alexametrics
28.8 C
Mojokerto
Tuesday, May 17, 2022

Parah! Mobdin Dikembalikan Lecet-lecet dan Stop Lamp Pecah

MOJOKERTO – Kendaraan atau mobil dinas (mobdin) anggota DPRD Kabupaten Mojokerto yang telah dikembalikan ke sekretariat dewan, rata-rata mengalami kerusakan ringan. Ada yang lecet-lecet ada pula yang stop lamp pecah.

Diketahuinya kondisi kendaraan ini setelah pegawai sekwan melakukan inventarisir dan memeriksa kondisi, serta kelengkapan surat-surat kendaraan. Inventarisasi itu, untuk mengetahui  bodi kendaraan yang mengalami lecet-lecet dan hampir menjamah seluruh kendaraan.

Namun, yang paling mencolok, kendaraan Corolla Altiz bernopol S 1465 SP. Mobil keluaran 2011 tersebut, tak sekadar terlihat tak terawat, tapi kondisi lampu belakang diketahui pecah. ’’Tidak tahu sebabnya. Yang jelas, saat dibawa ke sini, sudah seperti ini,’’ ujar salah satu pegawai yang melakukan pemeriksaan.

Baca Juga :  Bupati Gerakkan Warga Bersih-Bersih Lingkungan

Kendaraan yang semula dipakai Edy Ikhwanto ini baru dikembalikan ke sekwan sehari setelah masa berakhirnya pengembalian mobdin bersama dua kendaraan lain. Dia tak sendirian. Kendaraan lain yang juga dikembalikan usai deadline adalah Kijang GLX biasa dimanfaatkan politisi asal PKS Ina M, dan Toyota Avanza yang dikenakan Ainur Rosyid.

Hingga saat ini, terdapat dua anggota dewan yang masih belum mengembalikan kendaraan. Mereka adalah politisi PAN, Santoso dan Sipon Diharjo asal PDIP. Lima orang yang mengembalikan kendaraan di luar batas akhir pengembalian, dipastikan tak akan mendapat tunjangan transportasi.

’’Batasannya 7 Agustus. Tidak ada toleransi. Dan kami menganggap, yang tidak mengembalikan berarti lebih memilih opsi B. Yaitu kendaraan dinas,’’ tegas Plt Sekwan Bambang Eko Wahyudi.

Baca Juga :  Fasilitasi Peternak Unggas, Disokong Modal dengan Bunga Flat

MOJOKERTO – Kendaraan atau mobil dinas (mobdin) anggota DPRD Kabupaten Mojokerto yang telah dikembalikan ke sekretariat dewan, rata-rata mengalami kerusakan ringan. Ada yang lecet-lecet ada pula yang stop lamp pecah.

Diketahuinya kondisi kendaraan ini setelah pegawai sekwan melakukan inventarisir dan memeriksa kondisi, serta kelengkapan surat-surat kendaraan. Inventarisasi itu, untuk mengetahui  bodi kendaraan yang mengalami lecet-lecet dan hampir menjamah seluruh kendaraan.

Namun, yang paling mencolok, kendaraan Corolla Altiz bernopol S 1465 SP. Mobil keluaran 2011 tersebut, tak sekadar terlihat tak terawat, tapi kondisi lampu belakang diketahui pecah. ’’Tidak tahu sebabnya. Yang jelas, saat dibawa ke sini, sudah seperti ini,’’ ujar salah satu pegawai yang melakukan pemeriksaan.

Baca Juga :  Siswa SD Dilarang Bawa Handphone

Kendaraan yang semula dipakai Edy Ikhwanto ini baru dikembalikan ke sekwan sehari setelah masa berakhirnya pengembalian mobdin bersama dua kendaraan lain. Dia tak sendirian. Kendaraan lain yang juga dikembalikan usai deadline adalah Kijang GLX biasa dimanfaatkan politisi asal PKS Ina M, dan Toyota Avanza yang dikenakan Ainur Rosyid.

- Advertisement -

Hingga saat ini, terdapat dua anggota dewan yang masih belum mengembalikan kendaraan. Mereka adalah politisi PAN, Santoso dan Sipon Diharjo asal PDIP. Lima orang yang mengembalikan kendaraan di luar batas akhir pengembalian, dipastikan tak akan mendapat tunjangan transportasi.

’’Batasannya 7 Agustus. Tidak ada toleransi. Dan kami menganggap, yang tidak mengembalikan berarti lebih memilih opsi B. Yaitu kendaraan dinas,’’ tegas Plt Sekwan Bambang Eko Wahyudi.

Baca Juga :  Siap Cetak Tenaga Medis Kompeten dan Profesional

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/