alexametrics
30.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 24, 2022

Banjir Luapan Kali Lamong Rendam Puluhan Rumah dan Jembatan

DAWARBLANDONG, Jawa Pos Radar Mojokerto – Banjir langganan luapan Kali Lamong merendam permukiman warga, Rabu malam (9/2). Banjir terjadi di Dusun Talunbrak, Desa Talunblandong serta Dusun Klanting dan Dusun Balong, Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong.

Hujan deras sejak siang sampai malam hari membuat debit sungai meningkat. Di Jembatan Talunbrak, permukaan air hampir peres dengan jembatan. Sekitar pukul 21.30, air mulai masuk ke permukiman warga. Banjir telah merendam ruas jalan setinggi lutut orang dewasa.

Hingga tengah malam tren ketinggian banjir terus mengalami peningkatan. Warga pun mulai waspada. “Air mulai masuk rumah,” kata Kepala Dusun Talunbrak Wadi Kamis (10/2) pukul 00.20. Menurutnya, sedikitnya terdapat 30 rumah yang terendam banjir.

Baca Juga :  Borong Juara Gus Yuk, Lolos 10 Besar Jatim

Warga yang terdampak mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat lebih aman. Mereka juga begadang untuk bersiaga. Edi Wibowo, warga Desa Banyulegi mengatakan, banjir juga mulai merendam Dusun Balong dan Dusun Klanting.

Air mulai masuk ke rumah warga Dusun Bolong. Selain itu, luapan air juga telah menggenangi Jembatan Klanting. “Tren air terus naik. Kami sekarang sedang berjaga-jaga,” ucapnya. (adi/fen)

DAWARBLANDONG, Jawa Pos Radar Mojokerto – Banjir langganan luapan Kali Lamong merendam permukiman warga, Rabu malam (9/2). Banjir terjadi di Dusun Talunbrak, Desa Talunblandong serta Dusun Klanting dan Dusun Balong, Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong.

Hujan deras sejak siang sampai malam hari membuat debit sungai meningkat. Di Jembatan Talunbrak, permukaan air hampir peres dengan jembatan. Sekitar pukul 21.30, air mulai masuk ke permukiman warga. Banjir telah merendam ruas jalan setinggi lutut orang dewasa.

Hingga tengah malam tren ketinggian banjir terus mengalami peningkatan. Warga pun mulai waspada. “Air mulai masuk rumah,” kata Kepala Dusun Talunbrak Wadi Kamis (10/2) pukul 00.20. Menurutnya, sedikitnya terdapat 30 rumah yang terendam banjir.

Baca Juga :  Wabup Targetkan Ramadan Sudah Zona Hijau

Warga yang terdampak mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat lebih aman. Mereka juga begadang untuk bersiaga. Edi Wibowo, warga Desa Banyulegi mengatakan, banjir juga mulai merendam Dusun Balong dan Dusun Klanting.

Air mulai masuk ke rumah warga Dusun Bolong. Selain itu, luapan air juga telah menggenangi Jembatan Klanting. “Tren air terus naik. Kami sekarang sedang berjaga-jaga,” ucapnya. (adi/fen)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Terancam Hukuman Maksimal

PPDB SMA/SMK Dimulai


/