alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Satu-satunya Finalis LKTI 202 dari SMP dan Meraih Juara Harapan 1

PANDEMI Covid-19 tak menyurutkan semangat salah seorang siswa SMPN 1 Ngoro Mojokerto untuk tetap belajar dan meraih prestasi. Bangun Adhi Mahardika. Meski baru duduk di bangku kelas 8, mempunyai segudang prestasi di bidang akademik dan nonakademik.

Yang terakhir, ia mampu menyabet juara harapan 1 kategori pelajar dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Jawa Pos Radar Mojokerto. Bangun Adhi menceritakan, mulai mengikuti berbagai perlombaan dan kompetisi  sejak masih duduk di bangku SD.

Di antaranya membaca yang sangat disukainya. Saat itu, ia masih SD menjadi juara dua Duta Baca karena peserta juga ada dari SMP. Meski hanya juara dua, hal tersebut dijadikan sebagai penyemangat untuk lebih semangat belajar dan mengukir prestasi.

Di event tersebut, meskipun pesertanya jenjangnya lebih tinggi, saya meraih medali. Jadi saya sudah optimistis dan harus bisa,’’ katanya, Minggu (6/12). Hal yang sama saat LKTI Jawa Pos Radar Mojokerto 2020, dia satu-satunya yang dari SMP. Sementara peserta finalisnya dari SMA justru menambah semangat dan optimistis bisa meraih yang terbaik. Sedangkan, selama pandemi, setiap harinya ia tetap belajar untuk pelajaran di sekolah dan juga untuk persiapan lomba.

Baca Juga :  Target Serapan Bulog Tahun 2019 Turun 30 Persen

Bahkan saat merasa kesulitan ia tak segan datang ke sekolahan untuk menemui gurunya dan meminta menjelaskan agar lebih paham. ’’Waktu persiapan lomba kemarin, saya rutin mengikuti pembinaan-pembinaan kompetisi lewat daring dan luring,’’ ucapnya.

Hasilnya tidak sia-sia, membawakan judul penelitian Kearifan Lokal Masyarakat Mendek Desa Kutogirang, Kecamatan Ngoro, Bangun Adhi Mahardika meraih juara harapan 1 di event ini. Dengan penghargaan dan piala yang sudah diraihnya, Adhi merasa bangga.

Namun, hal itu tak membuatnya puas, ia masih ingin meraih prestasi-prestasi selanjutnya hingga ke tingkat nasional. ’’Terima kasih kepada kepala sekolah dan guru pembimbing sehingga menjadi juara harapan I,’’ ujarnya usai penerimaan penghargaan Minggu ( 6/12).

Kepala SMPN 1 Ngoro Sutrisno Slamet mengucapkan rasa syukur dan bangga atas raihan yang dicapai Bangun Adhi Mahardika pada lomba LKTI Jawa Pos Radar Mojokerto. Dan yang lebih bangga yakni meskipun masih di SMP mampu bersaing dengan peserta dari SMA Negeri di Kabupaten dan Kota Mojokerto.

’’Semoga penelitian yang dilakukan dapat bermanfaat bagi pengetahuan dan lingkungan. Raihan prestasi menunjukkan bahwasannya kondisi dan situasi pandemi Covid-19 yang kita hadapi tidak menjadi penghalang untuk dapat terus berprestasi dan berkreativitas bagi siswa dan guru,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Dua Jabatan Kadis Segera Dilelang

Sementara itu, Guru Pembimbing Saifullah mengatakan, Bangun Adhi Mahardika tergolong siswa yang berprestasi. Bakat dan prestasinya terlihat sejak SD. Bahkan sering berkompetisi dengan jenjang di atasnya, SMP sederajat. Putra pasangan Mayor (PM) Akhmad Purbo Indarto dan Novi Yulianingsih ini berhasil mengalahkan kompetitornya menjadi Duta Baca Kabupaten Mojokerto di antara siswa SMP dan berhasil menjadi juara 2 tingkat Kabupaten mojokerto  tahun 2017.

Kemudian tahun 2018 menjadi juara 2 Gus Yuk Cilik Kabupaten Mojokerto. Tahun 2018 menjadi peserta 1.000 penulis yang digelar Perpusnas Jakarta. Selain itu, juga telah menghasilkan karya buku salah satunya kumpulan puisi corona yang dibagikan saat penganugrahan LKTI dan terakhir menjadi jauara harapan 1 LKTI Jawa Pos Radar Mojokerto.

