alexametrics
29.8 C
Mojokerto
Monday, May 16, 2022

Bupati Ajak Pasutri Kuatkan Bonding dengan Janin

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, menggelar talk show dan senam ceria dengan tema ’’Sehat Negeriku, Tumbuh Indonesiaku’’ yang diikuti 100 orang ibu hamil (bumil) trimester 2 bersama pendamping masing-masing di Pendapa Graha Majatama, Selasa pagi (9/11). Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat mengisi talk show, menanamkan mindset agar kehamilan dimaknai sebagai anugerah, kesempatan, kepercayaan dan keajaiban.

’’Supaya kehamilan berjalan luar biasa, harus dijalani dengan bahagia, terima dengan rasa syukur, dan jangan sampai kehilangan momen. Bumil membutuhkan dukungan suami. Seperti aktivitas mengelus perut dan ajak janin berkomunikasi. Ini semua penting untuk membentuk bonding (ikatan emosi) yang kuat. Bumil juga bisa membaca Alquran, sebagai salah satu cara yang bagus untuk memaksimalkan pertumbuhan janin di kandungan,’’ pesan bupati.

Selain itu, Bupati Ikfina yang juga seorang dokter dan psikolog, memberi edukasi bahwa periode emas kehamilan adalah 1.000 hari pertama. Yakni 270 hari (masa kehamilan kurang lebih 9 bulan), 180 hari (6 bulan masa pemberian ASI eksklusif), dan 550 hari (18 bulan masa pemberian ASI ditambah makanan pendamping ASI). Masa 1.000 hari pertama juga harus bagus, karena akan berpengaruh terhadap masa depan kelak.

Baca Juga :  Tiga Formasi CPNS Kota Dipastikan Lowong

Narasumber lain yaitu dr. Muhammad Yusuf Obstetri Ginekologi RSDS/FK Unair, pada talk show ini memberi edukasi seputar vaksinasi Covid-19 pada bumil. Dokter Yusuf merekomendasikan agar vaksin bumil bisa diberikan pada usia kehamilan 12 minggu atau selambat-lambatnya 33 minggu. Senam atau exercise pada bumil, dianjurkan selama 2,5 jam per minggu, dengan terlebih dulu melakukan konsultasi medis.

’’Sebuah penelitian di Kanada, menyebut bahwa risiko Covid lebih tinggi pada bumil. Vaksin sangat aman untuk bumil. Semua jenisnya juga efektif, asal tidak dicampur. Vaksin dapat disuntikkan saat usia kehamilan 12 minggu atau selambat-lambatnya 33 minggu. Jangan lupa untuk terus bergerak dan aktif, agar badan bugar saat persalinan,’’ kata dr. Yusuf.

Baca Juga :  Dari Preman Menjadi Budiman

Kepala Dinkes Kabupaten Mojokerto dr Sujatmiko pada laporan menerangkan, kegiatan senam dan talk show ini diikuti bumil se-Kabupaten Mojokerto secara virtual. Meski terlihat sederhana, pihaknya menyebut, senam hamil mampu memberi dampak besar terhadap kelancaran proses kehamilan.

’’Tahun 2021 hingga saat ini, angka bumil di Kabupaten Mojokerto tercatat sebanyak 17.633 orang. Harapan kami dari acara ini, semua bumil kita sehat. Kematian ibu dan bayi 0. Itu harapan kita semua yang utama. Senamnya mungkin sederhana, tapi manfaatnya besar. Kegiatan ini juga penting untuk meningkatkan dukungan keluarga, menguatkan ikatan emosi bumil dan suami, mengurangi ketegangan menghadapi waktu persalinan sehingga bebas gangguan psikologis,’’ terang Sujatmiko. (tik)

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, menggelar talk show dan senam ceria dengan tema ’’Sehat Negeriku, Tumbuh Indonesiaku’’ yang diikuti 100 orang ibu hamil (bumil) trimester 2 bersama pendamping masing-masing di Pendapa Graha Majatama, Selasa pagi (9/11). Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat mengisi talk show, menanamkan mindset agar kehamilan dimaknai sebagai anugerah, kesempatan, kepercayaan dan keajaiban.

’’Supaya kehamilan berjalan luar biasa, harus dijalani dengan bahagia, terima dengan rasa syukur, dan jangan sampai kehilangan momen. Bumil membutuhkan dukungan suami. Seperti aktivitas mengelus perut dan ajak janin berkomunikasi. Ini semua penting untuk membentuk bonding (ikatan emosi) yang kuat. Bumil juga bisa membaca Alquran, sebagai salah satu cara yang bagus untuk memaksimalkan pertumbuhan janin di kandungan,’’ pesan bupati.

Selain itu, Bupati Ikfina yang juga seorang dokter dan psikolog, memberi edukasi bahwa periode emas kehamilan adalah 1.000 hari pertama. Yakni 270 hari (masa kehamilan kurang lebih 9 bulan), 180 hari (6 bulan masa pemberian ASI eksklusif), dan 550 hari (18 bulan masa pemberian ASI ditambah makanan pendamping ASI). Masa 1.000 hari pertama juga harus bagus, karena akan berpengaruh terhadap masa depan kelak.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Tak Bisa Intervensi Sekolah Secara Berlebihan

Narasumber lain yaitu dr. Muhammad Yusuf Obstetri Ginekologi RSDS/FK Unair, pada talk show ini memberi edukasi seputar vaksinasi Covid-19 pada bumil. Dokter Yusuf merekomendasikan agar vaksin bumil bisa diberikan pada usia kehamilan 12 minggu atau selambat-lambatnya 33 minggu. Senam atau exercise pada bumil, dianjurkan selama 2,5 jam per minggu, dengan terlebih dulu melakukan konsultasi medis.

’’Sebuah penelitian di Kanada, menyebut bahwa risiko Covid lebih tinggi pada bumil. Vaksin sangat aman untuk bumil. Semua jenisnya juga efektif, asal tidak dicampur. Vaksin dapat disuntikkan saat usia kehamilan 12 minggu atau selambat-lambatnya 33 minggu. Jangan lupa untuk terus bergerak dan aktif, agar badan bugar saat persalinan,’’ kata dr. Yusuf.

Baca Juga :  Dari Preman Menjadi Budiman

Kepala Dinkes Kabupaten Mojokerto dr Sujatmiko pada laporan menerangkan, kegiatan senam dan talk show ini diikuti bumil se-Kabupaten Mojokerto secara virtual. Meski terlihat sederhana, pihaknya menyebut, senam hamil mampu memberi dampak besar terhadap kelancaran proses kehamilan.

- Advertisement -

’’Tahun 2021 hingga saat ini, angka bumil di Kabupaten Mojokerto tercatat sebanyak 17.633 orang. Harapan kami dari acara ini, semua bumil kita sehat. Kematian ibu dan bayi 0. Itu harapan kita semua yang utama. Senamnya mungkin sederhana, tapi manfaatnya besar. Kegiatan ini juga penting untuk meningkatkan dukungan keluarga, menguatkan ikatan emosi bumil dan suami, mengurangi ketegangan menghadapi waktu persalinan sehingga bebas gangguan psikologis,’’ terang Sujatmiko. (tik)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/