Rabu, 27 Oct 2021
Radar Mojokerto
Home / Mojokerto
icon featured
Mojokerto

Gudang Produksi Pigura di Pungging Dilalap Api

Diduga Akibat Konsleting Listrik

13 Oktober 2021, 11: 10: 59 WIB | editor : Fendy Hermansyah

Gudang Produksi Pigura di Pungging Dilalap Api

SAMPAI PADAM: Petugas PMK BPBD Kabupaten Mojokerto berjibaku memadamkan kebakaran di Dusun/Desa Purworejo, Kecamatan Pungging, kemarin. (Martda Vadetya/jawaposradarmojokerto.id)

Share this      

PUNGGING, Jawa Pos Radar Mojokerto  – Tempat produksi pigura milik Satukan, 59, di Dusun/Desa Purworejo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, terbakar kemarin siang. Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Kerugian material ditaksir hingga puluhan juta rupiah. Diduga, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik saat tengah libur produksi. 

Kobaran api mulai melalap gudang home industry pigura sekitar pukul 13.00 kemarin. Satukan mengatakan, pihaknya tak tahu persis kronologi kejadian yang menimpa usahanya itu. Yang pasti, kobaran api melalap bangunan seisinya dengan cepat lantaran didominasi bahan yang mudah terbakar. ’’Saya tadi (kemarin) di sawah, terus dikasih tahu sama orang-orang katanya gudang milik saya terbakar,’’ terangnya.

Dijelaskannya, saat kejadian tak ada pekerja yang beraktivitas di bangunan berukuran sekitar 9 x 21 meter persegi itu. Sebab, kemarin merupakan hari libur bagi empat karyawan di tempat usaha yang kini dikelola anak Satukan itu. ’’Gudangnya kosong gak ada pekerja karena libur semua,’’ sebutnya.

Baca juga: Wali Kota Apresiasi Kejaksaan, Polresta, Pengadilan dan BNN

 Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBDKabupaten Mojokerto Djoko Supangkat menjelaskan, setidaknya dua unit PMK BPBD Kabupaten Mojokerto diterjunkan guna menjinakkan si jago merah. Dibantu warga, Polsek, dan Koramil Pungging, api berangsur padam usai dua jam dilakukan pembasahan. ’’Dua unit PMK kami terjunkan untuk memadamkan api dan sekitar pukul 15.00 api dinyatakan padam,’’ ujarnya kemarin.

Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Kobaran api pun tak sampai merembet ke permukiman warga sekitar. Namun, sejumlah pigura yang siap kirim hangus terbakar. ’’Tidak ada korban jiwa, kerugian material ditaksir sekitar Rp 40 juta. Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik,’’ tukas Djoko. (vad/abi)

(mj/VAD/fen/JPR)

 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia