alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Sunday, June 26, 2022

Ajarkan Siswa Cinta Budaya Indonesia dengan Busana Batik

Pisah Kenang dan Pentas Seni Pelangi Preschool & Kindergarten

SEBANYAK 35 murid Pelangi Preschool & Kindergarten, Raya Cinde Baru Tengah Nomor 11, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, dinyatakan lulus. Dengan berbusana batik, mereka menjalani kegiatan pisah kenang, di Hotel Raden Wijaya, Sabtu (11/6).

Menggunakan busana batik di acara ini, bukan tanpa alasan. Ketua Yayasan Alam Jaya Sakti yang menaungi Pelangi Preschool & Kindergarten Hermin Titisnawati, M. Pd menegaskan, busana itu bertujuan mengajarkan siswa untuk mencintai budaya negeri ini. ’’Ini acara perpisahan pertamakalinya setelah pandemi. Tahun ini, kita sengaja pilih tema batik agar siswa bisa mencintai dan bangga dengan budaya Indonesia,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Bangun Dermaga, Wisata Apung, dan Monumen Amukti Palapa
BERBAKAT: Sejumlah murid Pelangi Preschool & Kindergarten tampil menyanyi sambil menari saat acara Pisah Kenang dan Pentas Seni di Hotel Raden Wijaya, Sabtu lalu (11/6).

Puluhan anak ini tak hanya merayakan perpisahan saja. Namun, mereka juga menampilkan sejumlah hiburan. Seperti menyanyi dan menari. Di acara tersebut, juga tersedia lapak buku pendidikan bagi anak usia dini. ’’Jadi, tidak hanya melepas anak-anak saja. Kita harap acara ini juga menumbuhkan kepercayaan diri anak-anak untuk tampil berani di depan umum,’’ ungkap Titis.

Dengan terselenggaranya acara itu, Titin berharap, lulusan siswa tahun ini bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya. Serta bisa terus bertumbuh kembang sesuai bakat mereka. ’’Setelah melepas puluhan murid, kami siap menerima siswa baru lagi. Kami berkomitmen mendidik anak sejak dini menjadi pribadi yang unggul serta kreatif di masa depan,’’ tutupnya. (oce/ron)

Baca Juga :  Jadi Candu, Sulit Mendengar dan Bicara

Pisah Kenang dan Pentas Seni Pelangi Preschool & Kindergarten

SEBANYAK 35 murid Pelangi Preschool & Kindergarten, Raya Cinde Baru Tengah Nomor 11, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, dinyatakan lulus. Dengan berbusana batik, mereka menjalani kegiatan pisah kenang, di Hotel Raden Wijaya, Sabtu (11/6).

Menggunakan busana batik di acara ini, bukan tanpa alasan. Ketua Yayasan Alam Jaya Sakti yang menaungi Pelangi Preschool & Kindergarten Hermin Titisnawati, M. Pd menegaskan, busana itu bertujuan mengajarkan siswa untuk mencintai budaya negeri ini. ’’Ini acara perpisahan pertamakalinya setelah pandemi. Tahun ini, kita sengaja pilih tema batik agar siswa bisa mencintai dan bangga dengan budaya Indonesia,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Bangun Dermaga, Wisata Apung, dan Monumen Amukti Palapa
BERBAKAT: Sejumlah murid Pelangi Preschool & Kindergarten tampil menyanyi sambil menari saat acara Pisah Kenang dan Pentas Seni di Hotel Raden Wijaya, Sabtu lalu (11/6).

Puluhan anak ini tak hanya merayakan perpisahan saja. Namun, mereka juga menampilkan sejumlah hiburan. Seperti menyanyi dan menari. Di acara tersebut, juga tersedia lapak buku pendidikan bagi anak usia dini. ’’Jadi, tidak hanya melepas anak-anak saja. Kita harap acara ini juga menumbuhkan kepercayaan diri anak-anak untuk tampil berani di depan umum,’’ ungkap Titis.

Dengan terselenggaranya acara itu, Titin berharap, lulusan siswa tahun ini bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya. Serta bisa terus bertumbuh kembang sesuai bakat mereka. ’’Setelah melepas puluhan murid, kami siap menerima siswa baru lagi. Kami berkomitmen mendidik anak sejak dini menjadi pribadi yang unggul serta kreatif di masa depan,’’ tutupnya. (oce/ron)

Baca Juga :  Kewalahan, Sampel Swab Dikirim ke Surabaya

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/