alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

Bisa Sisir dan Pilih Pedagang Yang Pas

MOJOKERTO – Es tebu di ruas jalan Bypass Mojokerto, di Lingkungan Sekar Putih, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto diam-diam  menyedot perhatian. Utamanya, dari pengendara yang sedang melintas di jalur trans Nasional Surabaya-Mojokerto itu.

Selain bisa beristirahat melepas lelah, mereka juga dapat menikmati sensasi di balik sajian manisnya es tebu. Eh, tapi bukan hanya minuman khas warna hijau itu. Mata serasa menjadi melek kembali begitu dilayani pedagang yang rata-rata memiliki perawakan ayu.

Tampilan seksi, olesan lipstik merah merona, rambut bercat, didukung balutan fashion berbeda, mampu membuat pelanggannya betah berlama-lama menikmati sensasi es tebu. Terutama kaum laki-laki.

Bahkan, banyak di antara pelanggan datang dari jauh. Seperti, asal Kediri, Nganjuk, Madiun, dan Trenggalek. Saat melintas, mereka selalu menyempatkan diri untuk mampir menikmati pesona es tebu.

Baca Juga :  Lomba Logo City Branding Diikuti Desainer Batam dan Sumatera

”Itung-itung sambil melepas lelah,” ujar Syafiudin, pengendara asal Trenggalek. Setiap kali datang, dia mengaku bisa menghabiskan dua gelas. Selain mampu mengobati rasa haus, dia mengaku tertarik berlama-lama di gubuk-gubuk kecil es tebu itu, karena ada sesuatu yang lebih manis.

”Tempatnya juga asyik, nggak bosenin. Penjualnya juga ramah,”  jelasnya. Dia mengaku sudah lama menjadi pelanggan es tebu. Setiap kali pulang kerja dari Surabaya, Syafiudin selalu mampir. Terkadang sengaja mengajak teman-temannya untuk sekadar menghilangkan dahaga.

Bahrul pelangan asal Nganjuk menambahkan, kendati menjamur pedagang es tebu, namun deretan pedagang minuman bersari gula di Jalan Raya Bypass Mojokerto ini lain. Manisnya berbeda, pedagangnya sedap dipandang. ”Saya sisir dulu sambil cari penjual yang pas,” lontarnya sembari terkekeh. ”Wajar kan mas, kita kan laki-laki,” lanjutnya.

Baca Juga :  Siswa MI: Saya Nyumbang Rp 4 Ribu Biar Korban Bisa Membeli Barang

 

 

MOJOKERTO – Es tebu di ruas jalan Bypass Mojokerto, di Lingkungan Sekar Putih, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto diam-diam  menyedot perhatian. Utamanya, dari pengendara yang sedang melintas di jalur trans Nasional Surabaya-Mojokerto itu.

Selain bisa beristirahat melepas lelah, mereka juga dapat menikmati sensasi di balik sajian manisnya es tebu. Eh, tapi bukan hanya minuman khas warna hijau itu. Mata serasa menjadi melek kembali begitu dilayani pedagang yang rata-rata memiliki perawakan ayu.

Tampilan seksi, olesan lipstik merah merona, rambut bercat, didukung balutan fashion berbeda, mampu membuat pelanggannya betah berlama-lama menikmati sensasi es tebu. Terutama kaum laki-laki.

Bahkan, banyak di antara pelanggan datang dari jauh. Seperti, asal Kediri, Nganjuk, Madiun, dan Trenggalek. Saat melintas, mereka selalu menyempatkan diri untuk mampir menikmati pesona es tebu.

Baca Juga :  Luasan Struktur Keliling Situs Masih Misteri

”Itung-itung sambil melepas lelah,” ujar Syafiudin, pengendara asal Trenggalek. Setiap kali datang, dia mengaku bisa menghabiskan dua gelas. Selain mampu mengobati rasa haus, dia mengaku tertarik berlama-lama di gubuk-gubuk kecil es tebu itu, karena ada sesuatu yang lebih manis.

”Tempatnya juga asyik, nggak bosenin. Penjualnya juga ramah,”  jelasnya. Dia mengaku sudah lama menjadi pelanggan es tebu. Setiap kali pulang kerja dari Surabaya, Syafiudin selalu mampir. Terkadang sengaja mengajak teman-temannya untuk sekadar menghilangkan dahaga.

- Advertisement -

Bahrul pelangan asal Nganjuk menambahkan, kendati menjamur pedagang es tebu, namun deretan pedagang minuman bersari gula di Jalan Raya Bypass Mojokerto ini lain. Manisnya berbeda, pedagangnya sedap dipandang. ”Saya sisir dulu sambil cari penjual yang pas,” lontarnya sembari terkekeh. ”Wajar kan mas, kita kan laki-laki,” lanjutnya.

Baca Juga :  Wisata Belanja dan Kuliner di Jantung Kota

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/