alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

PPDB SMPN 2021, Dispendik Siapkan Enam Jalur

PENERIMAAN Peserta Didik Baru (PPDB) SMPN tahun 2021 di Kabupaten Mojokerto akan terbagi enam jalur. Mulai jalur peringkat rapor atau undangan, jalur prestasi, hingga jalur afirmasi.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Zainul Arifin saat melakukan sosialisasi PPDB 2021 di aula SMPN 1 Dlanggu, Kamis (8/4). ’’Evaluasi tahun 2020 lalu, siswa hanya sekali mengikuti tahapan. Tahun ini terdapat empat tahapan di enam jalur pendaftaran,’’ katanya.

Zainul membeber, untuk tahap pertama ini, akan dimulai dengan jalur pendaftaran peringkat rapor atau jalur undangan. Di jalur ini, memiliki kuota 20 persen dan jalur ini hanya bisa diikuti oleh siswa yang diusulkan sekolah berdasarkan peringkat terbaik selama lima semester terakhir. ’’Jumlah siswa yang diusulkan oleh lembaga SD/MI ditentukan oleh Dinas Pendidikan akreditasi sekolah dan jumlah siswa terakhir,’’ katanya.

Sedangkan, tahap kedua terdiri atas jalur prestasi kejuaraan akademik dan nonakademik. Jalur ini dengan kouta 10 persen. Calon peserta didik yang memiliki prestasi minimal juara tiga kabupaten atau juara harapan III tingkat propinsi  yang diselenggarakan Dinas Pendidikan atau Kemendikbud atau instansi pemerintah sesuai dengan kewenangannya atau cabor olahraga KONI.

Baca Juga :  Gelar Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten Jenjang SD dan SMP

Juara 1 tingkat kecamatan khusus kejuaraan akademik di antaranya Kompetensi Siswa Nasional (KSN) dan siswa berprestasi. Ketentuan lain yang menjadi pertimbangan adalah penghargaan program gerakan menghafal juz ammah atau Gemajuza yang telah disahkan Dinas Pendidikan atau Kementerian Agama.

Juga juara pramuka serendah-rendahnya juara LT III dan Pramuka Garuda. ’’Teknik perankingan dengan menggunakan skor,’’ ujarnya.

Di tahap ini juga menerima pendaftaran jalur afirmasi dengan kouta sebanyak 15 persen. Perankingan dengan menggunakan jarak tempat tinggal dengan sekolah tujuan dan jalur perpindahan tugas orang tua dengan kouta sebanyak 5 persen. Perankingan dengan menggunakan jarak terdekat dengan kantor atau rumah dinas dengan sekolah tujuan. ’’Total kouta tahap dua ini sebanyak 30 persen,’’ tambahnya.

Di tahap ketiga, pendaftaran jalur zona dengan kouta sebanyak 50 persen. Jalur zonasi ini adalah penerimaan peserta didik baru yang dilaksanakan dengan mempertimbangkan tempat tinggal atau domisili calon peserta didik dengan menggunakan metode titik koordinat.

Baca Juga :  Distribusi Bansos Uang Pengganti BPNT di Kabupaten Diwarnai Desak-desakan

Teknik seleksi atau perankingan berdasarkan jarak terdekat tempat tinggal atau domisili  dengan sekolah tujuan. ’’Apabila ada persamaan jarak, maka usia yang lebih tua akan menjadi penentu,’’ tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Mujiati menambahkan, selain jalur-jalur itu, masih terdapat jalur penerimaan peserta didik baru dengan mempertimbangkan nilai rata-rata rapor kelas IV semester 1 dan 2,Kelas V semester1 dan 2 serta kelas VI semester 1.Untuk seleksi atau perankingan dengan menggunakan rata rata nilai.

