alexametrics
31.1 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Mojokerto Full of Majapahit Greatness Jadi Brand Baru Kabupaten

MajaFest 2022 Digelar Agustus, Diharapkan Angkat Ekonomi Daerah
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Mojokerto Full of Majapahit Greatness menjadi City Branding Kabupaten Mojokerto. Brand ini di-launching secara langsung Bupati Ikfina Fahmawati bersamaan dengan soft launching event MajaFest 2022 di Pendapa Graha Majatama, Rabu (11/5). Tak sekedar branding belaka, tapi dari penggunaan city branding tersebut diharapkan ada nilai ekonomi daerah yang diangkat.

’’Alhamdulillah kita sudah mempunyai City Branding hasil dari kompetisi yang diadakan Disbudporapar. Kita berharap ini bisa dipopulerkan mulai dari kita semuanya,’’ ungkap Ikfina saat memberikan sambutan, kemarin.

City Branding ini sebagai identitas Kabupaten Mojokerto yang pas dan berbeda dengan daerah lainnya. Yang tujuannya, membangun brand image Kabupaten Mojokerto agar dikenal masyarakat luas, sebagai representasi kondisi geografis seni budaya dan adat istiadat Kabupaten Mojokerto, dan memperkenalkan potensi-potensi di Kabupaten Mojokerto, serta meningkatkan citra positif Kabupaten Mojokerto.

Menurut Bupati, City Branding ini tidak bisa betul-betul menjadi City Branding-nya Kabupaten Mojokerto jika semua pihak di lingkungan pemkab tidak memakainya. Jadi, pihaknya mengharapkan, branding tersebut selalu diucapkan dan dipakai dalam setiap momen, event, dan kesempatan. Agar, branding akan terus melekat. ’’Tak sekedar branding, tapi, sebetulnya ada nilai ekonomi yang diangkat,’’ tegasnya.

Kabupaten Mojokerto sebetulnya mempunyai karya yang luar biasa. Jumlah dan kualitasnya juga tak perlu diragukan lagi. Tak urung, pemerintah, mempunyai kewajiban agar masyarakat Kabupaten Mojokerto kesejahteraannya bisa terangkat melalui pertumbuhan ekonomi dengan cara mengembangkan branding ini. ’’Karena orang tidak akan kenal kalau tidak ada branding. Ini tugas kita, kita harus saling support dan berjalan di segala sektor,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Dewan Bakal Keluarkan Rekom Revisi Terkait Aturan Pilkades Serentak

Melalui brand ini, diharapkan gawe besar yang dikemas dalam event kreatif bertajuk MajaFest 2022 besutan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Keolahragaan dan Pariwisata (Disbudporapar) pada 23-27 Agustus mendatang di Trawas bisa mendongkrak perekonomian masyarakat. Dengan situasi kondisi yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya, kesuksesan acara juga diharapkan bisa berjalan lebih baik dan memberikan dampak lebih besar. ’’Pameran yang tak hanya kita jual untuk masyarakat Mojokerto, tapi masyarakat luar,’’ ungkap Ikfina.

Dalam event tersebut, bakal digelar fashion show untuk menunjukkan dan memamerkan batik khas Kabupaten Mojokerto. Yang mana bakal diperagakan para semua jajaran OPD. Sehingga, komitmen memakai dan melestarikan batik khas Kabupaten Mojokerto itu dimulai dari lingkungan pemerintah sendiri. ’’Kita ingin khas Kabupaten Mojokerto tampil. Kita juga akan buatkan buku beragam batik khas yang ada dengan segala makna dan filosofi dari rangkaian gambaran batik para perajin kita,’’ kata Ikfina.

