alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Wednesday, May 25, 2022

Optimalkan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – BPJamsostek Cabang Mojokerto menggelar Ngopi Bareng Media, di Topaz Sky Lounge & Bar Ayola Sunrise Hotel Mojokerto, Selasa (9/10). Kegiatan ini untuk mengoptimalkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kepala Cabang BPJamsostek Mojokerto Zulkarnain Mahading mengungkapkan, digelarnya Ngopi Bareng Media tersebut tak lain untuk merajut tali silaturahmi dengan pekerja media se-Mojokerto Raya. ”Kami ingin bersilaturahmi dengan berbagai pihak. Baik pemerintahan, asosiasi pekerja, dan kali ini dengan media,” terangnya.

Selain itu, Zulkarnain juga menyampaikan berbagai manfaat yang bisa didapat dari keikutsertaan menjadi BPJamsostek. Khususnya, di masa pandemi Covid-19 ini, pemerintah menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 1 juta bagi pekerja yang memenuhi persyaratan. ”Dan, sampai dengan hari ini, pekerja kita yang mendapat BSU dari pemerintah sebanyak 28.313 peserta,” tandasnya.

Di sisi lain, BPJamsostek juga memilki banyak program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Meliputi Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), jaminan pensiun (JP), dan berbagai manfaat lainnya.

Baca Juga :  Kurva Kasus Positif Terus Naik, Tenaga Medis Kembali Terpapar Covid-19

Termasuk bantuan beasiswa mulai dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi kepada anak peserta yang mengalami risiko kerja. Bantuan biaya pendidikan itu diberikan hingga dua anak usia sekolah.

Zulkarnain merinci, jenjang TK-SD mendapat beasiswa Rp 1,5 juta per tahun. Sedangkan jenjang pendidikan di atasnya masing-masing Rp 2,5 juta untuk SMP, Rp 3 juta untuk SMA, dan perguruan tinggi Rp 12 juta selama 5 tahun. ”Total beasiswa yang diberikan BPJamsostek mulai PAUD sampai perguruan tinggi sebanyak Rp 174 juta. Jadi, jangan sampai anak putus sekolah karena biaya,” tandasnya. 

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia PWI Mojokerto Diak Eko Purwoto mengapresiasi diselenggarakannya Ngopi Bareng Media. Sebab, melalui forum tersebut, para awak media menjadi lebih melek terhadap berbagai manfaat dalam program BPJamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan. ”Karena profesi wartawan tidak bisa lepas dari berbagai risiko pekerjaan. Apalagi, saat ini di Mojokerto juga tumbuh perusahaan-perusahan pers baru yang perlu tahu tentang program-program BPJS Ketenagakerjaan,” tandasnya.

Baca Juga :  Malam Ini, PPDB Bakal Ditutup

Agenda Ngopi Bareng Media juga turut dihadiri Plt Kepala Dinas Kominukasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Moch. Imron sekaligus perwakilan dari Diskominfo Kabupaten Mojokerto. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan penerima manfaat BPJamsostek.

Di antaranya penyerahan JKM sebesar Rp 42 juta, JHT Rp 57.625.030, serta beasiswa jenjang SD Rp 1,5 juta per tahun dan beasiswa jenjang SMA Rp 3 juta per tahun kepada ahli waris dari Slamet Basuki. Selain itu, ahli waris dari Wirandha Sandya Prabawa juga menerima JKM Rp 42 juta, JHT 41.409.250, JP berkala Rp 403.190, beasiswa SD anak pertama dan kedua masing-masing Rp 1,5 juta per tahun. Bantuan JKK juga disalurkan kepada  ahli waris Andries Kurniawan dari honorer Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebesar Rp 129.982.576, JHT 9.346.160 dan beasiswa SMA Rp 3 juta per tahun. (ram/ron)

 

 

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – BPJamsostek Cabang Mojokerto menggelar Ngopi Bareng Media, di Topaz Sky Lounge & Bar Ayola Sunrise Hotel Mojokerto, Selasa (9/10). Kegiatan ini untuk mengoptimalkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kepala Cabang BPJamsostek Mojokerto Zulkarnain Mahading mengungkapkan, digelarnya Ngopi Bareng Media tersebut tak lain untuk merajut tali silaturahmi dengan pekerja media se-Mojokerto Raya. ”Kami ingin bersilaturahmi dengan berbagai pihak. Baik pemerintahan, asosiasi pekerja, dan kali ini dengan media,” terangnya.

Selain itu, Zulkarnain juga menyampaikan berbagai manfaat yang bisa didapat dari keikutsertaan menjadi BPJamsostek. Khususnya, di masa pandemi Covid-19 ini, pemerintah menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 1 juta bagi pekerja yang memenuhi persyaratan. ”Dan, sampai dengan hari ini, pekerja kita yang mendapat BSU dari pemerintah sebanyak 28.313 peserta,” tandasnya.

Di sisi lain, BPJamsostek juga memilki banyak program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Meliputi Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), jaminan pensiun (JP), dan berbagai manfaat lainnya.

Baca Juga :  Ahli Waris Peserta BPJamsostek Terima Santunan Rp 84 Juta

Termasuk bantuan beasiswa mulai dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi kepada anak peserta yang mengalami risiko kerja. Bantuan biaya pendidikan itu diberikan hingga dua anak usia sekolah.

Zulkarnain merinci, jenjang TK-SD mendapat beasiswa Rp 1,5 juta per tahun. Sedangkan jenjang pendidikan di atasnya masing-masing Rp 2,5 juta untuk SMP, Rp 3 juta untuk SMA, dan perguruan tinggi Rp 12 juta selama 5 tahun. ”Total beasiswa yang diberikan BPJamsostek mulai PAUD sampai perguruan tinggi sebanyak Rp 174 juta. Jadi, jangan sampai anak putus sekolah karena biaya,” tandasnya. 

- Advertisement -

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia PWI Mojokerto Diak Eko Purwoto mengapresiasi diselenggarakannya Ngopi Bareng Media. Sebab, melalui forum tersebut, para awak media menjadi lebih melek terhadap berbagai manfaat dalam program BPJamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan. ”Karena profesi wartawan tidak bisa lepas dari berbagai risiko pekerjaan. Apalagi, saat ini di Mojokerto juga tumbuh perusahaan-perusahan pers baru yang perlu tahu tentang program-program BPJS Ketenagakerjaan,” tandasnya.

Baca Juga :  Dipentaskan di Panggung hingga Layar Kaca

Agenda Ngopi Bareng Media juga turut dihadiri Plt Kepala Dinas Kominukasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Moch. Imron sekaligus perwakilan dari Diskominfo Kabupaten Mojokerto. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan penerima manfaat BPJamsostek.

Di antaranya penyerahan JKM sebesar Rp 42 juta, JHT Rp 57.625.030, serta beasiswa jenjang SD Rp 1,5 juta per tahun dan beasiswa jenjang SMA Rp 3 juta per tahun kepada ahli waris dari Slamet Basuki. Selain itu, ahli waris dari Wirandha Sandya Prabawa juga menerima JKM Rp 42 juta, JHT 41.409.250, JP berkala Rp 403.190, beasiswa SD anak pertama dan kedua masing-masing Rp 1,5 juta per tahun. Bantuan JKK juga disalurkan kepada  ahli waris Andries Kurniawan dari honorer Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebesar Rp 129.982.576, JHT 9.346.160 dan beasiswa SMA Rp 3 juta per tahun. (ram/ron)

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/