’’Berkompetisi dengan jenjang yang lebih tinggi pengalaman yang berharga bagi Bangun Adhi Mahardika. Semoga ini bisa menjadi pemicu spirit bagi siswa-siswi lainnya untuk bisa berprestasi,’’ kata Saifullah. (bas/abi)

 

PANDEMI Covid-19 tak menyurutkan semangat salah seorang siswa SMPN 1 Ngoro Mojokerto untuk tetap belajar dan meraih prestasi. Bangun Adhi Mahardika. Meski baru duduk di bangku kelas 8, mempunyai segudang prestasi di bidang akademik dan nonakademik.

Yang terakhir, ia mampu menyabet juara harapan 1 kategori pelajar dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Jawa Pos Radar Mojokerto. Bangun Adhi menceritakan, mulai mengikuti berbagai perlombaan dan kompetisi  sejak masih duduk di bangku SD.

Di antaranya membaca yang sangat disukainya. Saat itu, ia masih SD menjadi juara dua Duta Baca karena peserta juga ada dari SMP. Meski hanya juara dua, hal tersebut dijadikan sebagai penyemangat untuk lebih semangat belajar dan mengukir prestasi.

Di event tersebut, meskipun pesertanya jenjangnya lebih tinggi, saya meraih medali. Jadi saya sudah optimistis dan harus bisa,’’ katanya, Minggu (6/12). Hal yang sama saat LKTI Jawa Pos Radar Mojokerto 2020, dia satu-satunya yang dari SMP. Sementara peserta finalisnya dari SMA justru menambah semangat dan optimistis bisa meraih yang terbaik. Sedangkan, selama pandemi, setiap harinya ia tetap belajar untuk pelajaran di sekolah dan juga untuk persiapan lomba.

Baca Juga :  Himawan Berharap Kepala OPD Melek IT

Bahkan saat merasa kesulitan ia tak segan datang ke sekolahan untuk menemui gurunya dan meminta menjelaskan agar lebih paham. ’’Waktu persiapan lomba kemarin, saya rutin mengikuti pembinaan-pembinaan kompetisi lewat daring dan luring,’’ ucapnya.

Hasilnya tidak sia-sia, membawakan judul penelitian Kearifan Lokal Masyarakat Mendek Desa Kutogirang, Kecamatan Ngoro, Bangun Adhi Mahardika meraih juara harapan 1 di event ini. Dengan penghargaan dan piala yang sudah diraihnya, Adhi merasa bangga.

- Advertisement -

Namun, hal itu tak membuatnya puas, ia masih ingin meraih prestasi-prestasi selanjutnya hingga ke tingkat nasional. ’’Terima kasih kepada kepala sekolah dan guru pembimbing sehingga menjadi juara harapan I,’’ ujarnya usai penerimaan penghargaan Minggu ( 6/12).

Kepala SMPN 1 Ngoro Sutrisno Slamet mengucapkan rasa syukur dan bangga atas raihan yang dicapai Bangun Adhi Mahardika pada lomba LKTI Jawa Pos Radar Mojokerto. Dan yang lebih bangga yakni meskipun masih di SMP mampu bersaing dengan peserta dari SMA Negeri di Kabupaten dan Kota Mojokerto.

’’Semoga penelitian yang dilakukan dapat bermanfaat bagi pengetahuan dan lingkungan. Raihan prestasi menunjukkan bahwasannya kondisi dan situasi pandemi Covid-19 yang kita hadapi tidak menjadi penghalang untuk dapat terus berprestasi dan berkreativitas bagi siswa dan guru,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Ikfina Fahmawati Kamal Pasa: Maafkan Jiansyah Ya, Maafkan...

Sementara itu, Guru Pembimbing Saifullah mengatakan, Bangun Adhi Mahardika tergolong siswa yang berprestasi. Bakat dan prestasinya terlihat sejak SD. Bahkan sering berkompetisi dengan jenjang di atasnya, SMP sederajat. Putra pasangan Mayor (PM) Akhmad Purbo Indarto dan Novi Yulianingsih ini berhasil mengalahkan kompetitornya menjadi Duta Baca Kabupaten Mojokerto di antara siswa SMP dan berhasil menjadi juara 2 tingkat Kabupaten mojokerto  tahun 2017.

Kemudian tahun 2018 menjadi juara 2 Gus Yuk Cilik Kabupaten Mojokerto. Tahun 2018 menjadi peserta 1.000 penulis yang digelar Perpusnas Jakarta. Selain itu, juga telah menghasilkan karya buku salah satunya kumpulan puisi corona yang dibagikan saat penganugrahan LKTI dan terakhir menjadi jauara harapan 1 LKTI Jawa Pos Radar Mojokerto.

’’Berkompetisi dengan jenjang yang lebih tinggi pengalaman yang berharga bagi Bangun Adhi Mahardika. Semoga ini bisa menjadi pemicu spirit bagi siswa-siswi lainnya untuk bisa berprestasi,’’ kata Saifullah. (bas/abi)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/