alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Sunday, May 29, 2022

Peziarah Syekh Jumadil Kubro Tembus 350 Ribu Orang

MOJOKERTO – Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disparpora) Kabupaten Mojokerto optimis target kunjungan wisatawan selama tahun 2018 ini terpenuhi.

Kepala Disparpora Mojokerto Djoko Widjayanto mengatakan, target kunjungan wisatawan sudah terlihat meningkat 10 persen dibanding tahun 2017 lalu. ”Iya ini memang sudah melebihi target pada tahun 2018,’’ katanya.

Menurutnya, wisata Makam Religi Syekh Jumadil Kubro di Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan masih tercatat sebagai objek wisata dengan jumlah pengunjung terbanyak. Kemudian disusul objek Wanawisata Air Panas Padusan, Kecamatan Pacet.

”Alasannya kenapa terbanyak, mungkin karena makam sesepuh Wali Songo. Jadi tetap banyak pengunjung,’’ terangnya. Sedangkan untuk pengunjung terendah ada di objek wisata Waduk Tanjungan di Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi.

Baca Juga :  Korsleting, Rumah Rata dengan Tanah

Djoko menyebutkan, dari Januari hingga Oktober ini tercatat sudah ada 350 ribu pengunjung, sedangkan di Wanawisata Air Panas Padusan sebanyak 300 ribu pengunjung. ”Untuk kepastian pengunjung ke wisata Tanjungan belum pasti berapa, tapi dipastikan paling sedikit tahun ini,’’ tandasnya.

Meski demikian, lanjut Djoko, di bulan Oktober ini semua wisata mengalami peningkatan di banding tahun 2017 lalu pada rentan waktu yang sama. Namun, untuk wisata Waduk Tanjungan memang masih yang terendah dengan alasan masyarakat luar Mojokerto belum banyak yang tahu. (ram)

 

MOJOKERTO – Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disparpora) Kabupaten Mojokerto optimis target kunjungan wisatawan selama tahun 2018 ini terpenuhi.

Kepala Disparpora Mojokerto Djoko Widjayanto mengatakan, target kunjungan wisatawan sudah terlihat meningkat 10 persen dibanding tahun 2017 lalu. ”Iya ini memang sudah melebihi target pada tahun 2018,’’ katanya.

Menurutnya, wisata Makam Religi Syekh Jumadil Kubro di Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan masih tercatat sebagai objek wisata dengan jumlah pengunjung terbanyak. Kemudian disusul objek Wanawisata Air Panas Padusan, Kecamatan Pacet.

”Alasannya kenapa terbanyak, mungkin karena makam sesepuh Wali Songo. Jadi tetap banyak pengunjung,’’ terangnya. Sedangkan untuk pengunjung terendah ada di objek wisata Waduk Tanjungan di Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi.

Baca Juga :  Usai Makan Bubur, Jamaah Haji Asal Trowulan Meninggal
- Advertisement -

Djoko menyebutkan, dari Januari hingga Oktober ini tercatat sudah ada 350 ribu pengunjung, sedangkan di Wanawisata Air Panas Padusan sebanyak 300 ribu pengunjung. ”Untuk kepastian pengunjung ke wisata Tanjungan belum pasti berapa, tapi dipastikan paling sedikit tahun ini,’’ tandasnya.

Meski demikian, lanjut Djoko, di bulan Oktober ini semua wisata mengalami peningkatan di banding tahun 2017 lalu pada rentan waktu yang sama. Namun, untuk wisata Waduk Tanjungan memang masih yang terendah dengan alasan masyarakat luar Mojokerto belum banyak yang tahu. (ram)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/