alexametrics
23.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

33 Titik Jalan-Jembatan Rusak Diperbaiki

DAWARBLANDONG, Jawa Pos Radar Mojokerto – Perbaikan jalan longsor di Dusun Sumberdadi, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong akhirnya mulai digarap. Selain perbaikan ruas jalan, pelebaran juga dilakukan terhadap jembatan.

Selain proyek tersebut, total ada 33 titik perbaikan jalan dan jembatan yang dikerjakan tahun ini. Perbaikan jalan alternatif antardesa tersebut sudah berlangsung selama seminggu terakhir.

Kades Gunungsari Susantoso mengatakan, saat ini, pengerjaan sudah menyasar pendalaman aliran sungai. Hal ini, sebagai tahapan pelebaran jembatan. ”Dan mulai pemasangan box culvert jembatan,” ungkapnya kemarin. Rencananya, jembatan bakal diperlebar menjadi ukuran 6×5 meter.

Untuk ruas jalan yang ambles, bakal dipasang penahan atau plengsengan. Sejak longsor April lalu, jalur tersebut otomatis tak bisa dilewati. Ketimbang memutar sejauh 5 kilometer, warga berinisiatif membangun jembatan darurat dari bambu.

Baca Juga :  Sedimen Waduk Dijual, Dinas PUPR Mengaku Kecolongan

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Mojokerto menyiapkan anggaran Rp 3 miliar untuk proyek tersebut. Pengerjaannya ditarget rampung selama 135 hari. Saat ini, setidaknya terdapat 33 proyek perbaikan jalan dan jembatan yang sedang dalam pengerjaan. ”Meliputi 31 ruas jalan dan dua proyek jembatan,” jelas Kepala DPUPR Kabupaten Mojokerto Bambang Purwanto.

Dia menyebutkan, proyek tersebut ditarget selesai tahun ini. Lokasi kerusakannya tersebar di sejumlah desa yang mengalami kerusakan jalan dan jembatan sejak awal tahun. ”Sudah mulai dikerjakan semua untuk proyek tahun ini,” tandasnya. 

DAWARBLANDONG, Jawa Pos Radar Mojokerto – Perbaikan jalan longsor di Dusun Sumberdadi, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong akhirnya mulai digarap. Selain perbaikan ruas jalan, pelebaran juga dilakukan terhadap jembatan.

Selain proyek tersebut, total ada 33 titik perbaikan jalan dan jembatan yang dikerjakan tahun ini. Perbaikan jalan alternatif antardesa tersebut sudah berlangsung selama seminggu terakhir.

Kades Gunungsari Susantoso mengatakan, saat ini, pengerjaan sudah menyasar pendalaman aliran sungai. Hal ini, sebagai tahapan pelebaran jembatan. ”Dan mulai pemasangan box culvert jembatan,” ungkapnya kemarin. Rencananya, jembatan bakal diperlebar menjadi ukuran 6×5 meter.

Untuk ruas jalan yang ambles, bakal dipasang penahan atau plengsengan. Sejak longsor April lalu, jalur tersebut otomatis tak bisa dilewati. Ketimbang memutar sejauh 5 kilometer, warga berinisiatif membangun jembatan darurat dari bambu.

Baca Juga :  Air Zamzam Tak Laku, Kini Jahit Masker, Mukenah dan Daster

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Mojokerto menyiapkan anggaran Rp 3 miliar untuk proyek tersebut. Pengerjaannya ditarget rampung selama 135 hari. Saat ini, setidaknya terdapat 33 proyek perbaikan jalan dan jembatan yang sedang dalam pengerjaan. ”Meliputi 31 ruas jalan dan dua proyek jembatan,” jelas Kepala DPUPR Kabupaten Mojokerto Bambang Purwanto.

Dia menyebutkan, proyek tersebut ditarget selesai tahun ini. Lokasi kerusakannya tersebar di sejumlah desa yang mengalami kerusakan jalan dan jembatan sejak awal tahun. ”Sudah mulai dikerjakan semua untuk proyek tahun ini,” tandasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/