alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Sunday, May 29, 2022

Separo Lebih CJH Belum Konfirmasi Pelunasan

Gara-gara Sistem Konfirmasi di Bank Alami Trouble

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Masih ada ratusan Calon Jamaah Haji (CJH) yang belum menuntaskan konfirmasi pelunasan untuk keberangkatan tahun ini. Padahal, tahapan konfirmasi pelunasan bakal ditutup pada Jumat (20/5) pekan depan.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto M. Zainut Tamam menyebutkan, dari 717 orang kuota haji kabupaten 2022, hingga kemarin (12/5) baru 286 orang yang konfirmasi pelunasan. Separo lebih orang belum melengkapi persyaratan untuk keberangkatan ke tanah suci. ’’Baru 40 persen yang sudah melakukan konfirmasi,’’ sebut dia.

Pihanya mengungkapkan, penyebab calon jamaah yang belum konfirmasi pelunasan karena proses verifikasi di bank terkendala sistem yang bermasalah. Akibatnya, konfirmasi pelunasan tidak terdeteksi. ’’Memang dari bank sistemnya trouble sehingga proses konfirmasi pelunasannya jadi ikut bermasalah juga,’’ katanya.

Baca Juga :  Undang Tasyakuran tapi Gagal Berangkat Haji, Warga Leminggir Langsung Pingsan

Mantan Kasi Pendma Kemenag Kabupaten ini menuturkan, proses konfirmasi pelunasan dibatasi hingga pekan depan. Jika mereka tak mengonfirmasi pelunasan, otomatis CJH tersebut dianggap menggundurkan diri. Oleh karena itu, jumlah CJH yang mengundurkan diri dari keberangkatan tahun ini potensi bertambah.

Sampai kini, Tamam menyebut, total CJH yang membatalkan keberangkatan haji tahun ini per Kamis (12/5) ada 60 orang. Itu berasal dari kuota utama dan cadangan. ’’Jumlah CJH yang mengundurkan diri terus bertambah. Bahkan, juga ada yang dari kuota cadangan ikut mengundurkan diri alasannya karena tidak bisa berangkat bersama keluarganya,’’ ulas dia.

Tamam melanjutkan, CJH yang sudah melakukan konfirmasi pelunasan bakal segera menjalani pemeriksaan kesehatan. Namun, saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. Itu untuk menentukan kapan pelaksanaan skiring bisa digelar. ’’Sudah kita tembusi ke Dinkes. Itu nanti pemeriksaan kesehatannya juga sekalian untuk mengecek status vaksinasi Covid-19,’’ bebernya.

Baca Juga :  Mengenal dan Mempromosikan UMKM

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten dr Agus Dwi Cahyono mengatakan, skrining kesehatan pada CJH kabupaten mulai dilaksanakan hari ini. Itu mulai dari pemeriksaan kesehatan, pemberian vaksin meningitis, serta pengecekan status vaksinasi Covid-19. ’’Mulai besok (hari ini), ada beberapa puskesmas yang bakal skrining kesehatan CJH, termasuk pemberian vaksin meningitisnya. Kita lakukan secara jemput bola ke rumah mereka,” tandasnya. (oce/fen)

Gara-gara Sistem Konfirmasi di Bank Alami Trouble

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Masih ada ratusan Calon Jamaah Haji (CJH) yang belum menuntaskan konfirmasi pelunasan untuk keberangkatan tahun ini. Padahal, tahapan konfirmasi pelunasan bakal ditutup pada Jumat (20/5) pekan depan.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto M. Zainut Tamam menyebutkan, dari 717 orang kuota haji kabupaten 2022, hingga kemarin (12/5) baru 286 orang yang konfirmasi pelunasan. Separo lebih orang belum melengkapi persyaratan untuk keberangkatan ke tanah suci. ’’Baru 40 persen yang sudah melakukan konfirmasi,’’ sebut dia.

Pihanya mengungkapkan, penyebab calon jamaah yang belum konfirmasi pelunasan karena proses verifikasi di bank terkendala sistem yang bermasalah. Akibatnya, konfirmasi pelunasan tidak terdeteksi. ’’Memang dari bank sistemnya trouble sehingga proses konfirmasi pelunasannya jadi ikut bermasalah juga,’’ katanya.

Baca Juga :  Nongkrong dan Main Game Online, Sepuluh Pelajar Terjaring Razia

Mantan Kasi Pendma Kemenag Kabupaten ini menuturkan, proses konfirmasi pelunasan dibatasi hingga pekan depan. Jika mereka tak mengonfirmasi pelunasan, otomatis CJH tersebut dianggap menggundurkan diri. Oleh karena itu, jumlah CJH yang mengundurkan diri dari keberangkatan tahun ini potensi bertambah.

Sampai kini, Tamam menyebut, total CJH yang membatalkan keberangkatan haji tahun ini per Kamis (12/5) ada 60 orang. Itu berasal dari kuota utama dan cadangan. ’’Jumlah CJH yang mengundurkan diri terus bertambah. Bahkan, juga ada yang dari kuota cadangan ikut mengundurkan diri alasannya karena tidak bisa berangkat bersama keluarganya,’’ ulas dia.

- Advertisement -

Tamam melanjutkan, CJH yang sudah melakukan konfirmasi pelunasan bakal segera menjalani pemeriksaan kesehatan. Namun, saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. Itu untuk menentukan kapan pelaksanaan skiring bisa digelar. ’’Sudah kita tembusi ke Dinkes. Itu nanti pemeriksaan kesehatannya juga sekalian untuk mengecek status vaksinasi Covid-19,’’ bebernya.

Baca Juga :  Dari Preman Menjadi Budiman

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten dr Agus Dwi Cahyono mengatakan, skrining kesehatan pada CJH kabupaten mulai dilaksanakan hari ini. Itu mulai dari pemeriksaan kesehatan, pemberian vaksin meningitis, serta pengecekan status vaksinasi Covid-19. ’’Mulai besok (hari ini), ada beberapa puskesmas yang bakal skrining kesehatan CJH, termasuk pemberian vaksin meningitisnya. Kita lakukan secara jemput bola ke rumah mereka,” tandasnya. (oce/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/