alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 24, 2022

13 Orang Masih Terpapar Covid-19

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kasus Covid-19 di Kabupaten Mojokerto belum tuntas. Hingga kemarin, masih tercatat 19 orang terpapar. Mereka tersebar di enam kecamatan.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto menyebutkan, 13 kasus aktif itu tersebar di Kecamatan Sooko, Mojoanyar, dan Pacet. Masing-masing 1 kasus. Lalu, di Kecamatan Bangsal sebanyak 4 kasus dan Mojosari 2 kasus serta Ngoro sejumlah 3 kasus. ”Semuanya merupakan pasien terkonfirmasi dan dirawat di beberapa rumah sakit,” tegas Kabid Pengendalian dan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Mojokerto dr Langit Kresna Janitra, kemarin.

Mantan Kepala Puskesmas Pacet ini memaparkan, dengan munculnya pasien aktif, dari 18 kecamatan di kabupaten, 12 wilayah kecamatan sudah nihil kasus atau sudah masuk zona hijau. Sementara, enam kecamatan masih berada di zona kuning. ”Kondisi ini harus kita pertahankan dengan tetap meningkatkan kewaspadaan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Maksimalkan Pendapatan, Update Data Objek Pajak

Dikatakan Langit, meski kasus melandai, kegiatan testing, tracing, treatment (3T) terus berjalan. ”Upaya 3T terus kita lakukan, termasuk juga pengawasan kegiatan kerumunan,” tegas Langit.

Selain itu operasi kepatuhan protokol kesehatan (prokes) juga tetap rutin digelar. Meski hanya lebih kepada tindakan persuasif saja. Dinkes juga tetap mengebut cakupan target vaksinasi. Sebab, jumlah masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi lengkap masih di bawah 60 persen. Total cakupannya baru menyentuh 53 persen dari total sasaran sebanyak 862.014 warga. ”Terutama untuk kelompok lansia, cakupan dosis keduanya paling rendah karena masih berada di 33 persen,” pungkasnya. (oce/ron)

 

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kasus Covid-19 di Kabupaten Mojokerto belum tuntas. Hingga kemarin, masih tercatat 19 orang terpapar. Mereka tersebar di enam kecamatan.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto menyebutkan, 13 kasus aktif itu tersebar di Kecamatan Sooko, Mojoanyar, dan Pacet. Masing-masing 1 kasus. Lalu, di Kecamatan Bangsal sebanyak 4 kasus dan Mojosari 2 kasus serta Ngoro sejumlah 3 kasus. ”Semuanya merupakan pasien terkonfirmasi dan dirawat di beberapa rumah sakit,” tegas Kabid Pengendalian dan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Mojokerto dr Langit Kresna Janitra, kemarin.

Mantan Kepala Puskesmas Pacet ini memaparkan, dengan munculnya pasien aktif, dari 18 kecamatan di kabupaten, 12 wilayah kecamatan sudah nihil kasus atau sudah masuk zona hijau. Sementara, enam kecamatan masih berada di zona kuning. ”Kondisi ini harus kita pertahankan dengan tetap meningkatkan kewaspadaan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Target Tuntas Sapa Warga di 304 Desa

Dikatakan Langit, meski kasus melandai, kegiatan testing, tracing, treatment (3T) terus berjalan. ”Upaya 3T terus kita lakukan, termasuk juga pengawasan kegiatan kerumunan,” tegas Langit.

Selain itu operasi kepatuhan protokol kesehatan (prokes) juga tetap rutin digelar. Meski hanya lebih kepada tindakan persuasif saja. Dinkes juga tetap mengebut cakupan target vaksinasi. Sebab, jumlah masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi lengkap masih di bawah 60 persen. Total cakupannya baru menyentuh 53 persen dari total sasaran sebanyak 862.014 warga. ”Terutama untuk kelompok lansia, cakupan dosis keduanya paling rendah karena masih berada di 33 persen,” pungkasnya. (oce/ron)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Terancam Hukuman Maksimal

PPDB SMA/SMK Dimulai


/