alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Saturday, May 28, 2022

Toko Pangan di Jabon Dibobol, Pelaku Kuras 2 Ton Beras

MOJOANYAR, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kasus kriminalitas di tengah pandemi Covid-19 ini terus meningkat. Kemarin (12/6) kawanan pelaku giliran menjarah toko beras Dua Putri Tani di Dusun Tegalsari, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

Dari dalam toko penyedia bahan pangan pokok ini, para pelaku berhasil menjarah 2 ton beras. ’’Ada dua ton beras yang berhasil dicuri,’’ ungkap Putri, anak pemilik toko beras. Menurut Putri, pembobolan toko pertama kali diketahui ibunya, Lastri Ningsih, sekitar pukul 07.00.

Saat itu, Lastri yang hendak masuk ke toko namun dikejutkan dengan kondisi dua gembok pintu toko yang hilang. ’’Setelah dicek ternyata beras di dalam toko sudah hilang,’’ tuturnya. Dari hitungan korban beras yang dikurang para pelaku mencapai 2 ton yang terbagi dalam berbagai kemasan.

Baca Juga :  Idap Penyakit Paru Menahun, PDP Meninggal

’’Mulai kemasan 5 kg, 10 kg, 25 kg, hingga 50 kg,’’ tambah  Lastri. Selain beras, kawanan pelaku juga menggondol mesin jahit karung beras dan uang receh dari dalam laci. ’’Kalau ditafsir kerugian mencapai Rp 20 juta,’’ ungkapnya.

Kanitreskrim Polsek Mojoanyar Iptu Suroto, menyatakan, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait pembobola toko beras tersebut. Dengan mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dia menduga, kawanan pelaku ini melancarkan aksinya pada tengah malam.

”Sebab, kejadian tersebut baru diketahui pagi hari saat pemilik hendak membuka toko,’’ katanya.Dari hasil olah TKP Surota menduga pencurian dilakukan oleh lebih dari satu orang. Modusnya, para pelaku lebih dulu menjebol dua gembok toko hingga akhirnya membawa lari beras lebih dari dua ton.

Baca Juga :  Ning Ita Prioritaskan Kebutuhan Masyarakat

’’Sementara ini kami masih melakukan penyelidikan. Kami belum berani berspekulasi. Kami juga masih mencari barang bukti lain,’’ tandasnya. Sebelumnya kawanan perampok membawa kabur uang nasabah Bank Mandiri Rp 259 juta di kawasan Ngoro, setelah memecahkan kaca mobil Daihatsu Xenia. 

 

MOJOANYAR, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kasus kriminalitas di tengah pandemi Covid-19 ini terus meningkat. Kemarin (12/6) kawanan pelaku giliran menjarah toko beras Dua Putri Tani di Dusun Tegalsari, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

Dari dalam toko penyedia bahan pangan pokok ini, para pelaku berhasil menjarah 2 ton beras. ’’Ada dua ton beras yang berhasil dicuri,’’ ungkap Putri, anak pemilik toko beras. Menurut Putri, pembobolan toko pertama kali diketahui ibunya, Lastri Ningsih, sekitar pukul 07.00.

Saat itu, Lastri yang hendak masuk ke toko namun dikejutkan dengan kondisi dua gembok pintu toko yang hilang. ’’Setelah dicek ternyata beras di dalam toko sudah hilang,’’ tuturnya. Dari hitungan korban beras yang dikurang para pelaku mencapai 2 ton yang terbagi dalam berbagai kemasan.

Baca Juga :  Masker Langka di Pasaran, Warga dan Konfeksi Produksi Mandiri

’’Mulai kemasan 5 kg, 10 kg, 25 kg, hingga 50 kg,’’ tambah  Lastri. Selain beras, kawanan pelaku juga menggondol mesin jahit karung beras dan uang receh dari dalam laci. ’’Kalau ditafsir kerugian mencapai Rp 20 juta,’’ ungkapnya.

Kanitreskrim Polsek Mojoanyar Iptu Suroto, menyatakan, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait pembobola toko beras tersebut. Dengan mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dia menduga, kawanan pelaku ini melancarkan aksinya pada tengah malam.

”Sebab, kejadian tersebut baru diketahui pagi hari saat pemilik hendak membuka toko,’’ katanya.Dari hasil olah TKP Surota menduga pencurian dilakukan oleh lebih dari satu orang. Modusnya, para pelaku lebih dulu menjebol dua gembok toko hingga akhirnya membawa lari beras lebih dari dua ton.

Baca Juga :  Dengarkan Musik Favorit dan Menulis
- Advertisement -

’’Sementara ini kami masih melakukan penyelidikan. Kami belum berani berspekulasi. Kami juga masih mencari barang bukti lain,’’ tandasnya. Sebelumnya kawanan perampok membawa kabur uang nasabah Bank Mandiri Rp 259 juta di kawasan Ngoro, setelah memecahkan kaca mobil Daihatsu Xenia. 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/