alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Monday, May 23, 2022

KB-TK Telkom Mojokerto, Belajar Mandiri dengan Berkemah di Sekolah

KB-TK Telkom Mojokerto menerapkan penguatan dimensi Profil Pelajar Pancasila kepada anak didik. Salah satunya dengan upaya menumbuhkan kemandirian siswa sejak dini. Lembaga di bawah Yayasan Pendidikan Telkom ini berinovasi dengan menggulirkan kegiatan school camp atau berkemah di sekolah.

KEPALA KB-TK Telkom Mojokerto Umi Jariyah mengungkapkan, kegiatan berkemah di sekolah baru diterapkan pada Mei 2022 ini. Itu menyusul telah diizinkannya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di masa pandemi Covid-19. ’’Sejak awal pandemi kan siswa hanya bisa belajar daring. Tapi setelah diizinkan PTM, kami berinovasi dengan mengajak anak-anak kegiatan berkemah di sekolah,’’ terangnya.

Menurutnya, kegiatan school camp dilaksanakan pada akhir pekan. Sehingga, pelaksanaannya tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di hari reguler. Siswa akan berkemah di sekolah selama 6 jam yang diisi dengan beberapa macam kegiatan. ’’Berkemah atau school camp ini dilakukan untuk menerapkan kepada siswa tentang penguatan dimensi Profil Pelajar Pancasila,’’ tandas pendidik yang akrab disapa Bu Ria ini.

Baca Juga :  Minimalisir Pergerakan, Bisa Pilih Lokasi Terdekat

School camp diikuti seluruh siswa mulai dari jenjang TK dan Play Group atau KB. Masing-masing dibagi menjadi beberapa kelompok yang beranggotakan 10 anak dengan didamping seorang guru pembina.

Sebagai pembuka, jelas Ria, anak-anak akan mengikuti kegiatan apel pagi bersama. Selanjutnya, siswa diajak adventure dengan menjelajahi lingkungan sekolah. Di samping itu, anak didik juga mengikuti kegiatan olahraga dengan senam bersama. ’’Siswa juga dikenalkan dengan atribut pramuka. Seperti dasi dan topi pramuka, juga mempraktikkan langsung pemasangan tenda sekaligus pengenalan fungsinya,’’ urainya.

Selama berkemah juga diadakan berbagai perlombaan. Baik yang bersifat individu maupun kelompok. Ria menyatakan, ajang yang dilakukan secara individu bertujuan untuk mengembangkan kognitif anak agar mengatur strategi untuk bisa memenangkan permainan. Sedangkan, lomba yang dilakukan secara tim diharapkan mampu menumbuhkan kerja sama dan gotong royong. ’’Dari perlombaan itu kami juga memberikan reward kepada anak-anak sebagai bentuk apresiasi dan motivasi,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Hasil Budidaya Anggrek Jadi Sumber Penghidupan

Tak hanya itu, kegiatan school camp juga dapat melatih kemandirian siswa. Karena itu, setelah berkegiatan anak-anak disiapkan makanan dan minuman secara prasmanan. Sehingga siswa akan mengambil dan makan secara mandiri. ’’Siswa juga akan belajar tertib dan disiplin untuk bergantian,’’ imbuhnya.

Di sisi lain, anak didik akan dibiasakan untuk mengganti pakaian sendiri dari bekal pakaian ganti yang dibawa dari rumah. Bahkan, dalam berkemah juga ditanamkan nilai keagamaan dengan melakukan kegiatan ibadah seperti berdoa bersama. ’’Ke depan, kegiatan school camp akan kami terapkan. Selain untuk melatih kemandirian, pengenalan tentang berkemah juga bisa sebagai bekal pengetahuan anak-anak ke jenjang pendidikan berikutnya nanti,’’ papar Ria. (ram/fen)

KB-TK Telkom Mojokerto menerapkan penguatan dimensi Profil Pelajar Pancasila kepada anak didik. Salah satunya dengan upaya menumbuhkan kemandirian siswa sejak dini. Lembaga di bawah Yayasan Pendidikan Telkom ini berinovasi dengan menggulirkan kegiatan school camp atau berkemah di sekolah.

KEPALA KB-TK Telkom Mojokerto Umi Jariyah mengungkapkan, kegiatan berkemah di sekolah baru diterapkan pada Mei 2022 ini. Itu menyusul telah diizinkannya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di masa pandemi Covid-19. ’’Sejak awal pandemi kan siswa hanya bisa belajar daring. Tapi setelah diizinkan PTM, kami berinovasi dengan mengajak anak-anak kegiatan berkemah di sekolah,’’ terangnya.

Menurutnya, kegiatan school camp dilaksanakan pada akhir pekan. Sehingga, pelaksanaannya tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di hari reguler. Siswa akan berkemah di sekolah selama 6 jam yang diisi dengan beberapa macam kegiatan. ’’Berkemah atau school camp ini dilakukan untuk menerapkan kepada siswa tentang penguatan dimensi Profil Pelajar Pancasila,’’ tandas pendidik yang akrab disapa Bu Ria ini.

Baca Juga :  Program Unggulan Religiusitas hingga Literasi

School camp diikuti seluruh siswa mulai dari jenjang TK dan Play Group atau KB. Masing-masing dibagi menjadi beberapa kelompok yang beranggotakan 10 anak dengan didamping seorang guru pembina.

Sebagai pembuka, jelas Ria, anak-anak akan mengikuti kegiatan apel pagi bersama. Selanjutnya, siswa diajak adventure dengan menjelajahi lingkungan sekolah. Di samping itu, anak didik juga mengikuti kegiatan olahraga dengan senam bersama. ’’Siswa juga dikenalkan dengan atribut pramuka. Seperti dasi dan topi pramuka, juga mempraktikkan langsung pemasangan tenda sekaligus pengenalan fungsinya,’’ urainya.

Selama berkemah juga diadakan berbagai perlombaan. Baik yang bersifat individu maupun kelompok. Ria menyatakan, ajang yang dilakukan secara individu bertujuan untuk mengembangkan kognitif anak agar mengatur strategi untuk bisa memenangkan permainan. Sedangkan, lomba yang dilakukan secara tim diharapkan mampu menumbuhkan kerja sama dan gotong royong. ’’Dari perlombaan itu kami juga memberikan reward kepada anak-anak sebagai bentuk apresiasi dan motivasi,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Jamaah Haji Asal Pungging Wafat di Tanah Suci saat Mengikuti Ziarah
- Advertisement -

Tak hanya itu, kegiatan school camp juga dapat melatih kemandirian siswa. Karena itu, setelah berkegiatan anak-anak disiapkan makanan dan minuman secara prasmanan. Sehingga siswa akan mengambil dan makan secara mandiri. ’’Siswa juga akan belajar tertib dan disiplin untuk bergantian,’’ imbuhnya.

Di sisi lain, anak didik akan dibiasakan untuk mengganti pakaian sendiri dari bekal pakaian ganti yang dibawa dari rumah. Bahkan, dalam berkemah juga ditanamkan nilai keagamaan dengan melakukan kegiatan ibadah seperti berdoa bersama. ’’Ke depan, kegiatan school camp akan kami terapkan. Selain untuk melatih kemandirian, pengenalan tentang berkemah juga bisa sebagai bekal pengetahuan anak-anak ke jenjang pendidikan berikutnya nanti,’’ papar Ria. (ram/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/