alexametrics
27.8 C
Mojokerto
Friday, May 27, 2022

Kasta Tertinggi di Kelasnya

Mobil Mitsubishi Galant ST atau akrab disapa Galant Hiu, sudah memiliki penampilan yang menggemaskan. Desainnya yang stylish dan performa yang gahar, memikat pencinta otomotif. Namun, masih ada yang berambisi meng-upgrade menjadi Galant Super VR4. VR4 tercatat sebagai kasta tertinggi di antara Galant yang pernah diproduksi.

 

Di antaranya Hilmi Abdillah. Pemuda 30 tahun asal Pacet ini mengubah seluruh sektor Galant Hiu-nya menjadi VR4. Seperti di sektor eksteriornya. Mulai kap mesin yang full carbon, bumper depan dan belakang VR4 facelift, side skirt, hingga wing yang OEM. ’’Inginnya mengejar versi VR4. Makanya, semuanya pakai VR4,’’ ungkap pria yang akrab disapa Helmy ini.

Baca Juga :  Ribuan Warga Menderita TBC, Lima di Antaranya Meninggal Dunia

Yang mencolok, dari kuda besi milik Helmy ini terlihat di bagian headlamp. VR4 didesain one piece (satu kesatuan) dan berbahan plastik. Tidak seperti Galant ST yang terpisah antara headlamp berbahan kaca dan sein dengan bahan plastik. 

Perubahan interior juga dibarengi dengan engine. Galant ST masih menggunakan mesin tipe 6A13, 2,5 liter. Dengan mesin sebesar itu, mobil ini sudah mampu mengempaskan tenaga maksimum 170 HP di 4500 RPM dengan torsi puncak 230 Nm.

Namun, keberingasan mobil ini, tak membuat Helmy puas. Ia pun menyematkan jantung pacu baru berkode 6A13TT. Engin ini dilengkapi twin turbo intercooler dengan kapasitas mesin 2500 cc DOHC.

Baca Juga :  Bakal Tambah Rest Area di Jalur Pacet-Cangar

Konfigurasi mesin V6 melintang, berpenggerak 4 roda atau disebut 4WD yang mampu menghasilkan tenaga maksimal 280 HP. Sedangkan, versi Galant ST tenaga maksimal yang dihasilkan 170 HP.

Sementara itu, di sektor kaki-kaki, Helmy menyematkan Velg oem Lancer Evolution IX yang dibalut dengan ban semi slick yang menambah keanggunan mobil berkonsep street racing ini.

Untuk menyelesaikan ini, anggota komunitas Galantnation ini membutuhkan waktu yang cukup panjang. Yakni, selama setahun. Waktu ini untuk memburu part-part orisinal yang harus didatangkan dari berbagai daerah. 

Mobil Mitsubishi Galant ST atau akrab disapa Galant Hiu, sudah memiliki penampilan yang menggemaskan. Desainnya yang stylish dan performa yang gahar, memikat pencinta otomotif. Namun, masih ada yang berambisi meng-upgrade menjadi Galant Super VR4. VR4 tercatat sebagai kasta tertinggi di antara Galant yang pernah diproduksi.

 

Di antaranya Hilmi Abdillah. Pemuda 30 tahun asal Pacet ini mengubah seluruh sektor Galant Hiu-nya menjadi VR4. Seperti di sektor eksteriornya. Mulai kap mesin yang full carbon, bumper depan dan belakang VR4 facelift, side skirt, hingga wing yang OEM. ’’Inginnya mengejar versi VR4. Makanya, semuanya pakai VR4,’’ ungkap pria yang akrab disapa Helmy ini.

Baca Juga :  Hujan Lebat, Pohon Tumbang dan Jalan Tergenang

Yang mencolok, dari kuda besi milik Helmy ini terlihat di bagian headlamp. VR4 didesain one piece (satu kesatuan) dan berbahan plastik. Tidak seperti Galant ST yang terpisah antara headlamp berbahan kaca dan sein dengan bahan plastik. 

Perubahan interior juga dibarengi dengan engine. Galant ST masih menggunakan mesin tipe 6A13, 2,5 liter. Dengan mesin sebesar itu, mobil ini sudah mampu mengempaskan tenaga maksimum 170 HP di 4500 RPM dengan torsi puncak 230 Nm.

Namun, keberingasan mobil ini, tak membuat Helmy puas. Ia pun menyematkan jantung pacu baru berkode 6A13TT. Engin ini dilengkapi twin turbo intercooler dengan kapasitas mesin 2500 cc DOHC.

Baca Juga :  Ribuan Warga Menderita TBC, Lima di Antaranya Meninggal Dunia
- Advertisement -

Konfigurasi mesin V6 melintang, berpenggerak 4 roda atau disebut 4WD yang mampu menghasilkan tenaga maksimal 280 HP. Sedangkan, versi Galant ST tenaga maksimal yang dihasilkan 170 HP.

Sementara itu, di sektor kaki-kaki, Helmy menyematkan Velg oem Lancer Evolution IX yang dibalut dengan ban semi slick yang menambah keanggunan mobil berkonsep street racing ini.

Untuk menyelesaikan ini, anggota komunitas Galantnation ini membutuhkan waktu yang cukup panjang. Yakni, selama setahun. Waktu ini untuk memburu part-part orisinal yang harus didatangkan dari berbagai daerah. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/