alexametrics
25.8 C
Mojokerto
Friday, May 20, 2022

Laju Vaksinasi Kota Melambat

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Distribusi vaksin Covid-19 Kota Mojokerto mulai dibatasi. Pasalnya, laju vaksinasi Kota terus melambat setelah cakupan semua sasaran nyaris terpenuhi.

Kabid Pengendalian dan Pencegahan (P2P) Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Mojokerto dr Lily Nurlaily mengatakan, distribusi vaksin Covid-19 di Kota mulai dibatasi sejak Oktober lalu. Menyusul, jumlah cakupan vaksinasi di Kota baik dosis pertama maupun kedua sudah melebihi target. Sehingga, laju vaksinasi pun melambat karena semua sasaran sudah hampir semua telah disuntik. ”Maksimal terima dosis paling banyak 500, bahkan ini kita terbaru dapat stok 200 dosis saja. Akibat semua sasaran sudah tervaksin semua,” ungkapnya, kemarin.

Baca Juga :  Bejat! Suami Tikam Istri dengan Pisau

Ia menambahkan, akibat semua sasaran terpenuhi, jenis vaksinasi yang didistribusikan ke Dinkes pun terbatas. Yakni jenis Sinovac, Moderna dan Astra Zeneca. Sedangkan untuk jenis Pfizer, Lily menuturkan pihaknya belum pernah mendapatkan vaksin jenis tersebut. ”Sebab jumlah sasaran kita sudah tinggal sedikit, Pfizer diutamakan untuk sasarannya yang banyak,” jelas dia.

Disinggung terkait kedaluwarsa vaksin, Lily memastikan, semua vaksin Covid-19 di Kota memiliki masa expired aman. Paling dekat, kedaluwarsanya Januari mendatang. ”Kita pastikan tidak ada yang punya masa expired bulan-bulan ini. Semuanya aman,” pungkasnya. (oce/ron)

 

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Distribusi vaksin Covid-19 Kota Mojokerto mulai dibatasi. Pasalnya, laju vaksinasi Kota terus melambat setelah cakupan semua sasaran nyaris terpenuhi.

Kabid Pengendalian dan Pencegahan (P2P) Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Mojokerto dr Lily Nurlaily mengatakan, distribusi vaksin Covid-19 di Kota mulai dibatasi sejak Oktober lalu. Menyusul, jumlah cakupan vaksinasi di Kota baik dosis pertama maupun kedua sudah melebihi target. Sehingga, laju vaksinasi pun melambat karena semua sasaran sudah hampir semua telah disuntik. ”Maksimal terima dosis paling banyak 500, bahkan ini kita terbaru dapat stok 200 dosis saja. Akibat semua sasaran sudah tervaksin semua,” ungkapnya, kemarin.

Baca Juga :  Alamak, 18 UPT Dispendik di Mojokerto Bakal Dihapus

Ia menambahkan, akibat semua sasaran terpenuhi, jenis vaksinasi yang didistribusikan ke Dinkes pun terbatas. Yakni jenis Sinovac, Moderna dan Astra Zeneca. Sedangkan untuk jenis Pfizer, Lily menuturkan pihaknya belum pernah mendapatkan vaksin jenis tersebut. ”Sebab jumlah sasaran kita sudah tinggal sedikit, Pfizer diutamakan untuk sasarannya yang banyak,” jelas dia.

Disinggung terkait kedaluwarsa vaksin, Lily memastikan, semua vaksin Covid-19 di Kota memiliki masa expired aman. Paling dekat, kedaluwarsanya Januari mendatang. ”Kita pastikan tidak ada yang punya masa expired bulan-bulan ini. Semuanya aman,” pungkasnya. (oce/ron)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/