alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Thursday, May 26, 2022

PPDB SMP Negeri Kota Diserbu Ratusan Pendaftar Luar Daerah

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Peluang warga luar Kota Mojokerto untuk mendaftar ke SMP negeri hanya tersisa hari ini. Sebab, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Mojokerto bakal menutup pengambilan token untuk pendaftaran peserta didik baru (PPDB) dini hari nanti.

Hingga Selasa (9/6), jumlah calon pendaftar yang telah mengunggah dokumen untuk pengambilan token PPDB SMP negeri telah diserbu 216 anak. Mereka berasal dari warga luar daerah dan lulusan SD dari luar kota.

Ketua Panitia PPDB Dispendik Kota Mojokerto Putra W. Perkasa mengatakan, pengambilan token bagi calon pendaftar luar kota dan lulusan SD/MI luar kota telah dibuka sejak Senin (8/6) lalu. Proses tersebut dilakukan sepenuhnya secara dalam jaringan (daring) atau online.

’’Jadi calon pendaftar meng-upload dokumen yang dipersyaratkan dari rumah masing-masing,’’ terangnya. Tercatat, pada hari pertama Senin (8/6) lalu, panitia telah menerima sebanyak 121 dokumen calon pendaftar.

Sedangkan pada sore kemarin, terdapat 94 anak yang mengajukan untuk mengmabil token PPDB di SMP Negeri di Kota Mojokero. ’’Data masih bergerak terus, karena kami buka 24 jam secara online,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Bersama Forkopimda, Sambangi Kampung Tangguh

Dengan demikian, total ada 216 dokumen yang telah masuk ke database panitia. Kelengkapan berkas berupa kartu keluarga (KK), surat keterangan lulus (SKL), serta titik koordinat tersebut akan langsung diverifikasi oleh tim operator.

Hasilnya, sebanyak 153 dokumen telah dinyatakan valid, 63 tidak lolos verifikasi, serta 1 dokumen masih dalam proses verifikasi. Bagi yang dinyatakan lengkap dan sesuai akan langsung mendapatkan token sebagai tiket pendaftaran PPDB jalur zonasi yang dibuka 29 Juni-2 Juli nanti.

’’Yang tidak lolos verifikasi harus upload ulang. Bisa jadi karena KK-nya tidak asli atau koordinatnya yang tidak sesuai,’’ terangnya. Sehingga jumlah calon pendaftar akan bertambah pada hari ini. Sebab, dispendik akan menutup pengajuan dokumen dan pengambilan token PPDB bagi warga luar kota tepat pada pukul 24.00 nanti.

Baca Juga :  Kontraktor Di-Deadline Rampungkan Bulan Ini

Kasi Kesiswaan Bidang Pendidikan Dasar Dispendik Kota Mojokerto ini, menyatakan, total kuota yang dibuka pada PPDB tahun pelajaran 2020/2021 ini sebanyak 2.144 kursi. Seluruhnya tersebar di 9 SMP negeri. Sedangkan untuk jalur zonasi, masing-masing lembaga membuka 65 persen dari total pagu sekolah.

Kuota tersebut mencakup warga Kota Mojokerto minimal 50 persen. Sedangkan warga luar kota dan perbatasan hanya dijatah 15 persen. ’’Tapi, dengan prioritas tetap warga Kota Mojokerto dulu,’’ tandasnya.

Sedangkan sisa kuota dibuka pada jalur prestasi dengan 15 persen, jalur afirmasi 15 persen, serta jalur perpindahan tugas orang tua 5 persen. Di sisi lain, juga dibuka jalur kelas olahraga yang menampung 1 rombongan belajar (rombel).

Namun, hanya dikhusukan di SMPN 1, SMPN 2, dan SMPN 4 Kota Mojokerto. Untuk pendaftaran keempat jalur tersebut akan dibuka mulai 18-20 Juni mendatang.  

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Peluang warga luar Kota Mojokerto untuk mendaftar ke SMP negeri hanya tersisa hari ini. Sebab, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Mojokerto bakal menutup pengambilan token untuk pendaftaran peserta didik baru (PPDB) dini hari nanti.

Hingga Selasa (9/6), jumlah calon pendaftar yang telah mengunggah dokumen untuk pengambilan token PPDB SMP negeri telah diserbu 216 anak. Mereka berasal dari warga luar daerah dan lulusan SD dari luar kota.

Ketua Panitia PPDB Dispendik Kota Mojokerto Putra W. Perkasa mengatakan, pengambilan token bagi calon pendaftar luar kota dan lulusan SD/MI luar kota telah dibuka sejak Senin (8/6) lalu. Proses tersebut dilakukan sepenuhnya secara dalam jaringan (daring) atau online.

’’Jadi calon pendaftar meng-upload dokumen yang dipersyaratkan dari rumah masing-masing,’’ terangnya. Tercatat, pada hari pertama Senin (8/6) lalu, panitia telah menerima sebanyak 121 dokumen calon pendaftar.

Sedangkan pada sore kemarin, terdapat 94 anak yang mengajukan untuk mengmabil token PPDB di SMP Negeri di Kota Mojokero. ’’Data masih bergerak terus, karena kami buka 24 jam secara online,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pelaksana Proyek Serahkan 541 Ribu Kubik Pasir

Dengan demikian, total ada 216 dokumen yang telah masuk ke database panitia. Kelengkapan berkas berupa kartu keluarga (KK), surat keterangan lulus (SKL), serta titik koordinat tersebut akan langsung diverifikasi oleh tim operator.

- Advertisement -

Hasilnya, sebanyak 153 dokumen telah dinyatakan valid, 63 tidak lolos verifikasi, serta 1 dokumen masih dalam proses verifikasi. Bagi yang dinyatakan lengkap dan sesuai akan langsung mendapatkan token sebagai tiket pendaftaran PPDB jalur zonasi yang dibuka 29 Juni-2 Juli nanti.

’’Yang tidak lolos verifikasi harus upload ulang. Bisa jadi karena KK-nya tidak asli atau koordinatnya yang tidak sesuai,’’ terangnya. Sehingga jumlah calon pendaftar akan bertambah pada hari ini. Sebab, dispendik akan menutup pengajuan dokumen dan pengambilan token PPDB bagi warga luar kota tepat pada pukul 24.00 nanti.

Baca Juga :  Perkuat Imun Tubuh dengan Membaca Alquran

Kasi Kesiswaan Bidang Pendidikan Dasar Dispendik Kota Mojokerto ini, menyatakan, total kuota yang dibuka pada PPDB tahun pelajaran 2020/2021 ini sebanyak 2.144 kursi. Seluruhnya tersebar di 9 SMP negeri. Sedangkan untuk jalur zonasi, masing-masing lembaga membuka 65 persen dari total pagu sekolah.

Kuota tersebut mencakup warga Kota Mojokerto minimal 50 persen. Sedangkan warga luar kota dan perbatasan hanya dijatah 15 persen. ’’Tapi, dengan prioritas tetap warga Kota Mojokerto dulu,’’ tandasnya.

Sedangkan sisa kuota dibuka pada jalur prestasi dengan 15 persen, jalur afirmasi 15 persen, serta jalur perpindahan tugas orang tua 5 persen. Di sisi lain, juga dibuka jalur kelas olahraga yang menampung 1 rombongan belajar (rombel).

Namun, hanya dikhusukan di SMPN 1, SMPN 2, dan SMPN 4 Kota Mojokerto. Untuk pendaftaran keempat jalur tersebut akan dibuka mulai 18-20 Juni mendatang.  

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/