alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Bendera Merah Putih Sepanjang 740 Meter Membentang di Mojokerto Raya

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Bendera merah putih sepanjang 740 meter dibentangkan di tengah Kota Mojokerto, Sabtu (10/8).

Dengan start depan Pemkot Mojokerto dan finis Taman Brantas Indah (TBI), Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, bendera raksasa ini dikirab ratusan elemen masyarakat. Terdiri, Polri, TNI, Pemkot, Pemkab, BNNK, Forpimda, relawan, hingga pelajar.

Kegiatan bertajuk  Prasetya Merah Putih tersebut untuk menyambut Hari Ulang Tahun Ke-74 Republik Indonesia. Sekaligus menggelorakan cinta Tanah Air. ’’Kita bisa meningkatkan kesatuan dan persatuan dalam kebhinekaan kita,’’ ungkap Kapolresta Mojokerto AKBP Sigit Dany Setiyono.

Bendera merah putih yang dibawa ribuan pelajar, masyarakat, dan anggota TNI/Polri ini juga dibentang membentuk tulisan angka 74. Yakni, angka HUT RI. Menurutnya, tradisi ini menjadi agenda rutin yang harus tetap dilestarikan untuk menyambut kemerdekaan RI. Ini juga mnjadi agenda kedua yang pernah berlangsung di Kota Onde-Onde.

Baca Juga :  Bupati Lantik Kepala Disbudporapar dan Jabatan Fungsional di Dispendik

Di tahun 2018 kegiatan serupa digelar. Namun, hanya sepanjang 200 meter. Sehingga, dengan panjang 740 meter kali ini, menjadi bendera terpanjang yang pernah dibentangkan di Kota Onde-Onde. Tentunya, suksesnya giat ini tak lepas dari dukungan semua komponen masyarakat umum dan seluruh tokoh yang ada di Mojokerto Raya, Kota dan Kabupaten Mojokerto.

’’Harapannya adalah, kegiatan ini mampu menjaga rasa kecintaan dan kebanggaan terhadap Tanah Air. Terutama generasi muda kita,’’ tegasnya. Kegiatan tersebut diharapkan bisa meningkatkan, membangun, dan mengisi kemerdekaan. Dari pantaun di lokasi, atraksi paramotor dan prosesi larung sesaji juga mewarnai Prasetya Merah Putih kali ini.

Beberapa ekor itik dan sesaji itu dilarung langsung Wali Kota Ika Puspitasari dan Kapolresta Mojokerto di pinggir Sungai Brantas. Larung ini sebagai wujud syukur atas berkah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa.

Baca Juga :  Mojokerto Raya Naik ke Level 3 PPKM

’’Arak bendera ini sudah berjalan di tahun kedua. Sebuah bentuk sinergis dari seluruh elemen masyarakat yang bisa menjadi contoh bagi semuanya. Khususnya bagi generasi muda,’’ tambah Wali Kota Ika Puspitasari, usai kegiatan.

Menurutnya, untuk menuju kemajuan di daerah maupun di sebuah negara, kunci utamanya adalah sinergi. Tak hanya sinergi, namun kerukunan, gotong royong dan kebersamaan juga menjadi penting dan utama. ’’Ini adalah wujud Bhinneka Tunggal Ika di Mojokerto Raya yang patut dicontoh semuanya,’’ sebutnya.  

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Bendera merah putih sepanjang 740 meter dibentangkan di tengah Kota Mojokerto, Sabtu (10/8).

Dengan start depan Pemkot Mojokerto dan finis Taman Brantas Indah (TBI), Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, bendera raksasa ini dikirab ratusan elemen masyarakat. Terdiri, Polri, TNI, Pemkot, Pemkab, BNNK, Forpimda, relawan, hingga pelajar.

Kegiatan bertajuk  Prasetya Merah Putih tersebut untuk menyambut Hari Ulang Tahun Ke-74 Republik Indonesia. Sekaligus menggelorakan cinta Tanah Air. ’’Kita bisa meningkatkan kesatuan dan persatuan dalam kebhinekaan kita,’’ ungkap Kapolresta Mojokerto AKBP Sigit Dany Setiyono.

Bendera merah putih yang dibawa ribuan pelajar, masyarakat, dan anggota TNI/Polri ini juga dibentang membentuk tulisan angka 74. Yakni, angka HUT RI. Menurutnya, tradisi ini menjadi agenda rutin yang harus tetap dilestarikan untuk menyambut kemerdekaan RI. Ini juga mnjadi agenda kedua yang pernah berlangsung di Kota Onde-Onde.

Baca Juga :  Petani Hanya Dapat Ganti Benih Padi

Di tahun 2018 kegiatan serupa digelar. Namun, hanya sepanjang 200 meter. Sehingga, dengan panjang 740 meter kali ini, menjadi bendera terpanjang yang pernah dibentangkan di Kota Onde-Onde. Tentunya, suksesnya giat ini tak lepas dari dukungan semua komponen masyarakat umum dan seluruh tokoh yang ada di Mojokerto Raya, Kota dan Kabupaten Mojokerto.

’’Harapannya adalah, kegiatan ini mampu menjaga rasa kecintaan dan kebanggaan terhadap Tanah Air. Terutama generasi muda kita,’’ tegasnya. Kegiatan tersebut diharapkan bisa meningkatkan, membangun, dan mengisi kemerdekaan. Dari pantaun di lokasi, atraksi paramotor dan prosesi larung sesaji juga mewarnai Prasetya Merah Putih kali ini.

- Advertisement -

Beberapa ekor itik dan sesaji itu dilarung langsung Wali Kota Ika Puspitasari dan Kapolresta Mojokerto di pinggir Sungai Brantas. Larung ini sebagai wujud syukur atas berkah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa.

Baca Juga :  Tiket H-3 Lebaran Ludes

’’Arak bendera ini sudah berjalan di tahun kedua. Sebuah bentuk sinergis dari seluruh elemen masyarakat yang bisa menjadi contoh bagi semuanya. Khususnya bagi generasi muda,’’ tambah Wali Kota Ika Puspitasari, usai kegiatan.

Menurutnya, untuk menuju kemajuan di daerah maupun di sebuah negara, kunci utamanya adalah sinergi. Tak hanya sinergi, namun kerukunan, gotong royong dan kebersamaan juga menjadi penting dan utama. ’’Ini adalah wujud Bhinneka Tunggal Ika di Mojokerto Raya yang patut dicontoh semuanya,’’ sebutnya.  

Artikel Terkait

Most Read

Pasar Benpas Siap Beroperasi

Surga Tersembunyi di Kaki Pawitra

Mitigasi Hadapi Curah Hujan Tinggi

Artikel Terbaru


/