alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 18, 2022

Hasil Rapid Test 94 Pengunjung Warkop di Kota Mojokerto Nonreaktif

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Seluruh hasil rapid test yang menyasar 94 pengunjung warung kopi (warkop) dan kafe dinyatakan nonreaktif. Meski demikian, Tim Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kota Mojokerto akan terus melakukan penyisiran ke sejumlah tempat nongkrong yang mengabaikan protokol kesehatan.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo mengungkapkan, agenda patroli skala besar Sabtu (9/5) malam lalu telah melakukan rapid test langsung terhadap 94 pengunjung warkop dan kafe.

Masing-masing diambil sampel darahnya untuk dilakukan skrining risiko terpapar Covid-19. Menurutnya, spesimen darah telah dilakukan analisa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Mojokerto dan sebagaian lainnya diuji di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo.

’’Setelah dilakukan uji laboratorium, semua hasilnya nonreaktif,’’ terangnya, kemarin. Dengan demikian, sebut Gaguk, 94 orang yang terjaring nongkrong saat jam malam tersebut dinyatakan tidak terindikasi infeksi virus SARS-CoV-2 yang mengakibatkan coronavirus disease atau Covid-19.

Baca Juga :  Kantin Dilarang Buka, Koperasi Boleh Jual Snack

’’Kalau memang ada yang reaktif, berarti bisa jadi berpotensi. Tapi syukurnya semuanya nonreakif,’’ tandasnya. Kendati begitu, uji cepat Covid-19 melalui metode rapid test secara on the spot masih akan terus digencarkan.

Penyisiran akan dilakukan dengan sasaran tempat-tempat yang masih terpantau terjadi kerumunan tanpa menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya yang tidak memakai masker, tak mengindahkan physical distancing, maupun social distancing.

’’Jadi ini bukan hanya cukup sekali, nanti akan dilakukan lagi dengan waktu dan tempat yang tentunya belum bisa kita sebutkan sekarang,’’ tandas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto.

Pasalnya, imbuh dia, dengan diterapkannya rapid test secara langsung, diharapkan masyarakat akan lebih sadar terhadap imbauan pemerintah. Terutama dalam hal pencegahan penyebaran Covid-19.

Terlebih, sebelumnya pemkot telah menetapkan jam malam terhadap warung, kafe, toko modern, serta pedagang kaki lima (PKL). Di sisi lain, transaksi jual beli juga diimbau untuk mengutamakan take away atau dibungkus.

Baca Juga :  Tak Kunjung Ada Solusi

Namun, realita di lapangan masih belum sepenuhnya dipatuhi oleh masyarakat. Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Wali Kota Ika Puspitasari serta jajaran Forkopimda, masih banyak warkop dan kafe yang menjadi ajang berkumpul warga.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto ini, menambahkan, selain sebagai bentuk edukasi, upaya tersebut juga untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona.

Itu menyusul, peta sebaran Covid-19 di Kota Mojokerto masih menunjukkan tren kenaikan. ’’Makanya sepanjang masyarakat masih mengabaikan imbauan pemerintah, tidak melakukan physical distancing dan social distancing, maka kami terus melakukan kegiatan seperti ini (rapid test langsung),’’ tukas Gaguk. 

 

 

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Seluruh hasil rapid test yang menyasar 94 pengunjung warung kopi (warkop) dan kafe dinyatakan nonreaktif. Meski demikian, Tim Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kota Mojokerto akan terus melakukan penyisiran ke sejumlah tempat nongkrong yang mengabaikan protokol kesehatan.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo mengungkapkan, agenda patroli skala besar Sabtu (9/5) malam lalu telah melakukan rapid test langsung terhadap 94 pengunjung warkop dan kafe.

Masing-masing diambil sampel darahnya untuk dilakukan skrining risiko terpapar Covid-19. Menurutnya, spesimen darah telah dilakukan analisa di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Mojokerto dan sebagaian lainnya diuji di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo.

’’Setelah dilakukan uji laboratorium, semua hasilnya nonreaktif,’’ terangnya, kemarin. Dengan demikian, sebut Gaguk, 94 orang yang terjaring nongkrong saat jam malam tersebut dinyatakan tidak terindikasi infeksi virus SARS-CoV-2 yang mengakibatkan coronavirus disease atau Covid-19.

Baca Juga :  Izin Penggunaan Darurat Vaksin Dapat Dikeluarkan, Ini Kata Prof Cissy

’’Kalau memang ada yang reaktif, berarti bisa jadi berpotensi. Tapi syukurnya semuanya nonreakif,’’ tandasnya. Kendati begitu, uji cepat Covid-19 melalui metode rapid test secara on the spot masih akan terus digencarkan.

Penyisiran akan dilakukan dengan sasaran tempat-tempat yang masih terpantau terjadi kerumunan tanpa menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya yang tidak memakai masker, tak mengindahkan physical distancing, maupun social distancing.

- Advertisement -

’’Jadi ini bukan hanya cukup sekali, nanti akan dilakukan lagi dengan waktu dan tempat yang tentunya belum bisa kita sebutkan sekarang,’’ tandas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto.

Pasalnya, imbuh dia, dengan diterapkannya rapid test secara langsung, diharapkan masyarakat akan lebih sadar terhadap imbauan pemerintah. Terutama dalam hal pencegahan penyebaran Covid-19.

Terlebih, sebelumnya pemkot telah menetapkan jam malam terhadap warung, kafe, toko modern, serta pedagang kaki lima (PKL). Di sisi lain, transaksi jual beli juga diimbau untuk mengutamakan take away atau dibungkus.

Baca Juga :  Petani Kutorejo Temukan Tatanan Bata Kuno di Ladang Singkong

Namun, realita di lapangan masih belum sepenuhnya dipatuhi oleh masyarakat. Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Wali Kota Ika Puspitasari serta jajaran Forkopimda, masih banyak warkop dan kafe yang menjadi ajang berkumpul warga.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto ini, menambahkan, selain sebagai bentuk edukasi, upaya tersebut juga untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona.

Itu menyusul, peta sebaran Covid-19 di Kota Mojokerto masih menunjukkan tren kenaikan. ’’Makanya sepanjang masyarakat masih mengabaikan imbauan pemerintah, tidak melakukan physical distancing dan social distancing, maka kami terus melakukan kegiatan seperti ini (rapid test langsung),’’ tukas Gaguk. 

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/