Jika terdapat nilai yang sama, maka perankingan menggunakan jarak terdekat dengan tahapan menggunakan sisa kouta yang tidak terpakai di tiga tahapan sebelumnya. ’’Saya berharap, semoga pelaksanaan PPDB  tahun ini tidak ada alasan salah pilih jalur karena tahun ini, setiap anak diberikan kesempatan beberapa kali mendaftar sesuaidokumen atau persyaratan yang mereka punya,’’ paparnya.(bas)

PENERIMAAN Peserta Didik Baru (PPDB) SMPN tahun 2021 di Kabupaten Mojokerto akan terbagi enam jalur. Mulai jalur peringkat rapor atau undangan, jalur prestasi, hingga jalur afirmasi.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Zainul Arifin saat melakukan sosialisasi PPDB 2021 di aula SMPN 1 Dlanggu, Kamis (8/4). ’’Evaluasi tahun 2020 lalu, siswa hanya sekali mengikuti tahapan. Tahun ini terdapat empat tahapan di enam jalur pendaftaran,’’ katanya.

Zainul membeber, untuk tahap pertama ini, akan dimulai dengan jalur pendaftaran peringkat rapor atau jalur undangan. Di jalur ini, memiliki kuota 20 persen dan jalur ini hanya bisa diikuti oleh siswa yang diusulkan sekolah berdasarkan peringkat terbaik selama lima semester terakhir. ’’Jumlah siswa yang diusulkan oleh lembaga SD/MI ditentukan oleh Dinas Pendidikan akreditasi sekolah dan jumlah siswa terakhir,’’ katanya.

Sedangkan, tahap kedua terdiri atas jalur prestasi kejuaraan akademik dan nonakademik. Jalur ini dengan kouta 10 persen. Calon peserta didik yang memiliki prestasi minimal juara tiga kabupaten atau juara harapan III tingkat propinsi  yang diselenggarakan Dinas Pendidikan atau Kemendikbud atau instansi pemerintah sesuai dengan kewenangannya atau cabor olahraga KONI.

Baca Juga :  Diperiksa KPK, Novi Rahardjo Acungkan Jempol

Juara 1 tingkat kecamatan khusus kejuaraan akademik di antaranya Kompetensi Siswa Nasional (KSN) dan siswa berprestasi. Ketentuan lain yang menjadi pertimbangan adalah penghargaan program gerakan menghafal juz ammah atau Gemajuza yang telah disahkan Dinas Pendidikan atau Kementerian Agama.

Juga juara pramuka serendah-rendahnya juara LT III dan Pramuka Garuda. ’’Teknik perankingan dengan menggunakan skor,’’ ujarnya.

- Advertisement -

Di tahap ini juga menerima pendaftaran jalur afirmasi dengan kouta sebanyak 15 persen. Perankingan dengan menggunakan jarak tempat tinggal dengan sekolah tujuan dan jalur perpindahan tugas orang tua dengan kouta sebanyak 5 persen. Perankingan dengan menggunakan jarak terdekat dengan kantor atau rumah dinas dengan sekolah tujuan. ’’Total kouta tahap dua ini sebanyak 30 persen,’’ tambahnya.

Di tahap ketiga, pendaftaran jalur zona dengan kouta sebanyak 50 persen. Jalur zonasi ini adalah penerimaan peserta didik baru yang dilaksanakan dengan mempertimbangkan tempat tinggal atau domisili calon peserta didik dengan menggunakan metode titik koordinat.

Baca Juga :  Bangunan Retak-Retak, Dispendik Cuci Tangan

Teknik seleksi atau perankingan berdasarkan jarak terdekat tempat tinggal atau domisili  dengan sekolah tujuan. ’’Apabila ada persamaan jarak, maka usia yang lebih tua akan menjadi penentu,’’ tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Mujiati menambahkan, selain jalur-jalur itu, masih terdapat jalur penerimaan peserta didik baru dengan mempertimbangkan nilai rata-rata rapor kelas IV semester 1 dan 2,Kelas V semester1 dan 2 serta kelas VI semester 1.Untuk seleksi atau perankingan dengan menggunakan rata rata nilai.

Jika terdapat nilai yang sama, maka perankingan menggunakan jarak terdekat dengan tahapan menggunakan sisa kouta yang tidak terpakai di tiga tahapan sebelumnya. ’’Saya berharap, semoga pelaksanaan PPDB  tahun ini tidak ada alasan salah pilih jalur karena tahun ini, setiap anak diberikan kesempatan beberapa kali mendaftar sesuaidokumen atau persyaratan yang mereka punya,’’ paparnya.(bas)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/