Untuk mendukung para pengrajin, pemda juga mendorong agar bisa menghasilkan karya batik khas Kabupaten Mojokerto dengan motif khas Majapahitan dan berbahan warna alam dan ramah lingkungan. ’’Produk yang kita hasilkan tidak merusak lingkungan hidup. Itu perlu sinergitas dan kolaborasi kita semuanya,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Dongkrak Ekonomi dan Potensi Kabupaten Mojokerto

Kepala Disbudporapar Kabupaten Mojokerto, Norman Handhito menegaskan, event kreatif tahunan, Majafest 2022 yang bakal digelar Agustus mendatang ini tak lain untuk mendongkrak ekonomi kerakyatan. Baik IKM maupun UMKM. Termasuk, melestarikan seni budaya di Bumi Majapahit.
Berbagai persiapan terus digeber dalam gawe besar tersebut. Ada tiga tempat yang bakal jadi titik fokus event ini. Meliputi, panggung utama di Paseban Agung depan Hotel Arayana; Lapangan Trawas untuk pusat ekonomi kreatif serta parkir akan dipusatkan di ruas jalan kembar Puncak Trawas. ’’Karena selain panggung besar kami juga menyiapkan 60 stan pameran yang diisiki ekonomi kreatif, kuliner, travel, dan UMKM,’’ ungkapnya.

Berbagai kegiatan pun bakal meramaikan MajaFest 2022. Di antaranya, Pameran Parekraf yang berlangsung 23 – 27 Agustus, Lomba Pariwisata Digital 23 Agustus, Lomba Makanan Khas 24 Agustus, Rekor Muri 1000 Layah Wader 25 Agustus 2022, dan Lomba desain Motif Batik dan fhation show kepala OPD pada 26 Agustus. Dan terkahir, 27 Agustus 2022 Mojokerto, MajaFest akan ditutup dengan Mojokerto Tourism Award. Event ini akan di-launching pada 19 Agustus 2022. ’’Pameran ini mengapresiasi pelaku pariwisata, ekonomi kreatif dalam kemajuan pariwisata di Kabupaten Mojokerto. Sekaligus mendongkrak ekonomi daerah di tengah Covid-19. Termasuk, mengenalkan sambel wader Kecamatan Trowulan sebagai makanan Khas Kabupaten Mojokerto,’’ paparnya. (ori/fen)

MajaFest 2022 Digelar Agustus, Diharapkan Angkat Ekonomi Daerah
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Mojokerto Full of Majapahit Greatness menjadi City Branding Kabupaten Mojokerto. Brand ini di-launching secara langsung Bupati Ikfina Fahmawati bersamaan dengan soft launching event MajaFest 2022 di Pendapa Graha Majatama, Rabu (11/5). Tak sekedar branding belaka, tapi dari penggunaan city branding tersebut diharapkan ada nilai ekonomi daerah yang diangkat.

’’Alhamdulillah kita sudah mempunyai City Branding hasil dari kompetisi yang diadakan Disbudporapar. Kita berharap ini bisa dipopulerkan mulai dari kita semuanya,’’ ungkap Ikfina saat memberikan sambutan, kemarin.

City Branding ini sebagai identitas Kabupaten Mojokerto yang pas dan berbeda dengan daerah lainnya. Yang tujuannya, membangun brand image Kabupaten Mojokerto agar dikenal masyarakat luas, sebagai representasi kondisi geografis seni budaya dan adat istiadat Kabupaten Mojokerto, dan memperkenalkan potensi-potensi di Kabupaten Mojokerto, serta meningkatkan citra positif Kabupaten Mojokerto.

Menurut Bupati, City Branding ini tidak bisa betul-betul menjadi City Branding-nya Kabupaten Mojokerto jika semua pihak di lingkungan pemkab tidak memakainya. Jadi, pihaknya mengharapkan, branding tersebut selalu diucapkan dan dipakai dalam setiap momen, event, dan kesempatan. Agar, branding akan terus melekat. ’’Tak sekedar branding, tapi, sebetulnya ada nilai ekonomi yang diangkat,’’ tegasnya.

Kabupaten Mojokerto sebetulnya mempunyai karya yang luar biasa. Jumlah dan kualitasnya juga tak perlu diragukan lagi. Tak urung, pemerintah, mempunyai kewajiban agar masyarakat Kabupaten Mojokerto kesejahteraannya bisa terangkat melalui pertumbuhan ekonomi dengan cara mengembangkan branding ini. ’’Karena orang tidak akan kenal kalau tidak ada branding. Ini tugas kita, kita harus saling support dan berjalan di segala sektor,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Bank Jatim Cabang Mojokerto Turut Borong Koran

Melalui brand ini, diharapkan gawe besar yang dikemas dalam event kreatif bertajuk MajaFest 2022 besutan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Keolahragaan dan Pariwisata (Disbudporapar) pada 23-27 Agustus mendatang di Trawas bisa mendongkrak perekonomian masyarakat. Dengan situasi kondisi yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya, kesuksesan acara juga diharapkan bisa berjalan lebih baik dan memberikan dampak lebih besar. ’’Pameran yang tak hanya kita jual untuk masyarakat Mojokerto, tapi masyarakat luar,’’ ungkap Ikfina.

- Advertisement -

Dalam event tersebut, bakal digelar fashion show untuk menunjukkan dan memamerkan batik khas Kabupaten Mojokerto. Yang mana bakal diperagakan para semua jajaran OPD. Sehingga, komitmen memakai dan melestarikan batik khas Kabupaten Mojokerto itu dimulai dari lingkungan pemerintah sendiri. ’’Kita ingin khas Kabupaten Mojokerto tampil. Kita juga akan buatkan buku beragam batik khas yang ada dengan segala makna dan filosofi dari rangkaian gambaran batik para perajin kita,’’ kata Ikfina.

Untuk mendukung para pengrajin, pemda juga mendorong agar bisa menghasilkan karya batik khas Kabupaten Mojokerto dengan motif khas Majapahitan dan berbahan warna alam dan ramah lingkungan. ’’Produk yang kita hasilkan tidak merusak lingkungan hidup. Itu perlu sinergitas dan kolaborasi kita semuanya,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Dewan Bakal Keluarkan Rekom Revisi Terkait Aturan Pilkades Serentak

Kepala Disbudporapar Kabupaten Mojokerto, Norman Handhito menegaskan, event kreatif tahunan, Majafest 2022 yang bakal digelar Agustus mendatang ini tak lain untuk mendongkrak ekonomi kerakyatan. Baik IKM maupun UMKM. Termasuk, melestarikan seni budaya di Bumi Majapahit.
Berbagai persiapan terus digeber dalam gawe besar tersebut. Ada tiga tempat yang bakal jadi titik fokus event ini. Meliputi, panggung utama di Paseban Agung depan Hotel Arayana; Lapangan Trawas untuk pusat ekonomi kreatif serta parkir akan dipusatkan di ruas jalan kembar Puncak Trawas. ’’Karena selain panggung besar kami juga menyiapkan 60 stan pameran yang diisiki ekonomi kreatif, kuliner, travel, dan UMKM,’’ ungkapnya.

Berbagai kegiatan pun bakal meramaikan MajaFest 2022. Di antaranya, Pameran Parekraf yang berlangsung 23 – 27 Agustus, Lomba Pariwisata Digital 23 Agustus, Lomba Makanan Khas 24 Agustus, Rekor Muri 1000 Layah Wader 25 Agustus 2022, dan Lomba desain Motif Batik dan fhation show kepala OPD pada 26 Agustus. Dan terkahir, 27 Agustus 2022 Mojokerto, MajaFest akan ditutup dengan Mojokerto Tourism Award. Event ini akan di-launching pada 19 Agustus 2022. ’’Pameran ini mengapresiasi pelaku pariwisata, ekonomi kreatif dalam kemajuan pariwisata di Kabupaten Mojokerto. Sekaligus mendongkrak ekonomi daerah di tengah Covid-19. Termasuk, mengenalkan sambel wader Kecamatan Trowulan sebagai makanan Khas Kabupaten Mojokerto,’’ paparnya. (ori/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/