’’ paparnya.

Pantauan di lapangan, pembangunan bendungan dan jaringan irigasi Sumber Lumpang yang dikerjakan sejak Sabtu (4/9) hingga saat ini sudah mencapai kisaran delapan persen. Gabungan personel TNI, perangkat desa dan masyarakat bahu membahu mengerjakan bendungan sebagai penampung air dan saluran irigasi yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. (ori/abi)

(mj/ori/ris/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia